
Chao Bence tidak langsung menyetujui dan berkata, “Tanya kepada master saat ia bangun. Bagaimanapun master yang memiliki keputusan mutlak.”
Shui Zuo menganggukkan kepalanya dan bertanya, “Lalu sekarang, apa kalian masih ingin menjelajahi Reruntuhan Gorgona atau keluar?”
Lian Huanran, “Lebih baik keluar saja, kita harus membawa Kakak ke ahli medis.”
Long Yuan mengangguk menyetujui. Bagaimanapun ia bersedia mengikuti keputusan apa-pun yang di putuskan kelompok. Shui Zuo mengangguk juga dan berkata, “Aku yakin aku sudah menjelajahi semua sisi di Reruntuhan Gorgona dan aku tidak menemukan apa-apa lagi selain pintu tadi.”
Chao Bence berkata, “Kalau begitu sudah diputuskan. Bai dan Cheng kecil, silakan ke sini...”
Bai dan Cheng dengan senang hati melompat bersamaan ke pelukan Chao Bence. Lalu mereka mulai mencari jalan keluar dari Reruntuhan Gorgona, yang sebenarnya tidak sulit ditemukan, bagaimanapun mereka sebelumnya hanya berjalan di satu lorong saja, sebelum adanya persimpangan, ditambah Chao Bence, Lian Huanran, Long Yuan serta Shui Zuo masih memiliki ingatan jelas mengenai interior di lorong tersebut.
Dengan cepat, mereka keluar dari Reruntuhan Gorgona yang mengerikan. Lian Huanran melihat reruntuhan Gorgona yang dikelilingi suasana kematian sebelumnya berubah drastis! Tanah-tanahnya ditumbuhi rerumputan dan berbagai macam bunga-bunga yang indah. Tengkorak-tengkorak yang tadi Lian Huanran temukan juga menghilang entah ke mana. Matahari terbenam yang indah juga melengkapi suasana.
Lian Huanran berseru, “Woah!”
Sambil menikmati semilir angin sejuk yang menerpanya. Lalu Lian Huanran melanjutkan, “Benar-benar berbeda dengan sebelumnya...”
Long Yuan menyetujui perkataan Lian Huanran dan berkata, “Tapi kira-kira apa ya yang menyebabkan perubahan ini. Siren? Atau hal lain? Di mana juga tengkorak-tengkorak sebelumnya?”
'Apa jangan-jangan orang-orang ini mati karena kelaparan?' Sebuah pikiran terlintas sejenak di benak Chao Bence.
...****************...
Lalu mereka pun melanjutkan perjalanan kembali ke Desa Thano, bagaimanapun sebelumnya mereka sepakat untuk menjemput Hua dan mengirimkannya ke desa yang lebih baik. Ketika mereka datang kembali, beberapa warga desa yang sepertinya sudah mengetahui apa yang dilakukan oleh mereka, menatap kaget dan terkejut kepada mereka. Tanpa adanya aura dingin dan intimidasi menakutkan dari Lian Haocun, para warga desa Thano menjadi lebih berani.
Salah satu warga desa bertanya, “Bagaimana kalian bisa kembali? Apa kalian mengalahkan monster itu?”
Lian Huanran menduga bahwa monster yang mereka maksud adalah siren yang kehilangan kewarasannya, tapi Lian Huanran mengetahui dengan jelas, siren yang bahkan kehilangan kewarasannya tidak akan memakan ras manusia.
‘Hah..., kasus misterius yang belum terselesaikan sepenuhnya bertambah lagi... Pertama, kasus di Kota Pascima, kedua di Desa Thano. Apakah orang-orang yang menjadi dalang kedua kasus ini adalah orang yang sama?’ Pikir Lian Huanran.
Lalu Lian Huanran menjawab, “Iya, kalau yang kalian maksud monster adalah sosok bertubuh setengah ikan, siren, kami berhasil mengalahkannya...”
Long Yuan bisa menebak apa pikiran Lian Huanran dan berkata kepada warga desa, “Lebih baik kalian mulai menebus dosa kalian sekarang, pertama-tama kalian mungkin bisa membuat makam untuk mereka yang sudah kalian ‘persembahan kan’.”
Meski sekilas, Chao Bence dan Shui Zuo bisa mendeteksi perubahan emosi dari para warga Desa Thano.
‘Benar-benar contoh nyata dari ras manusia yang egois.’ Batin Chao Bence kesal.
Sambil mengelus Bai dan Cheng kecil di gendongannya, Chao Bence berkata, “Lebih baik tidak membuang-buang waktu untuk berurusan dengan mereka....”
Lian Huanran yang juga mendeteksi perubahan emosi dari warga-warga Desa Thano, pergi tanpa berkata apa-apa. Diikuti oleh Long Yuan, Shui Zuo beserta Lian Haocun yang masih tidak sadarkan diri di punggung Shui Zuo dan Chao Bence dengan Bai dan Cheng.
Beberapa warga desa berniat mengejar mereka, namun Chao Bence mengeluarkan tekanan yang sangat menekan semua warga-warga desa Thano yang berkerumun tersebut. Sehingga mereka bahkan tidak bisa mendekat sedikit pun.
Lian Huanran segera menemukan Hua di rumah kepala desa Thano dan untungnya kepala desa Thano menepati janjinya untuk tidak menyakiti Hua. Lalu mereka langsung mencari desa yang tepat untuk Hua dan memberikan koin emas kepada warga desa di sana. Kebetulan sekali juga di desa tersebut terdapat ahli medis. Meski Lian Huanran tidak mengetahui tingkat kemampuan ahli medis tersebut, setidaknya ia bisa mengetahui apa yang terjadi dengan Lian Haocun.
Ahli medis mengecek keadaan Lian Haocun dan menyampaikan hasil dari pemeriksaannya, “Menurut hasil pemeriksaan saya, keadaannya sangat normal, maaf saya tidak bisa mengetahui mengapa ia belum sadarkan diri sampai sekarang. Lebih baik kalian mencari ahli medis yang lebih berpengalaman.”
Perasaan cemas Lian Huanran mulai menyeruak kembali. Bagaimanapun waktu sudah berlalu cukup lama sejak Lian Haocun tidak sadarkan diri. Long Yuan pun juga menjadi khawatir dengan keadaan Kakak Huanran.
Chao Bence menyarankan, “Bagaimana kalau kita mencari ahli medis di Kota Vekado? Bagaimanapun Kota Vekado adalah Pusat Kota Benua Afer, pasti ada ahli medis yang berpengalaman di sana. Ditambah jika kita mau menuju Sekte Serigala Giok, kita harus mencari beberapa informasi tambahan, sekalian juga memantau perkembangan bisnis ‘HaoRan’.”
Shui Zuo mengangguk menyetujui, pertanda bahwa ia tidak masalah dengan keputusan tersebut. Begitu juga dengan Long Yuan dan Lian Huanran. Kemudian mereka langsung menuju kembali ke Kota Vekado. Waktu perjalanan mereka sama seperti saat mereka menuju ke Kota Vekado, satu bulan dua puluh tujuh hari.
Satu bulan dua puluh tujuh hari, berlalu dengan cepat. Selama perjalanan pun, Lian Haocun masih dalam kondisi tidak sadarkan diri. Seiring waktu, Lian Huanran, Long Yuan dan Shui Zuo menjadi semakin khawatir dengan Lian Haocun. Sementara Chao Bence terlihat sangat santai, pasalnya ia tidak merasakan adanya bahaya dengan nyawa Lian Haocun.
Saat mereka sampai, mereka langsung mencari penginapan dan memesan tiga kamar penginapan. Lalu mereka langsung mencari ahli medis terkenal di Kota Vekado dan mengunjunginya. Setelah ahli medis melakukan pemeriksaan selama beberapa menit, ia berkata, “Tidak ada kelainan atau pun luka-luka yang diderita pasien sebelumnya?”
Lian Huanran menggelengkan kepalanya dan bertanya penuh rasa khawatir, “Tidak ada. Kakak selalu terlihat sehat. Apakah ada masalah?”
Ahli medis, “Tidak, saya tidak menemukan kelainan apa-pun di tubuh pasien. Mohon maafkan saya, saya tidak bisa memastikan alasan mengapa pasien tidak sadarkan diri.”
Tidak menyerah, Lian Huanran, Shui Zuo, Chao Bence, Long Yuan diikuti Bai dan Cheng, pergi mengunjungi ahli-ahli medis lainnya di Kota Vekado. Tanpa terasa hari sudah malam saat mereka selesai mengunjungi ahli medis untuk kesekian kalinya dan sayangnya jawaban semua ahli medis sama, 'Semuanya sangat normal.' Setelah mengunjungi banyak ahli medis, Lian Huanran menjadi semakin khawatir dan cemas.