
Orang yang mencatat data-data tersebut, segera mengamati dan mengobservasi situasi. Setelah mengobservasi sesaat, ia mengetahui bahwa Lian Haocun lah yang sudah membunuh seseorang.
‘Aku tau ia sangat berbakat, tapi..., setidaknya seharusnya ia tidak bertindak gegabah seperti ini. Di depan umum lagi...’ Batin orang tersebut.
Lian Huanran yang sudah lebih tenang, refleks mengalihkan perhatiannya kepada orang yang sebelumnya mencatat data-data orang yang lolos seleksi. Ia takut apa yang dilakukan Kakaknya akan menyebabkan Kakaknya batal diloloskan. Namun tanpa diduga, orang tersebut tidak mengatakan apa-pun dan bahkan melakukan sesuatu yang tidak diduga oleh Lian Huanran, orang tersebut bersiul!
Dalam sekejap, seseorang yang cukup tinggi yang seluruh tubuhnya ditutupi pakaian hitam muncul di hadapan kerumunan. Seseorang dengan pakaian hitam itu berlutut dengan satu kaki menghadap ke petugas yang bertugas mencatat data-data orang yang lolos seleksi. Dengan nada tegas dan agak dingin, petugas itu berkata, “Bersihkan. Lalu, selanjutnya!”
Kemudian petugas itu masuk kembali ke dalam tenda. Lian Huanran cukup terkejut melihat reaksi petugas yang sangat berbeda dari yang ia pikirkan sebelumnya. Bahkan Lian Huanran sudah mempersiapkan diri untuk bertarung dan berdebat. Sedangkan Long Yuan mengikuti petugas dan memasuki tenda, bagaimanapun ia merupakan orang yang mengantre di belakang Lian Huanran.
Kemudian Lian Huanran berjalan perlahan menuju Lian Haocun yang masih berdiam di tempat.
Lian Huanran bertanya dengan nada khawatir, “Apa Kakak baik-baik saja? Tidak ada luka kan?” Meski ia yakin bahwa tiga orang yang mengganggu Long Yuan tadi bisa ditangani dengan sangat mudah oleh Kakaknya, ada kemungkinan mereka menggunakan cara yang kotor saat melawan Lian Haocun sehingga Lian Haocun terluka.
Lian Haocun menatap mata Lian Huanran yang menunjukkan kekhawatiran, Lian Haocun bertanya dengan ragu-ragu, tetapi nadanya masih tetap sangat dingin dan acuh tak acuh, “Bukankah tadi itu menakutkan?”
Lian Huanran bingung dengan pertanyaan tiba-tiba dari Lian Haocun. Sementara orang-orang yang mengantre sudah kembali lagi ke posisi antrean mereka masing-masing, tetapi tidak sedikit dari mereka yang masih menatap Lian Haocun dengan perasaan takut dan penasaran.
Meski Lian Huanran bingung, ia tetap menjawab, “Itu memang menakutkan dan sangat mengejutkan, tapi setelah kupikirkan lagi..., hal tersebut memang sangat wajar bukan di dunia yang dihuni oleh orang-orang yang sangat kejam?”
'Meski menurutku, Kakak tidak perlu sampai memenggal kepala salah satu komplotannya...' Lanjut Lian Huanran di dalam pikirannya.
Sedangkan perasaan gelisah dan cemas Lian Haocun menjadi lebih ringan dari sebelumnya saat mendengarkan apa yang dipikirkan Lian Huanran.
Lian Haocun bertanya, “Jadi Huanran tidak takut kepada apa yang Kakak lakukan tadi?”
Lian Huanran langsung mengerti apa yang dipikirkan Kakaknya, ia ingin menggoda Kakaknya, tetapi melihat wajah dingin kakaknya yang tampak seperti anjing yang memelas, Lian Huanran mengurungkan niatnya untuk menjahili Kakaknya. Lian Huanran menjawab, “Tentu, aku tidak akan takut pada Kakak!”
Lian Haocun mengerjapkan matanya tidak percaya, dan tanpa ia sadari perasaan gelisah dan cemas yang memenuhi hatinya menghilang seketika saat mendengar perkataan Lian Huanran. Namun sebelum Lian Huanran dapat melanjutkan kata-katanya, Long Yuan sudah menghampiri mereka dengan aura senang menguar darinya.
Long Yuan berseru ke Lian Huanran, “Yay! Aku berhasil lolos seleksi!”
Lian Huanran menjawab, “Wah! Selamat!”
Lalu ia berbisik ke telinga Long Yuan, “Apa bola itu tidak mendeteksi sesuatu?”
Long Yuan membalas dengan suara berbisik, “Tidak, jadi rencana kita bisa dibilang berhasil.”
Lian Huanran menghela nafas lega, lalu mengalihkan pandangannya ke Lian Haocun. Ia berniat bertanya ‘Apa yang akan kita lakukan setelah ini?’, tapi sebelum Lian Huanran dapat bertanya, Lian Haocun sudah berkata terlebih dahulu, “Kita akan kembali ke penginapan.”
Lian Huanran mengangguk, begitu juga dengan Long Yuan yang masih agak takut Lian Haocun, pasalnya ingatan kepala yang menggelinding di tanah masih melekat jelas di ingatan Long Yuan. Mereka bertiga bergabung dengan Shui Zuo, Bai dan Cheng lalu kembali ke penginapan, sementara Chao Bence yang ditugasi untuk mendapatkan informasi mengenai para peserta yang lolos seleksi, harus tetap berdiam diri di dalam tenda yang membuat Chao Bence merasa ia bisa mati karena kebosanan.
Lian Haocun berkultivasi hingga malam, sementara Lian Huanran mencoba meredakan ketakutan Long Yuan sambil bermain bersama Bai dan Cheng. Shui Zuo seperti biasa, hanya diam mengamati. Kemudian Lian Huanran yang merasa kasihan kepada Shui Zuo, ikut mengajaknya berbicara.
Hari sudah malam, saat tiba-tiba Chao Bence dalam bentuk ular mini, memasuki kamar tersebut dengan mudahnya. Lian Huanran yang sedang mengobrol dengan Long Yuan dan Shui Zuo, langsung menyadari keberadaan Chao Bence dan memborbardirnya dengan pertanyaan, “Oh! Bence! Bagaimana? Apa kira-kira akan ada seseorang yang berpotensi menyaingi kita?”
Chao Bence berubah bentuk dari binatang ajaibnya menjadi manusia, lalu berkata, “Tidak mungkin ada yang bisa menyaingi kalian saat ini, karena waktu yang kalian jalani berbeda. Tapi tidak sedikit peserta yang lolos seleksi yang memiliki potensi lebih dari orang biasa... Reputasi Sekte Serigala Giok memang tidak bisa diremehkan.”
Chao Bence melanjutkan, “Mereka memang memiliki potensi lebih dari orang lain, tapi tanpa diduga, aku menemukan dua orang dengan potensi yang bisa mendekati kalian.”
‘Tidak..., mungkin bahkan menyetarai kalian?’ Batin Chao Bence, tetapi ia tidak menyuarakan pendapatnya.
Lian Huanran bertanya dengan penuh semangat, “Siapa? Siapa?”
Chao Bence tersenyum misterius dan berkata, “Kalian akan melihatnya dua hari lagi...”
Lian Haocun yang tidak berniat menunggu, bertanya dengan nada datar, “Siapa nama mereka?”
Chao Bence, “...” Tapi aku ingin merahasiakannya supaya terkesan lebih misterius...
Meski begitu, Chao Bence tidak berani membantah Lian Haocun, master-nya. Jadi ia hanya bisa menghela nafas sedih di dalam hati, lalu menjawab, “Nama mereka adalah Yun Shao dan Qian Wenwu, keduanya sama-sama laki-laki.”
Lian Huanran bertanya dengan rasa ingin tahu, “Bagaimana penampilan mereka?”
Chao Bence menjawab, “Mereka cukup tampan, tapi tentu belum bisa dibandingkan denganku.”
Lian Huanran, Long Yuan dan Shui Zuo, “...”
Lian Haocun, “Hanya itu yang kau dapatkan? Apa tidak ada seseorang yang mencurigakan?”
Chao Bence menggelengkan kepalanya, “Aku belum menemukan seseorang yang mencurigakan, segalanya normal. Ngomong-ngomong master, tindakanmu tadi sangat gegabah, ini tidak seperti master yang biasanya...”
Lian Haocun membeku mendengar perkataan Chao Bence. Sebelumnya sambil berkultivasi, Lian Haocun juga merenungkan tindakan yang ia lakukan tadi, ia mengakui bahwa tindakan tersebut sangat gegabah dan ceroboh ditambah ia tidak tau seberapa besar kekuasaan Keluarga Hui. Namun Lian Haocun sendiri bahkan tidak mengetahui mengapa ia melakukan hal tersebut.
“Tapi..., ini juga akan membuat orang-orang berpikir dua kali untuk menyinggung kita, oops, tunggu, apa jangan-jangan master melakukan ini untuk memperingatkan mereka?” Lanjut Chao Bence menganalisis keanehan Lian Haocun.
Lian Haocun, “...”
Tidak ingin seseorang mengetahui bahwa ia ‘lepas kendali’, Lian Haocun menganggukan kepalanya dengan perasaan rumit.
Chao Bence, “Begitu ya! Meski gegabah, itu memang menghasilkan efek peringatan yang bagus!”
Lian Huanran dan Long Yuan mengangguk, meski Long Yuan merasa bahwa kejadian sebenarnya tidak demikian, ia hanya menyimpannya di dalam pikirannya. Bagaimanapun terkadang ada sesuatu yang tidak seharusnya diungkap dan diketahui.
Ke-esokkan harinya, mereka pergi berkeliling Kota Wolvenbont. Lian Huanran, Long Yuan, Bai dan Cheng bersenang-senang saat berkeliling. Lama kelamaan, Long Yuan juga melupakan kejadian mengerikan yang terjadi kemarin. Satu hari berlangsung dengan cepat dan segera, hari ujian untuk menentukan siapa yang bisa memasuki Sekte Serigala Giok, tiba!
...****************...
Halo, maafkan kelalaian saya untuk kemarin. Kemarin saya memiliki beberapa kesibukan yang harus dilakukan dan tidak sempat meng-update chapter baru! Sebagai gantinya, nanti malam akan ada chapter baru lagi!
Saya ucapkan terima kasih atas dukungan kalian semua! Stay Safe, Stay Healthy, God Bless You!
-Zona