The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 79 — Pertandingan Tahunan Hutan Mofa (2)



Bai dan Cheng yang diminta oleh Chao Bence untuk mendekatinya, berlari meninggalkan lingkaran dan menerjang Chao Bence yang bersender di pohon. Chao Bence menyambut kedua binatang ajaib kembar tersebut dengan senang hati dan berkata, “Mari kita menonton pertunjukkan.”


Lalu tikus mengeluarkan gulungan entah dari mana. Gulungan itu berbentuk persegi panjang dengan warna cokelat yang terlihat agak kusam. Tikus membuat gulungan itu tertempel di papan dan membuka lebar gulungan berbentuk persegi panjang tersebut. Di gulungan tersebut tertuliskan sebuah pertanyaan dan pilihannya,


Jika seseorang atau sekelompok orang memasuki rumah atau wilayah orang lain, hukuman apa yang pantas untuk mereka dapatkan?


A. Dimangsa


B. Dimasak


C. Dibunuh


D. Diburu


E. Dikuliti


Lian Huanran dan Long Yuan, “...” Apa kami diminta untuk menentukan nasib kami melalui pilihan ini?


Tikus mulai menjelaskan, “Babak pertama adalah teka-teki! Nah, silakan dijawab! Kalian diberikan waktu untuk berdiskusi selama lima menit!”


Mata tikus menyipit dan senyum ‘ramah’-nya terasa lebih cerah saat ia mengatakan kalimat per kalimat.


Lian Huanran menatap tikus dan mengangkat tangannya untuk mengajukan pertanyaan. Seketika senyum ‘ramah’ tikus terasa sedingin es. Namun tikus tetap bertanya, “Ya..., Pertanyaan apa yang perlu ditanyakan?”


Lian Huanran berkata dengan agak ragu-ragu, “Kalau kami tidak menjawab dengan benar atau kami tidak menjawab pertanyaan ini, bagaimana?”


Tikus, “Tentu kalian akan didiskualifikasi.”


Lian Haocun bertanya sambil melirik kerumunan binatang ajaib, “Kenapa hanya kami yang menjawab pertanyaan ini? Mereka tidak menjawab?”


Tikus menjawab dengan sangat fasih, “Tentu tidak! Ini adalah babak yang kami siapkan khusus untuk kalian!”


Long Yuan yang sedari tadi diam, bertanya, “Ada berapa pertanyaan di babak pertama?”


Tikus menjawab dengan sangat sabar meski giginya sudah terkatup erat, “Hanya satu pertanyaan ini.”


Lian Haocun berkata, “Kalau begitu ini jawabanku.”


Kemudian Lian Haocun menjulurkan tangannya dan mengontrol kekuatan elemennya di udara, lalu ia arahkan ke gulungan tersebut. Dalam waktu singkat, gulungan tersebut sudah terbakar hampir seluruhnya.


Mata tikus yang sedari tadi menyipit, sedikit terbuka karena terkejut. Meski hanya sebentar, Lian Haocun bisa melihat bahwa mata tikus itu dipenuhi kebencian yang sangat kuat dan kebencian itu ditujukan kepada mereka yang merupakan orang asing.


Sementara Lian Huanran dan Long Yuan yang pikirannya buntu, merasa terkejut dan terpukau dengan apa yang dilakukan Lian Haocun, yang menurut mereka sangat keren dan tidak terduga.


Tikus merasa marah di dalam hatinya, namun ia tetap bertanya, “Kenapa kau membakar gulungan itu?”


Meski tikus mencoba menutupi kemarahannya, Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan bisa mendeteksi kemarahan tikus dalam pertanyaan itu.


Lian Haocun menjawab dengan nada yang lebih dingin dari pada biasanya, “Itu adalah jawaban kami, karena kami tidak akan berakhir menjadi salah satu dari pilihan itu.”


Tikus, “Kami tidak mengatakan bahwa kalian adalah sekelompok orang tersebut atau kalian sendiri menyadari bahwa kalian sekelompok orang tersebut?”


Lian Huanran berkata dengan nada marah, “Huh, bagaimana kami tidak menyadarinya!? Bukankah itu sudah sangat jelas!”


Tikus menghela nafas panjang yang enggan di dalam hati dan berkata dengan nada ceria yang dibuat-buat, “Selamat! Kalian lolos babak pertama!”


Lian Huanran yang sudah siap untuk berdebat, “...”


“Nah, babak kedua adalah pertarungan satu lawan satu! Kalian masing-masing akan melawan sepuluh binatang ajaib dari Hutan Mofa, jika kalian berhasil memenangkan sepuluh pertandingan tersebut, maka kalian akan bisa lolos ke babak final! Tapi jika kalian kalah sekali saja, maka lebih baik tidak usah mengharapkan untuk bisa lolos!” Lanjut Tikus menjelaskan mengenai babak kedua.


Tikus berkata lagi, “Nah, waktu untuk setiap pertandingan adalah dua puluh menit! Oh, dan juga terdapat peraturan yang paling tidak boleh dilanggar, jika kalian melanggarnya, maka kalian akan didiskualifikasi. Peraturannya adalah tidak boleh membunuh binatang ajaib yang akan bertanding dengan kalian! Untuk menang, kalian harus membuat lawan kalian keluar dari lingkup pertandingan.”


‘Jika kalian melanggarnya, mungkin kalian akan segera bernasib seperti salah satu pilihan di babak pertama. Hahahaha!’ Batin Tikus sambil membayangkan adegan berdarah tersebut.


Sebelum tikus bisa berimajinasi, Lian Haocun menginterupsinya, “Sepuluh pertandingan berturut-turut tanpa istirahat?”


Tikus berdecak kesal di dalam hati dan menjawab dengan senyum ‘ramah’, “Tentu..., apa jangan-jangan kalian tidak bisa melakukannya?”


Lian Haocun menggelengkan kepalanya, kemudian diam.


Tikus merasa senang akan diam-nya Lian Haocun dan berkata, “Kalau begitu, peserta pertama yang akan bertanding adalah.....,”


Tikus menunjuk Lian Huanran yang berada di paling samping kanan hingga Lian Haocun yang berada di paling samping kiri. Lalu tidak lama kemudian, jarinya berhenti di Lian Haocun.


“Pemuda bermata biru!” Seru Tikus.


Tikus berkata sambil menunjuk suatu tempat, “Masuk ke dalam garis lingkaran itu.”


Tiba-tiba sebuah garis berbentuk lingkaran tampak pada tanah yang dipenuhi bunga-bunga yang indah, namun tanpa diduga bunga-bunga bermekaran di dalam lingkaran tersebut tiba-tiba menghilang entah ke mana saat lingkaran terbentuk. Lingkaran tersebut juga cukup luas untuk pertarungan satu lawan satu.


Lian Haocun maju dengan langkah tegas menuju lingkaran. Tidak lama setelah itu, binatang ajaib buaya memasuki lingkup lingkaran. Buaya itu terlihat seperti buaya pada umumnya, memiliki gigi-gigi runcing dan tajam serta sisik yang tebal. Buaya itu memiliki kultivasi tingkat tiga yang setara dengan Foundation Building stage lima.


Lian Haocun tidak membutuhkan waktu yang lama untuk melempar buaya yang besar dan berat, keluar dari lingkup arena, hanya sekitar satu menit hingga dua menit. Itu pun bahkan tanpa menggunakan elemen mau pun gerakan atau pun senjatanya.


‘Heh..., ternyata orang ini cukup kuat, tapi..., bagaimanapun itu hanya awal, untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya, tidak akan semudah itu.’ Batin Tikus menonton pertandingan.


Lalu Lian Haocun dengan mudah menyelesaikan lima dari sepuluh pertandingan. Di setiap pertandingan, waktu yang dibutuhkan Lian Haocun untuk mengeluarkan lawan bertambah sedikit demi sedikit, meskipun itu hanya sepersekian detik tambahan.


Itu cukup wajar, karena Lian Haocun tidak menggunakan terlalu banyak Qi Spiritual sehingga ia bisa dibilang dalam kondisi yang baik untuk bertarung dengan lawan se-tingkatnya.


‘Lama-kelamaan tingkat kultivasi binatang ajaib yang dilawan Kakak meningkat.’ Batin Lian Huanran menganalisis situasi dari pertandingan pertama hingga pertandingan sekarang, sambil memperhatikan pertandingan Lian Haocun yang ke-enam.


Tidak lama setelah binatang ajaib ke-enam terlempar keluar, binatang ajaib ke-tujuh memasuki lingkaran.


"Ini...” Long Yuan terlihat ragu melihat lawan Lian Haocun di pertandingan ketujuh.


Lian Huanran segera bertanya, namun ia tidak melihat lingkaran, “Ada apa?”


Long Yuan menjelaskan, “Lawannya kali ini akan sedikit merepotkan....”


Lian Huanran melihat lawan Lian Haocun untuk pertandingan ketujuh, itu adalah macan putih yang terlihat ganas dan penuh kekuatan. Macan putih merupakan binatang ajaib dengan tingkat garis keturunan langka yang sangat jarang untuk ditemukan. Sebelumnya lawan Lian Haocun hanyalah binatang ajaib dengan garis keturunan umum.


Long Yuan berkata dengan nada berat, “Binatang ajaib dengan garis keturunan langka..., tidak akan menjadi binatang ajaib biasa.”