
Melihat puluhan, hingga mungkin ratusan cacing kecil, ekspresi wajah Lian Haocun tidak berubah sama sekali. Ia terkesan setenang air, dan bijaksana layaknya seorang pemimpin.
Dalam menghadapi situasi yang seharusnya membuat panik, ketenangan Lian Haocun sangatlah membantu, pasalnya, karena sikap Lian Haocun, baik Lian Huanran, Yun Shao, Long Yuan mau pun Qian Wenwu, anehnya tidak merasakan kepanikan. Pikiran mereka terasa begitu jernih.
Sementara, ekspresi kedua anggota Guan Hong, tidak tampak baik. Sama dengan ekspresi Guan Hong sendiri yang tampak buruk, seakan-akan barang berharganya dicuri oleh seseorang.
“Apa yang harus kita lakukan? Mereka semakin mendekat...” Bisik salah satu anggota kelompok Guan Hong, tidak dapat dipungkiri, ia merasa panik.
Saat Guan Hong sedang memikirkan cara untuk lolos dari situasi ini, tiba-tiba suhu di gua tersebut, naik drastis! Guan Hong segera mencari sumbernya, dan menemukan tubuh Lian Haocun yang diselimuti oleh api!
Segera, dalam waktu singkat, api menjalar ke sekeliling mereka dan membakar ribuan cacing hingga hangus! Akan tetapi, itu hanya ribuan, sedangkan masih ada puluhan hingga ribuan cacing kecil yang menggeliat menuju Lian Haocun dan yang lainnya! Sehingga bisa dikatakan, mereka masih belum aman.
Melihat tindakan Lian Haocun, Lian Huanran sebenarnya ingin membantu, tetapi ia tidak bisa membiarkan Guan Hong dan kelompoknya mengetahui mengenai elemen ganda yang ia miliki. Sehingga, Lian Huanran memilih untuk diam, dan menyerahkan segalanya kepada Kakaknya.
Salah satu anggota Guan Hong yang berelemen api, mengikuti apa yang dilakukan Lian Haocun, dan mulai membakar cacing-cacing kecil yang menuju ke arah dirinya, Guan Hong dan temannya.
Serangannya yang agak acak-acakan, hampir saja mengenai Yun Shao dan Long Yuan berkali-kali. Bagaimanapun lorong tempat mereka berada tidak bisa dikatakan luas, hanya sepanjang kira-kira empat orang berjejer.
Jika bukan karena Lian Haocun yang mencegahnya, mungkin Lian Huanran akan langsung melampiaskan amarahnya pada anggota Guan Hong tersebut. Pasalnya, siapa yang tidak akan marah terhadap tindakan seseorang yang jelas-jelas bisa membahayakan temanmu?
Sementara, Qian Wenwu memutar otaknya untuk mencari solusi, atau setidaknya membantu Lian Haocun melawan cacing-cacing kecil itu. Setelah pertimbangan sejenak, akhirnya Qian Wenwu membiarkan elemen cahaya yang berada dalam dirinya, melonjak ke luar!
Seketika, tampak cahaya terang di sekujur tubuh Qian Wenwu, beberapa dari cacing-cacing kecil pun terpaku di tempat, sedangkan hampir seluruh cacing-cacing kecil itu mundur ketakutan.
Prediksi Qian Wenwu memang tidak salah, cacing yang notabene-nya dipenuhi dengan energi jahat, tentunya tidak nyaman dengan seseorang yang memiliki elemen cahaya, yang sangat berlawanan dengan energi jahat. Bahkan kalau bisa, cacing-cacing itu ingin pergi sejauh-jauhnya dari Qian Wenwu.
Api panas yang ganas menjalar dengan cepat, dari satu cacing ke cacing lain. Bagaimana cacing yang terbakar itu? Tentu, mereka hangus tanpa meninggalkan jejak apa-pun. Seakan-akan mereka tidak pernah ada sebelumnya, hanya jejak batu yang terkorosi lah yang tertinggal.
Karena cacing-cacing kecil yang hampir semuanya sudah menuju ke alam lain, Lian Haocun dan kelompoknya beserta Guan Hong dan kelompoknya, melanjutkan perjalanan mereka.
Tentunya, perjalanan mereka tidak bisa dikatakan lancar, selain gelombang pertama tadi, ada gelombang kedua, ketiga, keempat hingga kelima dari serangan cacing kecil, dengan jumlah cacing kecil yang semakin bertambah terus menerus. Dari hanya ratusan ribu, mungkin sekarang sudah satu juta cacing kecil!
Untungnya, dengan elemen api Lian Haocun dan elemen cahaya Qian Wenwu, mereka berhasil mengatasi gelombang-gelombang serangan dari cacing kecil.
Meski, seiring berjalannya waktu, keringat Qian Wenwu mengucur semakin deras, ia tidak meminta istirahat mau pun mengatakan a apa-pun.
Sedangkan di belakang mereka, terdapat seseorang yang berekspresi dingin seperti es. Selama perjalanan, Guan Hong merasa kesal dan sangat marah akan ketidakberdayaannya.
Ia merasa tidak berdaya karena tidak bisa membantu dan tidak berguna dalam pertarungan. Bahkan ia dilindungi oleh anggota kelompoknya, yang jelas-jelas berada di bawahnya dan tidak bisa dibandingkan dengan dirinya.
Ia juga merasa, posisinya direbut oleh murid baru yang sok, Lian Haocun, tetapi Guan Hong tidak mengungkapkan apa-pun di ekspresi wajahnya, ia hanya menunggu waktu yang tepat, untuk membalas apa yang dilakukan Lian Haocun.
'Lihat saja nanti..., kau akan mengetahui balasan karena merebut posisiku yang seharusnya!' Batin Guan Hong sambil menatap Lian Haocun tajam. Jika tatapan mata bisa membunuh, mungkin Lian Haocun sudah dibunuh berkali-kali oleh tatapan mata Guan Hong.
Lian Haocun dan kelompoknya, serta Guan Hong dan kelompoknya juga, berjalan dengan suasana yang agak tegang.
Bagaimanapun, siapa yang akan mengetahui kapan gelombang serangan cacing kecil berikutnya datang? Dan, saat suasana tegang itu hampir mencapai puncaknya, terdengar suara ‘krekkk....’ seperti sesuatu yang retak. Seketika kewaspadaan semua orang meningkat drastis.