The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 124 — Tingkatan Murid



Saking luasnya, sekte serigala giok memiliki taman untuk relaksasi dan hutan binatang ajaib khusus untuk berlatih. Tentu, bukan hanya itu, terdapat berbagai jenis fasilitas lainnya di Sekte Serigala Giok.


Lian Haocun dan kelompoknya pergi ke Taman Meza dengan bantuan dari petunjuk arah. Sepanjang perjalanan, mereka menarik cukup banyak perhatian gadis-gadis, karena penampilan mereka yang menawan, namun untungnya, gadis-gadis itu hanya mengagumi dari jauh dan tidak mengganggu Lian Haocun dan kelompoknya.


Setelah perjalanan yang cukup singkat, mereka sampai di Taman Meza Sekte Serigala Giok. Sejauh mata memandang, banyak warna yang bisa dilihat, tapi tetap warna hijau menjadi dominan. Di Taman Meza, terdapat juga bangku dari kayu untuk beristirahat. Sementara di tengah taman, terdapat air mancur indah yang sangat sederhana, suara air mengalir membuat suasana hati Lian Huanran dan Long Yuan menjadi tenang dan relaks.


Bai dan Cheng juga tampak menyukai Taman Meza, mereka tampak bersemangat untuk mengelilingi Taman Meza yang cukup luas. Lian Huanran memenuhi keinginan mereka dan mengelilingi Taman Meza. Aroma harum berbagai macam bunga memasuki indra penciuman Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan.


Mereka merasakan relaks dan ketenangan di Taman Meza, namun sayangnya waktu untuk pendaftaran sudah tiba. Lian Haocun dan kelompoknya harus segera menuju ke lapangan dan melakukan pendaftaran untuk memasuki Sekte Serigala Giok secara resmi.


Mereka tidak sulit menemukan jalan menuju lapangan, karena terdapat petunjuk arah yang memberikan petunjuk ke mereka. Ditambah jalur di Sekte Serigala Giok yang sangat rapi, tidak ada rumput sama sekali yang akan menghambat perjalanan. Sisa aroma-aroma harum dan segar dari rerumputan beserta bunga-bunga juga mengiringi mereka selama perjalanan.


Di tengah perjalanan, tanpa diduga Lian Haocun berpapasan dengan sosok familier. Dia berambut hitam panjang dan bermata hitam. Laki-laki berambut hitam tersebut diikuti oleh, yang Lian Haocun duga merupakan murid Sekte Serigala Giok lainnya. Yap, itu adalah Guan Hong, murid berbakat dari Sekte Serigala Giok dan juga seseorang yang meraih peringkat pertama di Konferensi Daffodil sembilan tahun yang lalu.


Lian Haocun yang berjalan paling belakang, segera waspada, pasalnya ia masih mengingat tatapan Guan Hong kepada mereka sembilan tahun yang lalu. Sementara Lian Huanran, Long Yuan, Bai dan Cheng masih dengan santainya melanjutkan perjalanan, mungkin mereka bahkan tidak sadar kalau mereka melewati Guan Hong.


Setelah jarak diantara mereka cukup jauh, salah satu murid yang mengikuti Guan Hong berkata, “Huh! Mereka pasti murid baru.., beraninya mereka tidak menyapa Senior Guan! Senior Guan, apa kita harus memberikan mereka pelajaran?”


Guan Hong menggelengkan kepalanya, pasalnya ia merasa familier dengan kedua laki-laki berambut pirang panjang tersebut, namun sayangnya ia tidak bisa mengingat siapa mereka. Sibuk mengingat, Guan Hong tidak berminat untuk memberikan pelajaran kepada Lian Haocun dan Lian Huanran. Begitulah, tanpa disadari oleh Lian Huanran, Long Yuan, Bai dan Cheng, mereka berhasil melewati masalah yang merepotkan untuk saat ini.


...****************...


Lapangan itu merupakan lapangan tempat para peserta yang lolos seleksi sebelumnya berkumpul. Perbedaannya, di sisi samping lapangan tersebut, terdapat meja kayu panjang dan kursi kayu di tengah meja panjang, serta seorang petugas di kursi kayu tersebut.


Terdapat juga tiga orang berjejer mengisi sebuah formulir pendaftaran di atas meja kayu yang panjang. Lian Haocun, Lian Huanran dengan Bai dan Cheng kecil berjalan di kedua sisinya dan Long Yuan berdiri di belakang ketiga orang tersebut.


Setelah ketiga orang tersebut mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran, Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan berjalan maju dan mendapatkan formulir pendaftaran dari petugas yang duduk di tengah. Lian Haocun menatap formulir pendaftaran dan mengisi seadanya, begitu juga dengan Lian Huanran dan Long Yuan.


Setelah selesai mengisi formulir pendaftaran, Lian Haocun dan kelompoknya menyerahkan formulir pendaftaran kepada petugas. Petugas membaca ketiga formulir pendaftaran mereka sekilas dan berkata, “Silakan ikut dengan laki-laki berambut cokelat di sana, dia akan membimbingmu dan memberitahu kalian aturan-aturan di Sekte Serigala Giok.”


Pembimbing itu menampakkan senyum ramah dan berkata, “Mari ikuti saya.”


Sambil berjalan, pembimbing itu menjelaskan, “Di Sekte Serigala Giok terdapat tingkatan murid, dari yang terendah murid luar, lalu murid dalam, murid inti, murid puncak dan murid tetua. Tingkat kalian saat ini adalah murid luar dan akan tinggal di asrama murid luar.


Kalian bisa menikmati fasilitas-fasilitas umum di Sekte Serigala Giok menggunakan poin yang akan kalian dapatkan nanti. Nanti saya akan menjelaskan mengenai sistem poin di Sekte Serigala Giok.


Sementara keuntungan menjadi murid dalam adalah bisa mengakses lebih banyak fasilitas di Sekte Serigala Giok, mendapatkan asrama yang lebih baik dan beberapa keuntungan lainnya. Begitu juga dengan menjadi murid inti.


Sedangkan murid puncak, berarti kau terpilih menjadi murid salah satu puncak. Menjadi murid puncak merupakan bukti berbakat dan berpotensialnya orang tersebut. Di Sekte Serigala Giok terdapat lima puncak, Puncak Prajurit, Puncak Penyihir, Puncak Pejuang, Puncak Pembunuh dan Puncak Pelindung. Kalian bisa mencari tau sendiri mengenai kelima puncak ini nanti.


Lalu, untuk menjadi murid tetua, kalian harus dipilih sendiri oleh salah satu tetua di Sekte Serigala Giok. Tentu karena hal ini, posisi yang paling sulit diraih di antara tingkatan murid Sekte Serigala Giok adalah murid tetua.


Ditambah, tetua memilih murid tergantung pada kriteria tetua itu sendiri dan waktu mereka memilih murid sangat tidak pasti, bisa hari ini, bisa sepuluh tahun kemudian.


Nah, itu adalah penjelasan singkat saya mengenai tingkatan murid di Sekte Serigala Giok. Kalau begitu mari kita lihat beberapa fasilitas-fasilitas yang bisa kalian gunakan.”


Mereka pun mengikuti pembimbing tersebut. Banyak tempat yang mereka kunjungi, seperti aula makan untuk para murid, kamar mandi, asrama yang akan mereka tinggali, hutan dan ruangan tempat mereka bisa berkultivasi. Pembimbing juga memberikan beberapa penjelasan singkat mengenai tempat-tempat yang mereka kunjungi tersebut.


Semakin lama melihat, Lian Huanran semakin kagum dengan fasilitas-fasilitas di Sekte Serigala Giok. Bukan hanya karena jenisnya yang tidak sedikit, karena fasilitas-fasilitas di Sekte Serigala Giok bersih dan rapi, sehingga pasti akan nyaman saat Lian Haocun dan kelompoknya ingin menggunakannya.


Pembimbing, “Baiklah, sudah selesai. Sekarang mari kita kunjungi asrama tempat kalian akan beristirahat.”


Lian Huanran mengangguk dengan penuh semangat, sementara Bai dan Cheng terlihat agak lesu. Pasalnya bagaimanapun mereka berkeliling selama dua jam lebih tanpa henti!


Ketika mereka sampai di asrama tempat mereka akan tinggal, Lian Haocun dan kelompoknya dapat melihat, asrama tersebut terjaga dengan sangat baik. Seperti asrama yang sebelumnya mereka kunjungi, asrama tersebut juga terlihat bersih dan rapi.


Setelah memasuki asrama tersebut, pembimbing berkata, “Mulai sekarang, kalian akan tinggal di sini. Setiap kamar asrama memiliki tempat untuk enam orang. Nah, sebelum kalian ke kamar kalian, saya akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai sistem poin yang sebelumnya saya bicarakan, beberapa aturan di Sekte Serigala Giok dan bagaimana cara kalian menjadi murid dalam mau pun murid inti.”