
Wu Shilin, murid Sekte Tingkat Atas, Sekte Lembah Darah Biru yang memiliki banyak ahli racun di dalamnya. Wu Shilin sendiri juga merupakan ahli racun, namun kultivasinya tidak kalah dengan keahliannya dalam racun. Wu Shilin baru berumur empat belas tahun dengan tingkat kultivasi setara dengan Lian Haocun, Foundation Building stage 4.
Wu Shilin dianggap sebagai anak paling berbakat di generasinya, tentu dengan pengecualian Lian Haocun karena Lian Haocun menyembunyikan tingkat kultivasinya yang sebenarnya.
Namun bukan hanya itu, Wu Shilin membangkitkan elemen kayu yang memiliki kombinasi luar biasa dengan racun, membuatnya menjadi sangat terkenal di benua Afer.
Tentu, faktor penampilannya yang menarik juga membuatnya dikenal, dia memiliki rambut perak panjang dengan mata emas yang seakan-akan akan mencabik orang yang mencari masalah dengannya. Singkatnya, matanya sangat menakutkan.
Wu Shilin dengan kelompoknya yang berjumlah 9 orang menatap tajam kepada kelompok Kong Jun beserta Kong Jun sendiri. Sejak dahulu, Sekte Surgawi dan Sekte Lembah Darah Biru memiliki konflik tidak terlihat dikarenakan ketidaksukaan Sekte Surgawi terhadap racun, anggota Sekte Surgawi menganggap racun merupakan cara yang tidak benar atau curang untuk mengalahkan lawan.
Sementara rata-rata anggota Sekte Lembah Darah Biru merupakan ahli racun. Hal tersebut juga diketahui secara umum oleh semua orang di Benua Afer namun di permukaan, kedua sekte tingkat atas ini tetap menjaga hubungan ‘tidak terlalu jauh, tapi juga tidak terlalu dekat’ hingga tidak pernah terjadi perpecahan langsung.
Sampai konflik antara Sekte Surgawi dan Sekte Lembah Darah Biru pecah oleh Kong Jun dan Wu Shilin yang terpaut umur cukup jauh.
Wu Shilin segera menjauh dari Kong Jun dan kelompoknya. Bagaimanapun ini adalah Konferensi Daffodil, ini bukan waktu yang tepat untuk berkonflik. Jelas Kong Jun berpikiran sama, meskipun di dalam hati ia mengutuk Wu Shilin ribuan kali, ia tetap harus menjaga martabat Sektenya.
Namun suasana di dalam ruangan dipenuhi ketegangan setelah kedatangan Wu Shilin dan Kong Jun. Seakan-akan pertempuran bisa terjadi kapan saja. Karena adanya dua orang terkenal, rasa tegang di dalam ruang persiapan meningkat.
“Benar-benar tegang dan sunyi.” Lian Huanran mengecilkan suaranya berbisik di telinga Lian Haocun agar tidak kedengaran oleh orang lain.
Lian Haocun tidak menanggapi dan mengobservasi lawan-lawannya yang sudah tiba di ruang persiapan. Sampai saat ini tidak ada peserta yang memiliki tingkat kultivasi, Foundation Building stage 9 yang merupakan persyaratan tertinggi di Konferensi Daffodil. Namun tidak sedikit peserta yang memiliki kultivasi Qi Refining stage 9.
Tidak lama setelah kedatangan Wu Shilin dan Kong Jun, datanglah Guan Hong dan kelompoknya. Guan Hong memiliki rambut hitam panjang dan bermata hitam. Ia terlihat menawan, menarik, kokoh, dan tinggi. Tentu jika reputasi sifatnya sama bagusnya dengan penampilannya, Guan Hong akan dikerumuni oleh orang-orang begitu dia tiba.
Namun kedatangan Guan Hong membuat suasana semakin sunyi dan tegang, tidak terlihat siapapun mau mendekati Guan Hong, hampir semua peserta secara bersamaan ingin menjauh darinya.
“Apa semua peserta sudah terkumpul?” Tanya seseorang yang terlihat merupakan salah satu staf Konferensi Daffodil.
Tidak ada yang menjawab, bagaimanapun siapapun akan mengetahui bahwa ia hanya berbasa-basi. Tidak akan ada yang mau menunggu seseorang yang terlambat, kecuali orang tersebut memiliki status yang tinggi. Tidak mendengar adanya jawaban, staf melanjutkan setelah jeda sebentar,
“Baiklah kalau begitu aku akan menjelaskan babak pertama Konferensi Daffodil. Kalian semua akan di satukan di satu arena hingga tersisa lima puluh orang. Cara mengurangi jumlah orang, mudah saja kalian harus mengeluarkan orang tersebut dari arena dengan segala kemampuan kalian. Jika kalian sudah melewati batas arena tidak akan ada kesempatan kedua yang berarti kalian tidak lolos babak pertama. Kalau begitu, semoga lulus ke babak kedua!”
Lalu staf membimbing peserta Konferensi Daffodil ke arena Konferensi Daffodil.
...****************...
Terlihat banyak orang berkerumunan dengan juba sekte yang berbeda di arena berbentuk persegi dengan pelindung di sisinya. Shen Wenhuan yang diminta untuk mengurus Bai dan Cheng berkata dengan nada misterius,
“Sudah mau dimulai.”
Bai dan Cheng yang teliti segera melihat Lian Huanran dan Lian Haocun di tengah kerumunan, Bai dan Cheng melolong namun orang-orang di arena tidak dapat mendengar suara dari luar, jadi Lian Huanran tidak memperhatikan Bai dan Cheng.
Lian Haocun di dalam arena berkata dengan dingin, “Hati-hati dengan Wu Shilin dan kelompoknya. Jangan sampai terkena serangan mereka, mereka adalah ahli racun.”
Pembawa Acara dengan semangat tinggi berkata, “Babak Pertama Konferensi Daffodil dimulai!!”
Segera pertempuran di arena terjadi. Lian Haocun dengan mudah mengalahkan lawan di arena dengan pedang hitamnya dan sedikit pukulan maupun tendangan fisik.
Sedangkan Lian Huanran menggunakan panahnya untuk bekerja sama dengan Lian Haocun untuk membimbing lawan ke luar arena. Mereka tidak menggunakan kekuatan elemen mereka seperti yang disarankan Shen Wenhuan.
Tentu Tang Yelu, Luo Bowen dan Chun Ming tidak diam saja, mereka menggunakan kemampuan mereka sepenuhnya untuk mengurangi jumlah orang di dalam arena.
Setelah berkurang hingga ⅓, arena terlihat lebih luas dan sepi dengan sedikit orang dibandingkan sebelumnya namun semua peserta tetap dalam keadaan tegang dan mengantisipasi serangan lawan.
Situasi di dalam arena agak kacau namun penonton bersorak meriah. Berbagai serangan elemen, maupun serangan senjata terlihat.
“Hati-hati!”
Peringat Lian Haocun melihat akar tumbuhan yang Lian Haocun duga memiliki racun di dalamnya. Lian Huanran dan Tang Yelu menghindar dengan fleksibel dan cepat dari tumbuhan yang menyerang dengan diam-diam, tetapi Luo Bowen dan Chun Ming tidak memiliki refleks yang baik dan mereka terlempar keluar oleh arena dengan akar tumbuhan yang mengikat tubuh mereka dengan erat.
“Refleks yang bagus.” Komentar Wu Shilin yang melihat keseluruhan adegan sambil menatap Lian Haocun dengan tersenyum.
Lalu tiba-tiba Wu Shilin mengeluarkan pedang putih dari cincin penyimpanannya dan segera bergegas menuju ke arah Lian Haocun. Lian Huanran segera bereaksi dengan melepaskan beberapa anak panah ke arah Wu Shilin yang dihindari Wu Shilin dengan mudah. Sementara Tang Yelu harus berurusan dengan anggota sekte Lembah Darah Biru lainnya.
Lian Haocun menggunakan pedang hitamnya menangkis serangan pedang Wu Shilin. Wu Shilin terkejut di dalam hatinya,
‘Bukankah dia hanya Foundation Building stage 1? Bagaimana dia bisa menangkis seranganku?’
Namun Wu Shilin tidak terlalu memikirkan dan menguji lagi dengan menyerang berkali-kali dengan kecepatan yang cepat, yang ditangkis Lian Haocun dengan mudah bahkan Qi Spiritual dalam pedang Lian Haocun meningkat seiring bentrokan yang membuat Wu Shilin semakin terkejut.
Wu Shilin terdorong mundur dua langkah karena bentrokan terakhir pedangnya dengan pedang Lian Haocun sementara Lian Haocun bergegas menyerang Wu Shilin setelah ia terdesak mundur. Wu Shilin menghindar dengan cukup cepat dan fleksibel, namun pipinya tergores sedikit oleh pedang Lian Haocun sedangkan Lian Haocun bahkan tidak terluka sedikit pun.
Wu Shilin menggerakkan akar tumbuhan elemennya berniat untuk menyerang Lian Haocun diam-diam namun tanpa diduga Wu Shilin, Lian Haocun menghindari serangan diam-diamnya dengan sangat fleksibel dan cepat sehingga Wu Shilin bahkan mengira Lian Haocun mengetahui keberadaan akar tumbuhannya.
Hal tersebut membuat ekspresi wajah Wu Shilin menjadi berubah, terkejut. Orang-orang yang berhasil menghindari serangan diam-diam Wu Shilin bisa dihitung dengan 2 tangan.
Sementara Lian Haocun berurusan dengan Wu Shilin, Lian Huanran harus berurusan dengan anggota sekte Lembah Darah Biru yang lainnya bersama dengan Tang Yelu. Karena kemampuan Lian Huanran adalah memanah, dia tidak bisa bertarung jarak dekat dengan lawan-lawannya sehingga kondisinya dirugikan.
Apalagi meski ingin membuat jarak, Lian Huanran tidak bisa membuat jarak sesuka hati, ada peserta-peserta dari sekte lain yang entah kapan akan menyerangnya. Tang Yelu sedikit terdesak namun dia tetap berkepala dingin dan menghindari serangan dari lawan-lawannya dengan gesit.
Bagaimanapun jika ia tergores ia akan terkena racun yang tidak diketahui seberapa mematikannya sehingga Tang Yelu lebih fokus menghindari serangan lawan begitu pula dengan Lian Huanran. Meski terkadang saat ada kesempatan, Tang Yelu dan Lian Huanran menyerang balik.
Lian Haocun yang berhasil memukul mundur Wu Shilin, tidak mempedulikan Wu Shilin lagi namun bergegas ke arah Lian Huanran yang terdesak oleh lawannya meskipun tidak ada satupun luka di tubuhnya.