The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 90 — Pertandingan Tahunan Hutan Mofa (13)



Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan beristirahat selama tiga puluh menit sambil berdiskusi mengenai rencana mereka selanjutnya. Hasilnya, Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan sepakat bahwa mereka akan memulai rencana besar untuk menarik perhatian peserta binatang ajaib di hari kelima kompetisi.


Sebelum berdiskusi, tentu Lian Haocun juga diam-diam memasang pelindung di sekitar mereka. Bagaimanapun Lian Haocun tidak mengetahui pasti apa tujuan dari pria misterius yang mengikutinya mau pun identitas pria tersebut. Jadi ada baiknya berhati-hati.


Setelah itu mereka memulai perburuan tanpa henti dari pagi hingga malam hari, hasilnya... mereka hanya menemukan dan menghilangkan tiga peserta binatang ajaib.


Saat malam, Lian Huanran dan Long Yuan sepakat untuk beristirahat dan setiap dua jam, salah satu dari mereka akan berganti giliran untuk berjaga. Bagaimanapun tidak ada yang tau pasti kapan lawan akan menyerang.


Lian Haocun tidak menyetujui kesepakatan mereka dan berkata, “Aku tidak perlu beristirahat, aku bisa berjaga sepanjang malam.”


Lian Huanran, “Tidak bisa begitu! Setelah hampir dua hari penuh tidak beristirahat, kakak pasti juga lelah bukan?”


Lian Haocun, “Tidak.”


Lian Huanran, “...” Kakak kau tidak perlu berbohong hanya untuk membiarkan kami beristirahat...


Sementara Lian Huanran salah paham, sebenarnya Lian Haocun memang tidak merasa lelah sama sekali, ditambah ia belum sempat melanjutkan kultivasinya sedari kemarin. Jadi Lian Haocun berniat untuk berjaga sepanjang malam sambil menghabiskan waktunya dengan berkultivasi.


Meski Lian Huanran menentang keputusan Lian Haocun, Lian Haocun memiliki otoritas bagai pemimpin di antara ketiga orang tersebut. Jadi tentu, Lian Huanran hanya bisa menerima kekalahan dan membiarkan Lian Haocun tidak beristirahat sepanjang malam untuk berjaga.


Hari ketiga


Seperti yang direncanakan, Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan berpencar ke arah yang berbeda-beda. Lian Haocun bergerak dengan kecepatan yang tinggi dan berhasil menemukan dan menghilangkan dua peserta binatang ajaib setelah sepanjang hari mencari.


Sementara Lian Huanran dan Long Yuan masing-masing hanya berhasil menghilangkan satu peserta binatang ajaib. Bahkan Long Yuan tidak sengaja meloloskan satu peserta binatang ajaib. Jadi mereka menghilangkan total empat binatang ajaib pada hari ketiga.


Hari keempat


Pada hari keempat, mereka bertiga melakukan hal yang sama dengan hari ketiga, tetapi tanpa diduga Long Yuan bertemu dengan lawan yang tidak bisa ia hadapi. Long Yuan segera membuat kembang api di langit dengan elemen apinya, sambil bertahan dari serangan bertubi-tubi beberapa binatang ajaib yang ia lawan.


Mendengar itu, Lian Haocun dan Lian Huanran bergegas ke tempat Long Yuan, yang untungnya tidak terlalu jauh. Saat mereka sampai, Long Yuan sudah memiliki beberapa luka di tubuhnya. Luka tersebut terlihat cukup parah dan mengerikan.


Lian Haocun menatap lawan Long Yuan, tiga binatang ajaib bergaris keturunan langka dan kebetulan sekali ketiga binatang ajaib tersebut memiliki kultivasi setara dengan Golden Core Formation stage, ketiga binatang ajaib tersebut adalah Kucing Emas.


Ukuran mereka seukuran kucing biasa, tetapi Lian Haocun bisa melihat, bahwa kucing-kucing itu memiliki kuku yang sangat tajam. Karena ukuran kucing emas yang lebih kecil dibandingkan macan putih, mau pun binatang ajaib lainnya, kucing emas lebih fleksibel dari pada binatang ajaib lainnya. Bukan hanya itu, tubuh mereka sangat ringan, sehingga mereka bisa berpindah tempat dengan sangat cepat!


Lian Haocun yang melihat ketiga kucing emas tersebut, dengan cepat menarik kerah pakaian Long Yuan. Bagaimanapun tikus tidak mengatakan bahwa binatang ajaib tidak diperbolehkan untuk membunuh kubu mangsa. Jadi Lian Haocun harus terlebih dahulu mengamankan Long Yuan yang seluruh tubuhnya memiliki luka-luka.


Sementara Lian Huanran mengalihkan perhatian ketiga kucing emas kepada dirinya, agar Lian Haocun bisa dengan lancar membawa Long Yuan ke tempat yang aman.


Setelah mengamankan Long Yuan ke tempat yang aman, Lian Haocun bergegas kembali ke tempat Lian Huanran. Saat Lian Haocun tiba, ia melihat Lian Huanran masih mencoba sebisa mungkin menghindar dari serangan keroyokan ketiga kucing emas, meski tetap saja terdapat beberapa luka goresan cakar di beberapa bagian tubuhnya. Bagaimanapun kecepatan dan kefleksibelan satu kucing emas saja tidak bisa diremehkan, apalagi tiga kucing emas.


Lian Haocun segera meliarkan elemen api yang terdapat dalam tubuhnya dan membuat suhu di sekitarnya menjadi sangat panas. Untungnya karena Lian Huanran membangkitkan elemen api, ia tidak terpengaruh oleh suhu panas dari Lian Haocun.


Sehingga itu hanya memengaruhi ketiga kucing emas dan sepertinya tidak ada satu pun kucing emas yang membangkitkan elemen api, karena ketiga kucing emas tersebut langsung melompat mundur, yang memberikan kesempatan kepada Lian Huanran untuk membuat jarak.


Mengabaikan beberapa luka goresan di tubuhnya yang mulai mengalirkan darah, Lian Huanran dengan cepat berlari ke belakang pohon. Lalu Lian Huanran juga meliarkan elemen api dalam tubuhnya, dengan harapan bahwa pergerakan kucing emas akan terpengaruh karena suhu yang lebih panas lagi.


Kemudian tanpa basa basi, Lian Haocun langsung menggunakan salah satu teknik dari Buku Keterampilan Pedang - Gerakan Dewa Seribu Pedang, Teknik ‘Lingdai’. Segel tangan teknik tersebut cukup rumit, tetapi Lian Haocun berhasil menyelesaikannya dalam sekejap!


Segera dua belas belati transparan dengan warna biru kehijauan muncul di belakang Lian Haocun. Masih dengan tangan Lian Haocun membentuk segel tangan, Lian Haocun mengendalikan satu per satu belati untuk menyerang ketiga kucing emas bersamaan!


Pedang ‘Lingdai’ tidak seperti pedang pada umumnya. Salah satu karakteristik pedang ‘Lingdai’ adalah, pedang ini akan terus mengikuti lawannya hingga berhasil melukai lawannya. Segera masing-masing kucing emas dikejar oleh empat belati transparan yang melesat dengan kecepatan yang tinggi.


Sedangkan Lian Huanran juga menggunakan salah satu teknik yang ia pelajari dari Buku Keterampilan Panahnya, Teknik Panah Ekor Emas. Saat Lian Huanran mengucapkan mantra, perlahan-lahan tiga anak panah yang masih berada di busur panahnya menjadi berwarna keemasan yang bercahaya terang.


Dengan kecepatan yang tinggi, ketiga panah berlapis emas itu melesat ke arah ketiga kucing emas! Tanpa diduga, ketiga panah itu juga mengikuti masing-masing kucing emas terus menerus, seperti pedang 'Lingdai'. Kucing emas yang sedikit cerdik, berlari mendekat ke arah suatu pohon, sebelum tiba-tiba dengan fleksibel bersembunyi di belakang pohon tersebut!


Sehingga anak panah berlapis emas dan ke-empat pedang biru kehijauan yang transparan menancap di pohon tersebut! Dua kucing emas yang melihatnya, juga mengikutinya dan melakukan hal yang sama, tetapi tentu Lian Haocun dan Lian Huanran tidak akan membiarkan mereka terbebas begitu saja.


Lian Huanran menumbuhkan akar tanaman di sekitarnya yang Lian Huanran lapisi dengan elemen api. Sementara Lian Haocun hanya membentuk beberapa bola api yang berukuran tidak terlalu kecil, tapi tidak terlalu besar. Bola-bola api ini juga memiliki karakteristik seperti pedang 'Lingdai'.


Lian Huanran tidak melihat mau pun melirik Lian Haocun sama sekali, tetapi menajamkan indra pendengarannya. Lian Haocun menyerang masing-masing kucing emas yang sekarang agak berpencar dengan bola api yang dibuatnya!


Mengetahui hal tersebut, Lian Huanran segera menggunakan akar tanamannya untuk mengikat ketiga kucing emas dengan memprediksikan arah ketiga kucing emas akan menghindar dari serangan Lian Haocun!