
Terdapat dua anggota Sekte Lembah Darah Biru yang berurusan dengan Lian Huanran. Lian Haocun segera menangkis serangan anggota Sekte Lembah Darah Biru, mari sebut dia A.
Terdapat bentrokkan yang kuat antar Lian Haocun dan A membuat A terdesak mundur karena baik keahlian pedangnya maupun tingkat kultivasi nya, semuanya dibawah Lian Haocun.
Keterkejutan bisa dilihat di wajah A dan B yang merupakan anggota Sekte Lembah Darah Biru yang menyerang Lian Huanran karena tidak berharap Lian Haocun begitu kuat.
Sedari tadi A dan B fokus menyerang Lian Huanran maka dari itu mereka tidak melihat pertarungan antara Lian Haocun dan Wu Shilin. Meski terdapat berbagai tebakan karena Lian Haocun mampu lolos dari Wu Shilin, keadaan membuat mereka tidak mampu berpikir banyak.
Lian Huanran segera memanfaatkan situasi dan melepaskan anak panah dengan teknik panah api merah ke arah B yang mau menyerang Lian Haocun.
Sedangkan Lian Haocun menyerang A berkali-kali hingga menyebabkan bentrokan kuat antar kedua pedang yang dialiri Qi Spiritual. Hasilnya A kalah telak setelah beberapa putaran dan terlempar mundur hingga ke luar arena.
Sementara B menghindari anak panah Lian Huanran dengan gesit namun lengannya tetap tergores sedikit dan bajunya terbakar oleh api dari anak panah Lian Huanran.
B bereaksi dengan cepat, merobek pakaian lengannya yang terbakar oleh api dan menyerang Lian Huanran dari depan dengan kecepatan yang tinggi. Lian Haocun yang sudah selesai mengurus A segera membantu Lian Huanran menangkis serangan B.
Mengetahui situasinya merugikan, B segera mundur dan berurusan dengan peserta lainnya untuk segera menyelesaikan babak pertama. Suara pertempuran terus terdengar di sekitar Lian Haocun maupun Lian Huanran.
Tang Yelu dalam waktu cepat bergabung ke Lian Haocun dan Lian Huanran yang sudah berkumpul bersama. Anggota Sekte Lembah Darah Biru menyerah dan mencari peserta lainnya begitu pula dengan Wu Shilin.
Tidak dapat bersantai sedikit pun setelah anggota Sekte Lembah Darah Biru menyerah, peserta lain segera menyerang Lian Haocun, Lian Huanran dan Tang Yelu dengan sedikit perasaan meremehkan.
Bagaimanapun mereka tidak memperhatikan pertarungan orang lain dan hanya memperhatikan tingkat kultivasi dan statusnya saja. Akhirnya mereka kalah telak di bawah formasi serangan Lian Haocun, Lian Huanran dan Tang Yelu.
Dalam waktu yang cukup singkat peserta berkurang hingga ½ nya hingga mencapai jumlah lima puluh orang setelah pertempuran sengit.
Suara pembawa acara menyadarkan peserta-peserta yang sedang bertarung, “Babak pertama Konferensi Daffodil selesai! Selamat untuk peserta-peserta yang lolos! Kalian dipersilahkan istirahat selama tiga puluh menit untuk memulihkan tenaga.”
Lian Haocun yang sedikit berkeringat segera keluar dari arena diikuti dengan Lian Huanran dan Tang Yelu yang sudah basah kuyup dengan keringat namun semangat bertarung berkobar di mata mereka. Lian Haocun, Lian Huanran dan Tang Yelu disambut teriakan-teriakan dan sorakan-sorakan penonton.
Tidak sedikit penonton yang memperhatikan Lian Haocun yang menunjukkan kemampuan yang luar biasa hingga sebanding dengan Wu Shilin yang berbakat. Lian Haocun dengan acuh tak acuh kembali ke tempat Sekte Langit Biru diikuti dengan Lian Huanran dan Tang Yelu.
Shen Wenhuan mengunjungi Lian Haocun dan kelompoknya lalu berkata dengan lembut, “Kerja bagus.”
Luo Bowen dan Chun Ming yang mengikuti di belakang Shen Wenhuan dan sudah kembali lebih dulu karena gagal lolos babak pertama, meminta maaf dengan tulus kepada Lian Haocun, Lian Huanran dan Tang Yelu,
“Maafkan kami.”
Tang Yelu melihat bahwa Lian Haocun tidak berniat menjawab dan Lian Huanran yang sedang bermain dengan Bai dan Cheng jadi ia mewakilkan mereka menjawab, “Tidak masalah.”
Lalu mereka duduk di tempat duduk mereka sebelumnya sambil memulihkan Qi Spiritual untuk babak kedua. Penatua Hong dan Penatua Rong bergegas memberi selamat karena sudah lolos babak pertama dan pidato serta nasehat singkat setelah Lian Haocun, Lian Huanran dan Tang Yelu duduk.
Tanpa diduga Wu Shilin dan pengikutnya yang diduga merupakan anggota Sekte Lembah Darah Biru yang berjumlah empat orang berjalan ke arah tempat Lian Haocun, Lian Huanran dan Tang Yelu. Wu Shilin meletakkan tangannya di atas tinjunya untuk memberi hormat kepada ketiga Penatua dan berkata,
“Salam dari Wu Shilin kepada Penatua Shen, Penatua Hong dan Penatua Rong.”
Lalu melirik Lian Haocun sekilas dan melemparkan senyum lembut kepadanya. Lian Haocun yang melihatnya hanya membalas kembali dengan menatap Wu Shilin acuh tak acuh.
Reputasi Lian Haocun dan Lian Huanran ditekan oleh Shen Wenhuan agar tidak menarik orang-orang yang berniat jahat maka dari itu jarang orang-orang di luar Sekte Langit Biru mengetahui bakat Lian Haocun maupun Lian Huanran.
Namun orang-orang sensitif yang bertarung dengan mereka pasti akan menyadari keanehan, dan lagi adanya alat sihir yang mampu menyembunyikan tingkatan asli kultivasi seseorang merupakan hal umum yang diketahui semua ras.
Lalu Wu Shilin melanjutkan memuji, “Sekte Langit Biru sangat luar biasa. Tang Yelu memiliki keahlian menghindar yang gesit, tidak satupun anggota ku yang mampu menggoresnya sedikitpun.
Tentu Lian Huanran dan Lian Haocun juga tidak kalah luar biasa, terutama Lian Haocun dia sangat luar biasa, sangat jarang saya menemukan seseorang yang memiliki keahlian pedang yang sangat tinggi.”
Meski Wu Shilin merupakan ahli racun, kemampuannya sebagai ahli pedang juga tidak kalah hebat dengan keahliannya dalam racun. Meski Wu Shilin lebih dikenal sebagai ahli racun, dia juga merupakan ahli pedang yang hebat.
Shen Wenhuan mewakili Penatua Hong dan Penatua Rong menjawab Wu Shilin, “Terima kasih atas pujian Tuan muda Wu.”