The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 71 — Delapan Tahun



Sembari menunggu makanan, Lian Haocun menajamkan indra pendengarannya dengan harapan menangkap beberapa informasi yang berguna. Sayangnya tidak ada satu pun informasi berguna yang masuk ke telinganya, kebanyakan hal-hal yang tidak penting.


Tidak lama kemudian, pelayan membawa beberapa pesanan makanan yang sudah siap. Saat pelayan meletakkan makanan yang dibawanya, Chao Bence yang sudah melepaskan penutup jubahnya memasang ekspresi centil dan genit di wajahnya. Chao Bence bertanya kepada pelayan tersebut, “Nona... Apa Nona tau sekarang tanggal berapa?”


Pelayan yang meletakkan makanan di meja mereka, tersipu mendengar nada suara Chao Bence. Pelayan menjawab pertanyaan Chao Bence dengan gagap.


‘Oh... Ternyata sudah delapan tahun berlalu di dunia ini. Bagaimana keadaan Guru ya...?’ Batin Lian Huanran dengan perasaan yang rumit dan agak suram.


Chao Bence berniat untuk menanyakan beberapa pertanyaan lagi kepada pelayan perempuan tersebut. Namun pelayan perempuan dengan cepat mengundurkan diri dengan alasan ‘Maaf, saya masih harus menyiapkan makanan untuk tamu lainnya.’ Padahal restoran itu bisa dibilang lumayan sepi pengunjung.


Chao Bence yang merasa bahwa dirinya ditolak oleh pelayan, “...”


Sementara Lian Huanran segera menyembunyikan perasaan di hatinya dan mengejek Chao Bence sambil menyombongkan diri, “Heh... Ternyata pesonamu tidak sebagus itu. Kalau aku yang mengajaknya berbicara, dia pasti akan tinggal lebih lama dan memberikan beberapa informasi tambahan.”


Chao Bence membalas, “Itu karena dia hanya terlalu pemalu.”


Lian Huanran berniat membalas perkataan Chao Bence, namun tatapan seperti belati yang sedingin es jatuh ke dirinya. Tatapan Lian Haocun membuat Lian Huanran segera mengurungkan niatnya. Begitu juga dengan Chao Bence yang awalnya berniat memulai perdebatan lagi dan meramaikan suasana.


Lian Haocun berkata dengan nada bicara khasnya, “Sudah delapan tahun berlalu, tapi sepertinya perang antara ras manusia dan ras iblis yang kita khawatirkan tidak terjadi atau bisa saja perangnya sudah berlalu.”


Long Yuan terkejut mendengar perkataan Lian Haocun, jadi ia bertanya, “Dari mana kau mendapatkan kesimpulan seperti itu?”


Lian Haocun menjelaskan, “Orang-orang di Kota Xiuxi tidak terlihat panik, ketakutan mau pun waspada. Bahkan mereka bisa terbilang sangat santai.”


Long Yuan menyangkal analisis Lian Haocun, “Tapi, bukankah bisa saja perang itu belum mencapai Kota Xiuxi?”


Lian Haocun menjawab, “Setidaknya jika begitu mereka pasti tidak akan sangat santai seperti ini dan aku yakin informasi di Kota Xiuxi tidak seburuk itu.”


Long Yuan menanggapi dengan ‘Hm’ singkat dan berpikir, ‘Kemampuan analisis Kakak Huanran memang sangat menakjubkan.’ Berpikir seperti itu, Long Yuan mengajukan pertanyaan lagi, “Apa ada informasi lain yang kau dapatkan?”


Lian Haocun menggelengkan kepalanya dan tidak bersuara lagi sampai mereka semua selesai makan. Setelah selesai membayar makanan dan keluar dari restoran, Chao Bence mengajukan saran, “Bagaimana kalau kita ke bar? Di bar lebih mudah untuk mendapatkan informasi.”


Lian Haocun mengangguk menyetujui dan kelompok tersebut segera mencari bar di Kota Xiuxi dengan bertanya-tanya kepada orang-orang sekitar.


“Akhirnya menemukannya...” Ucap Lian Huanran.


Bar tersebut terletak di tempat yang terpencil yang agak sepi dan tidak sering dikunjungi orang. Jika dibilang, lokasi bar tersebut berada, benar-benar sangat tidak strategis.


Lian Haocun dan kelompoknya segera memasuki bar tersebut. Terdengar suara lonceng berbunyi saat Lian Haocun memimpin membuka pintu bar.


‘Sepertinya hampir semua bar memiliki lonceng seperti ini.’ Pikir Lian Huanran lalu mengikuti Kakaknya memasuki bar tersebut.


Segera bau alkohol yang tidak terlalu ringan memasuki indra penciuman Lian Haocun dan kelompoknya. Bai dan Cheng kecil mengikuti Lian Huanran dan Chao Bence dalam diam. Lian Haocun mengambil tempat duduk yang berhadapan langsung dengan bartender dan meletakkan sikunya di meja bar. Mengeluarkan aura yang garang dan menakutkan.


Bartender mencoba mempertahankan senyum ramah kepada mereka di bawah aura Lian Haocun dan bertanya dengan agak gemetar, “Apa yang Tuan-tuan sekalian inginkan?”


Lian Haocun menatap Lian Huanran dari balik jubah hitam yang menutupinya. Meski ditutupi jubah, Lian Huanran menyadari tatapan Lian Haocun dan mengerti apa yang diinginkan Lian Haocun.


Bartender agak terkejut dengan pelanggan tipe ini, bahkan agak tidak terbiasa. Jadi secara relfeks, bartender bertanya karena bingung, “Kejadian apa?”


Lian Huanran masih mencoba menggunakan nada bicara yang sama dengan Lian Haocun meski malah terdengar aneh dan kaku, “Semua kejadian selama delapan tahun belakangan ini.”


Bartender terlihat agak bingung mau menjelaskan dari mana. Menurut bartender, delapan tahun adalah waktu yang cukup lama dan sudah pasti banyak kejadian-kejadian yang terjadi. Namun bartender mencoba mengingat sedetail-detailnya mengenai apa yang terjadi delapan tahun belakangan ini.


Bartender menjelaskan dengan nada yang tidak terlalu fasih dan agak gagap, “Ehm... Pertama, ah! Penatua Shen Wenhuan dari Sekte Langit Biru, Tuan-tuan pasti tau bukan?”


Seketika tubuh Lian Haocun dan Lian Huanran membeku. Pikiran mereka dipenuhi hal-hal buruk yang mungkin sudah terjadi dengan Guru mereka delapan tahun yang lalu. Suasana pun menjadi dingin dan agak tegang.


Bartender bukanlah orang yang peka dengan suasana, jadi ia langsung saja mengutarakan informasi yang diingatnya, “Penatua Shen dikatakan menghilang dan keberadaannya tidak diketahui sampai sekarang. Ah..., sayang sekali... Padahal Penatua Shen adalah kultivator ras manusia yang paling berbakat di generasinya saat itu. Ehem... Selanjutnya...”


Lian Haocun dan Lian Huanran menghela nafas lega.


Bartender menceritakan segala hal yang ia ingat selama delapan tahun belakangan ini. Meski cukup menghabiskan waktu, hingga bahkan bulan sudah menggantikan matahari, Lian Haocun, Lian Huanran dan Chao Bence sudah mendapatkan kesimpulan mengenai apa yang terjadi belakangan ini.


Ras Iblis tetap menginvasi Benua Afer. Hanya saja tidak ada warga biasa dari ras mana pun yang tinggal di Benua Afer, mengetahui bahwa ras iblis mulai menginvasi Benua Afer dan entah bagaimana, ras iblis pun bekerja sama dan tidak mengekspos diri mereka sendiri.


Ditambah meskipun ada beberapa warga biasa yang mencurigai adanya konspirasi, tetapi kecurigaan tersebut tidak bertahan terlalu lama. Bagaimanapun itu hanya kasus beberapa puluhan orang-orang yang menghilang dari miliyaran orang dan lagi kasus-kasus seperti itu agak wajar di dunia kultivasi. Lama-kelamaan warga biasa juga merasa terbiasa dengan kasus-kasus orang hilang yang sampai ke telinga mereka.


“Ini benar-benar perkembangan yang tidak terduga.” Kata Lian Huanran tepat setelah keluar dari bar. ‘Sampai-sampai aku tidak tau harus senang atau sedih.’ Lanjut Lian Huanran di dalam hatinya.


Karena tidak adanya invasi dari ras iblis secara langsung di permukaan. Untuk mendapatkan petunjuk mengenai keberadaan Shen Wenhuan bisa dikatakan sangat susah, kecuali jika ada kasus-kasus yang tidak wajar. Namun dari informasi yang di dapatkan dari bartender, ras iblis belum bertindak selama enam bulan belakangan ini. Ditambah di antara banyaknya kasus-kasus orang hilang, sangat susah untuk mencari kasus mana yang dilakukan oleh ras iblis.


Lian Haocun bergumam ‘Hm’ singkat, menyetujui perkataan Lian Huanran.


Long Yuan mengusulkan idenya, “Bagaimana kalau kalian mencari petunjuk mengenai Guru kalian di Sekte tempat kalian sebelumnya tinggal?”


Long Yuan mengetahui apa yang terjadi dengan Guru Lian Haocun dan Lian Huanran dari Chao Bence. Long Yuan turut bersedih dan bersimpati dengan mereka berdua. Jadi Long Yuan berharap idenya bisa membantu mereka berdua.


Lian Haocun [Versi Rambut Pendek (Kehidupan Sebelumnya]


Note : Penampilan Lian Haocun di kehidupan pertamanya dan kehidupan keduanya sangat mirip, hanya model rambutnya yang berbeda.



Lian Huanran



Sumber : Pinterest.


Jika ada visual karakter lain yang kalian inginkan, silahkan tulis di komentar! Terima kasih.