The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 43 — Laki-Laki Misterius



Setelah mendapatkan detail kejadian luka di tubuh Lian Huanran dari pemilik luka, Wu Shilin dan Tang Yelu menghela nafas lega dan bersyukur bahwa Lian Haocun dan Lian Huanran baik-baik saja.


“Apa yang akan kita lakukan sekarang?” Tanya Wu Shilin, menyerahkan kepemimpinan untuk rencana perjalanan kepada Lian Haocun.


Lian Haocun menjawab singkat, “Mengumpulkan simbol.”


Lalu akhirnya mereka berburu selama enam hari berturut-turut, simbol segi lima yang mereka kumpulkan sangat banyak sehingga bisa membuat gunung.


Tang Yelu, Wu Shilin dan Lian Huanran lelah baik secara mental maupun fisik sehingga mereka terlihat sangat lesu dan tidak memiliki tujuan hidup sementara Lian Haocun terlihat seperti biasanya, tidak terlihat tanda-tanda Lian Haocun lelah berburu binatang ajaib tingkat satu, dua, tiga dan empat sehingga Lian Huanran berceloteh sambil mengeluh terus-menerus mengenai stamina Lian Haocun yang seperti monster.


Sedangkan Chao Bence hanya dikeluhkan karena menonton saja,


“Enak sekali, duduk di dahan pohon melihat orang-orang kelelahan karena bertarung.” Komentar Tang Yelu ketika melihat Chao Bence yang terlihat sangat santai, menonton Tang Yelu dan yang lainnya bertarung.


Namun tidak ada yang meminta Chao Bence untuk membantu, pada akhirnya Tang Yelu mengeluh hanya untuk melampiaskan stres Tang Yelu. Chao Bence mengetahui itu jadi ia tidak terlalu mempermasalahkannya.


...****************...


“Bosan! Ahhhhh, apa kita hanya akan memburu binatang ajaib terus-menerus?” Keluh Lian Huanran untuk ke sekian kalinya dalam perjalanan mencari binatang ajaib.


Matahari menyinari kelompok yang berjumlah empat orang dengan satu binatang ajaib yang menyamar menjadi manusia.


“Uh..., panas.” Lian Huanran mengeluh lagi sambil menggunakan tangannya untuk menghalau matahari.


Keringat mengucur membasahi dahi Lian Huanran, ketiga orang lainnya pun merasa panas, namun tidak ada yang mengeluh sebanyak Lian Huanran mengeluh.


Bagaimanapun mengeluh juga menghabiskan tenaga meskipun stres berkurang. Akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat di tempat yang teduh sambil menikmati daging binatang ajaib yang di masak Lian Huanran.


“Tinggal enam hari lagi dan babak ketiga akan selesai.” Kata Tang Yelu membuka topik pembicaraan.


“Hm....., iya. Apa menurut kalian ini tidak aneh, kita sangat jarang bertemu peserta lain?” Lian Huanran menanggapi Tang Yelu sambil membuka mulutnya untuk makan.


“Menurutku itu cukup wajar, Hutan Drego sangat luas dan dipenuhi oleh binatang ajaib dan lagi ini sudah delapan hari setelah babak ketiga dimulai, peserta yang tersisa tidak banyak.” Wu Shilin menggantikan Tang Yelu untuk menjawab.


“Tapi...., karena itu, babak ketiga menjadi sangat membosankan. Aku saja hanya bertemu peserta lain sebanyak satu kali ditambah kalian menjadi dua kali.” Ucap Lian Huanran dengan nada lesu dan tidak bersemangat.


Chao Bence berniat untuk menanggapi perkataan Lian Huanran dengan beberapa omong kosong, namun tiba-tiba ledakan terdengar dan api hitam membakar pohon-pohon di sekitar kelompok empat orang dan satu binatang ajaib tersebut.


Chao Bence merasakan bahaya dan mendesak kelompok empat orang, “Mundur!”


‘Ini elemen kegelapan?’ Batin Chao Bence ketika melihat api hitam di sekitarnya dan menebak-nebak identitas orang di hadapannya.


Bagaimanapun sangat sedikit manusia yang memiliki elemen kegelapan dan ras yang memiliki elemen kegelapan adalah iblis sementara iblis seharusnya tidak tinggal di Benua Afer.


‘Bukan hanya itu tingkat kultivasinya nya juga setara denganku!?’ Chao Bence terkejut lagi ketika mengecek laki-laki berambut perak di hadapannya,


‘Bagaimana bisa!?’ Batin Chao Bence dan berbagai spekulasi memenuhi pikirannya, namun Chao Bence mengetahui hal yang terpenting dan segera membuat pelindung di sekitar keempat orang tersebut dan meminta mereka untuk waspada dan berhati-hati.


Lian Haocun juga memiliki berbagai teori di pikirannya sementara Tang Yelu, Wu Shilin dan Lian Huanran sudah berdiskusi dengan panik. Meski Lian Huanran mengetahui bahwa Chao Bence adalah binatang ajaib tingkat delapan, kepanikan yang tumbuh di hatinya tidak dapat dihindari.


Laki-laki berambut perak itu bergegas menuju ke arah Chao Bence. Chao Bence juga bergegas menuju laki-laki berambut perak sehingga mereka bertemu di tengah.


Mereka bertukar serangan ratusan kali dalam waktu yang sangat singkat dengan serangan yang sangat cepat hanya dengan menggunakan tangan kosong. Hal tersebut membuat Tang Yelu dan Wu Shilin bertanya-tanya mengenai identitas sebenarnya Chao Bence.


Laki-laki berambut perak memperkirakan level lawannya dan mulai menggunakan kekuatan elemen dan senjatanya, pedang.


Di dalam hati laki-laki berambut perak, ia berkomentar, ‘Dari mana munculnya orang ini? Levelnya bahkan setara denganku.’


Pertarungan menjadi lebih sengit tanpa siapa pun unggul. Api-api hitam membakar rerumputan di sekitar Chao Bence dan laki-laki berambut perak. Chao Bence menggunakan elemen airnya dan memadamkan api-api itu sementara laki-laki berambut perak mengambil kesempatan dan menuju ke belakang Chao Bence dengan niat menyerang dari belakang.


Reaksi Chao Bence sangat cepat sehingga untungnya hanya lengannya yang tergores serangan pedang. Namun ternyata hal tersebut hanya untuk mengalihkan perhatian Chao Bence.


Laki-laki berambut perak segera bergegas menuju Lian Haocun, Lian Huanran, Tang Yelu dan Wu Shilin yang dilindungi pelindung dengan niat membunuh yang kental di sekitarnya. Lian Huanran merasa takut di dalam hatinya dan tubuhnya mulai gemetaran,


‘Chao Bence adalah binatang ajaib tingkat delapan yang setara Demigod Stage. Orang ini bisa setara dengannya berarti dia memiliki tingkat yang lebih tinggi darinya atau setara dengannya!’ Batin Lian Huanran, hatinya dipenuhi rasa panik begitu pula dengan Tang Yelu dan Wu Shilin.


Hanya Lian Haocun yang berpikir jernih dan mulai memperkuat pertahanan pelindung dengan Qi Spiritualnya meski itu tidak berfungsi banyak. Lalu Lian Huanran, Tang Yelu dan Wu Shilin yang ditenangkan oleh beberapa kata dari Lian Haocun juga mulai membantu.


Laki-laki berambut perak tidak mengharapkan pelindung Chao Bence begitu kuat sehingga dia tidak bisa menembusnya dengan satu serangan. Laki-laki berambut perak berdecak kesal dan pandangan penuh niat membunuh diarahkan ke Lian Haocun, Lian Huanran, Tang Yelu dan Wu Shilin.


Chao Bence sudah mulai bergegas ke arah laki-laki berambut perak itu dan menggunakan tinjunya yang sangat kuat untuk memukul mundur laki-laki berambut perak. Karena mencoba menembus pelindung, laki-laki berambut perak tidak bisa menghindar tepat waktu dari serangan Chao Bence dan muntah darah karena pukulan kuat Chao Bence yang tepat di perutnya.


Dengan tegas memutuskan untuk mundur, laki-laki berambut perak mundur dan menghilang dari hadapan Chao Bence, kedua saudara kembar Lian, Tang Yelu dan Wu Shilin.


Tang Yelu dan Wu Shilin masih terperangah dan keterkejutan bisa terlihat jelas dari wajah mereka, dengan nada gemetar Tang Yelu agak linglung dan dipenuhi kebingungan,


"Apa yang sebenarnya terjadi tadi!?"