The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 52 — Bayangan Hitam Misterius



Hari sudah malam, Lian Huanran berjalan berkeliling kota beberapa kali untuk menarik perhatian dalang dari kasus yang terjadi di Kota Pascima. Penampilan yang menawan dan menarik Lian Huanran menarik perhatian orang-orang dari berbagai macam ras yang berlalu lalang di Kota Pascima.


Apalagi Lian Huanran memiliki ciri-ciri ‘tokoh utama’ dari rumor penindasan yang beredar baru-baru ini sehingga keberadaan Lian Huanran sangat menarik perhatian.


Berbagai pembicaraan buruk mengenai Lian Huanran terdengar jelas di indra pendengaran Lian Huanran setiap kali Lian Huanran berjalan, namun tidak ada yang benar-benar melakukan pembalasan kepada Lian Huanran seperti mencemoohnya langsung di depan muka atau memukulinya.


Bagaimanapun itu cuma rumor yang belum bisa dipastikan kebenarannya dan lagi Lian Huanran terlihat masih seperti anak kecil.


Meski Lian Huanran agak tidak terbiasa dibicarakan buruk tapi Lian Huanran terbiasa menjadi pusat perhatian sehingga Lian Huanran bisa bersikap biasa saja walaupun dibicarakan oleh orang-orang yang ia lewati.


Sementara itu, Lian Haocun dan Shen Wenhuan yang memakai jubah hitam mengikuti Lian Huanran yang berperan sebagai umpan, secara diam-diam. Lian Haocun dan Shen Wenhuan bersembunyi di kerumunan orang-orang dengan Chao Bence dalam bentuk ular kecil yang berada di saku Lian Huanran untuk berjaga-jaga jika Lian Huanran di serang diam-diam dan memastikan keamanan Lian Huanran.


Lian Huanran mengelilingi kota beberapa kali sambil terkadang membeli berbagai hal supaya si dalang merasa lebih yakin bahwa Lian Huanran hanya berjalan-jalan santai dan kewaspadaan menurun.


Terlihat bayangan hitam dengan cepat mengikuti Lian Huanran setiap kali Lian Huanran berpindah tempat. Shen Wenhuan, Lian Haocun dan Chao Bence menyadarinya sehingga bisa diyakinkan sembilan puluh persen bahwa teori Lian Haocun tepat.


Setelah mendapatkan tanda dari Chao Bence yang bergerak-gerak di saku Lian Huanran, Lian Huanran mulai berjalan ke gerbang Kota Pascima. Saat itu masih sekitar jam sembilan malam jadi pintu gerbang Kota Pascima belum ditutup.


Dengan lancar, Lian Huanran keluar dari Kota Pascima. Kemudian Lian Huanran berjalan menuju hutan kecil di dekat Kota Pascima bersama Chao Bence yang bersembunyi.


Bayangan hitam mengikuti Lian Huanran keluar Kota Pascima sebelum mulai bersembunyi lagi. Meski bayangan hitam merasa bahwa ada yang aneh, dia tidak terlalu memikirkannya.


Bagaimanapun targetnya hanya anak kecil dan juga amarah memenuhi hati bayangan hitam sehingga bayangan hitam tidak berpikir terlalu jernih dan jelas tidak memiliki tempat dalam pikirannya untuk memikirkan apa yang aneh.


‘Benar-benar tempat yang cocok untuk melakukan pembunuhan.’ Batin bayangan hitam melihat hutan kecil yang dimasuki Lian Huanran.


Dengan cepat bayangan hitam mulai mengikuti Lian Huanran yang sudah memasuki hutan kecil. Sementara itu tidak lama setelah bayangan hitam masuk ke hutan kecil, Shen Wenhuan dan Lian Haocun muncul.


Kemudian Guru dan murid itu mulai memasuki hutan kecil dengan jarak yang agak jauh dari bayangan hitam yang dari atas hingga bawah berpakaian hitam.


Setelah memastikan keadaan sekitar sepi dan tidak orang, bayangan hitam yang menyamarkan diri dalam kegelapan mulai menerkam ke arah Lian Huanran dengan belati tajam dari belakang punggung Lian Huanran.


Karena kecepatannya, Lian Huanran hanya merasa angin berhembus lebih kencang sebelum pelindung tidak terlihat yang dibuat oleh Chao Bence sebelum Lian Huanran berkeliling kota, mulai menghalangi serangan belati tersebut.


Jantung bayangan hitam berdegup kencang ketika otaknya memahami apa yang terjadi.


Bayangan hitam memaki di dalam hati karena kesal dan berpikir, ‘Bagaimana bisa anak ini membuat penghalang yang bisa menghalau seranganku?’


Sedangkan Shen Wenhuan yang melihat apa yang terjadi bergegas mendekat ke arah tempat kejadian dan mengeluarkan serulingnya. Ketika bayangan hitam menyadari keberadaan orang tambahan, segalanya sudah terlambat.


Shen Wenhuan mulai memainkan melodi dengan nada merdu dan indah, tapi bagi bayangan hitam yang menutupi seluruh tubuhnya dengan pakaian hitam hanya terdengar melodi dengan teror yang menakutkan dan menyeramkan.


Kepala bayangan hitam mulai berdenyut dengan rasa sakit yang luar biasa sehingga bayangan hitam mulai memegangi kepalanya erat dan berteriak kesakitan.


Tingkat bayangan hitam tidak tinggi, hanya Core Formation stage sehingga satu lagu dari Shen Wenhuan sudah bisa melumpuhkan bayangan hitam seluruhnya. Tidak bisa bertahan di bawah melodi Shen Wenhuan, bayangan hitam pingsan dengan cepat.


“Dia tidak membangkitkan elemen,” Kata Shen Wenhuan dengan tangan tetap di urat nadi bayangan hitam tersebut.


“Dan lagi dia sama sekali tidak menyembunyikan tingkatan kultivasinya yang sebenarnya, tingkatan kultivasinya hanya Core Formation stage.” Lanjut Shen Wenhuan.


Lian Huanran tanpa sadar langsung menyuarakan apa yang dipikirkannya, “Terus bagaimana caranya dia bisa mengalahkan segerombolan kultivator-kultivator yang dikirim dari berbagai sekte?”


Shen Wenhuan menyatakan pendapatnya, “Mungkin dia memiliki kaki tangan lainnya dan seharusnya kaki tangan itu lebih kuat darinya. Atau bahkan mungkin saja dia adalah kaki tangan dari orang tersebut. Dengan kata lain ada pemimpin yang lebih tinggi dari kasus ini.”


Lian Huanran juga memikirkan kemungkinan tersebut. Begitu juga dengan Lian Haocun yang sedari tadi hanya diam. Chao Bence keluar dari saku Lian Huanran dan mengubah wujudnya menjadi manusia kembali.


“Tapi kenapa orang tersebut tidak keluar kali ini untuk membereskan kita?”


Chao Bence bertanya padahal dia sendiri sudah memikirkan beberapa teori yang menjadi kemungkinan alasan kenapa kaki tangan ini atau pemimpin ini tidak keluar.


Lian Haocun menjelaskan, “Ada kemungkinan karena targetnya adalah anak kecil yang lemah, dia tidak melaporkan hal tersebut kepada kaki tangan ini atau pemimpin ini.


Atau bisa juga, dia melaporkan namun kaki tangan ini atau pemimpin ini tidak peduli sama sekali. Bagaimanapun targetnya adalah anak kecil. Kalau teori yang ini, kemungkinan bahwa orang ini memiliki pemimpin lebih besar daripada kaki tangan.”


Chao Bence yang cuma mau berniat mengetes, mendapat kepuasan di hatinya mendengarkan teori Lian Haocun,


‘Aku tidak salah memilih master.’ Batin Chao Bence bangga dan senyum di wajahnya semakin mengembang.


Shen Wenhuan juga mengangguk setuju diikuti oleh Lian Huanran. Kemudian Lian Huanran dan Lian Haocun membantu Shen Wenhuan untuk mengikat orang yang berpakaian baju hitam dari atas ke bawah.


Kemudian mereka berempat membawa orang yang diduga sebagai salah satu dalang dari kasus tersebut ke penginapan dan meletakkan di kamar tanpa Bai dan Cheng di dalamnya.


“Mari interogasi dia saat dia bangun.” Kata Shen Wenhuan setelah meletakkan orang berbaju hitam.


Lian Haocun dan Lian Huanran menganggukan kepalanya menyetujui perkataan Shen Wenhuan, lalu mulai mencari cara untuk menghabiskan waktu. Lian Haocun seperti biasa, berkultivasi sementara Lian Huanran yang iseng mengganggu kultivasi Lian Haocun.


Sedangkan Chao Bence mulai beromong kosong dan memulai percakapan dengan Lian Huanran yang masih mengganggu Lian Haocun meski Lian Haocun tidak bergeming sedikit pun.


Suasana di kamar itu menjadi ramai dengan suara omong kosong tanpa henti dari Chao Bence serta Lian Huanran. Chao Bence yang seharusnya berwibawa karena tingkatannya yang tinggi terlihat sangat kekanak-kanakan dan cerewet saat membuka mulutnya.


Shen Wenhuan melihat pemandangan dari ketiga orang dengan suasana harmonis mengelilingi ketiga orang tersebut dan tersenyum kecil dan menghela nafas di dalam hatinya,


‘Bayi-bayi kecil yang kuambil sekarang sudah menjadi anak-anak yang akan berkembang... Kuharap di masa depan..., aku akan memiliki banyak waktu untuk dihabiskan dengan mereka dan melakukan kegiatan-kegiatan yang santai.’


Pada akhirnya Lian Huanran menghentikan kegiatan mengganggu Lian Haocun yang sedang berkultivasi dan memulai perdebatan dengan Chao Bence.


Ketika kalah dalam perdebatan dengan Chao Bence, Lian Huanran berlari memeluk Shen Wenhuan dan mulai mengeluh ke Shen Wenhuan meski Shen Wenhuan hanya bisa tersenyum canggung dan tidak bisa berbuat apa-pun menghadapi keluhan salah satu muridnya itu.