The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 114 — Sekte Serigala Giok



Lian Haocun tidak bisa merasakan berapa lama waktu telah berlalu, ketika ia membuka mata, hanya kegelapan yang terlihat, sama seperti saat ia menutup matanya.


Lian Haocun merasa dirinya seakan-akan mengambang di air yang terlihat tenang di permukaan namun sangat ganas. Air itu terasa seperti meraung marah ke arah Lian Haocun dan berniat menelannya beberapa kali.


Meski Lian Haocun menghadapi situasi yang sangat membingungkan, otaknya tidak pernah berhenti berpikir untuk membuat teori-teori mengenai apa yang sebenarnya terjadi dirinya. Sebuah teori terlintas di benak Lian Haocun, ‘Apa ini ada hubungannya dengan siren?’


Tapi teori itu segera ditepis oleh Lian Haocun, pasalnya dari semua buku-buku yang ia baca dan pelajari, tidak ada yang mengatakan satu pun mengenai ini, yang berarti seharusnya apa yang terjadi pada Lian Haocun, tidak berhubungan dengan siren.


Lagi-lagi Lian Haocun mencoba menggerakkan anggota tubuhnya, sayangnya bahkan satu jari pun tidak bergeming sama sekali, seakan-akan tubuhnya dipaku dan menempel erat dengan air tersebut.


Ia tidak mengetahui seberapa lama waktu berlalu di luar, ia juga tidak mengetahui apa yang terjadi pada dirinya, yang seharusnya sangat menakutkan jika di alami oleh orang-orang yang sepantaran dengannya. Tapi, ini adalah Lian Haocun, yang mentalnya sangat sulit tergoyahkan, ia tetap tenang meski tidak mengetahui apa yang terjadi, dan fokus ‘bertarung’ dengan air yang ingin berniat menelannya.


Di dalam kegelapan yang dingin dan mencekam itu, Lian Haocun hanya dapat mendengar jantungnya yang berdetak, pertanda ia masih hidup.


‘Ia menungguku...’ Batin Lian Haocun memikirkan adik kembarnya.


...****************...


Sudah dua hari lebih setengah hari berlalu sejak Chao Bence, Shui Zuo, Lian Huanran, Bai, Cheng dan Long Yuan sampai ke Kota Vekado dan tepatnya dua bulan telah berlalu sejak Lian Haocun tidak sadarkan diri. Selama waktu dua hari tersebut, Chao Bence, Shui Zuo dan Long Yuan pergi mengamati perkembangan bisnis ‘HaoRan’ serta menyelesaikan beberapa masalah.


Sementara Lian Huanran bersama dengan Bai dan Cheng di dekatnya, membaca buku mengenai tanaman-tanaman obat serta penyakit-penyakit yang menyerang kultivator. Meski para ahli medis sudah mengatakan bahwa tidak ada kelainan atau pun keanehan pada tubuh Lian Haocun, Lian Huanran tidak menyerah dan mencari jawabannya sendiri.


Namun tiga jam setelah Chao Bence dan kelompoknya pergi untuk mengamati perkembangan bisnis ‘HaoRan’ lagi, Lian Huanran yang sedang membaca buku dikagetkan dengan perubahan tiba-tiba penampilan Lian Haocun lagi! Tetapi, tidak seperti sebelumnya, lima detik setelah penampilan Lian Haocun berubah, penampilannya kembali ke semula, berambut pirang. Lian Huanran sangat bingung dengan kejadian tiba-tiba ini.


Tapi segera perhatian Lian Huanran teralih dan perasaan senang menyeruak memenuhi hatinya. Lian Huanran berteriak, “Kakak!! Akhirnya Kakak sadar!”


Lian Haocun yang semula berniat untuk duduk di tepi tempat tidur, didorong kembali oleh pelukan dari Lian Huanran dan kembali terbaring di atas tempat tidur.


Lian Haocun, “...”


Lian Huanran tidak memperhatikan bahwa Kakaknya dalam kondisi kebingungan, berkata dengan nada penuh emosi, “Huh, aku sangat mengkhawatirkan Kakak! Dua bulan loh! Dua bulan! Bagaimana Kakak bisa tidak sadarkan diri selama itu!?”


Lian Haocun mengelus lembut kepala Lian Huanran untuk menenangkan emosi Lian Huanran yang kacau. Setelah Lian Huanran lebih tenang, Lian Haocun bertanya, “Apa yang terjadi?”


Lian Huanran melepas pelukan eratnya dan mulai menceritakan dengan ringkas apa yang terjadi selama dua bulan Kakaknya tidak sadarkan diri. Lian Haocun mengambil informasi-informasi penting dari cerita Lian Huanran yang cukup panjang, lalu Lian Haocun berkata, “Jadi, satu-satunya petunjuk yang didapatkan dari Reruntuhan Gorgona adalah Sekte Serigala Giok? Boleh berikan Kakak kunci yang kau temukan?”


Lian Huanran berdiri dan mengusap air mata berair yang berada di pelupuk matanya, lalu ia mengeluarkan kunci hitam dari cincin penyimpanannya dan menyerahkannya kepada Kakaknya. Lian Haocun mengamatinya selama beberapa detik sebelum mengembalikannya kepada Lian Huanran. Lian Huanran menolak dan meminta Kakaknya untuk menyimpannya. Lian Haocun tidak menolaknya dan berkata, “Jadi, apa pendapatmu mengenai penampilan Kakak yang berubah tiba-tiba?”


Lian Huanran menjawab, “Kupikir itu mungkin ada hubungannya dengan ras kuno. Aku pernah bertanya kepada Bence mengenai ini, tapi dia sendiri tidak mengetahuinya, namun Bence sangat yakin kalau Kakak akan baik-baik saja.”


Lian Huanran berseru ‘Oh’, lalu ia bertanya, “Jadi apa yang akan kita lakukan setelah ini?”


Lian Haocun, “Sebenarnya belum tentu pelaku dari kasus Desa Thano berhubungan dengan tujuan ras iblis. Bisa saja kasus itu tidak terkait, jika kasus ini tidak terkait dengan tujuan ras iblis. Otomatis, Reruntuhan Gorgona juga tidak ada hubungannya, begitu juga dengan petunjuk dari Reruntuhan Gorgona ‘Sekte Serigala Giok'.”


Lian Huanran diam dan mendengarkan lanjutan dari perkataan Lian Haocun.


Lian Haocun, “Tapi tidak ada salahnya kita mencoba menyelidiki Sekte Serigala Giok. Ditambah Shui Zuo menyebutkan kalau di Sekte Serigala Giok terdapat satu alkemis, kau bisa belajar ilmu alkimia darinya. Apakah Chao Bence sudah mendapatkan informasi mengenai Sekte Serigala Giok?”


Lian Huanran menggelengkan kepalanya, tanda ia tidak tau.


Lian Haocun berdiri dan berkata, “Mari kita menunggu mereka.”


Lian Huanran, “Tidak, Kakak harus makan dulu ah! Apa tubuh Kakak tidak lapar, tidak makan atau minum apa-pun selama dua bulan penuh?”


Lian Haocun berkata dengan nada acuh tak acuh, “Tidak perlu.”


Akhirnya mereka pun berdebat selama beberapa menit, sebelum Lian Haocun terpaksa mengikuti keinginan Lian Huanran. Dengan Bai dan Cheng, mereka pergi mencari restoran di dekat penginapan dan memesan beberapa makanan untuk dua orang. Setelah menghabiskan waktu kurang dari lima belas menit, mereka menyelesaikan makanan mereka dan kembali ke penginapan.


Chao Bence, Shui Zuo dan Long Yuan yang sudah kembali ke penginapan, menatap Lian Haocun dan Lian Huanran yang memasuki ruangan bersamaan.


Chao Bence berkata dengan nada bersemangat, “Oh! akhirnya master sadar.”


Sedangkan Shui Zuo bertanya, “Apa yang kau rasakan saat terbangun? Apa kau tau mengapa kau tidak sadarkan diri selama dua bulan?”


Lian Haocun menjawab singkat pertanyaan Shui Zuo, “Tidak tau, aku tidak merasakan apa pun saat terbangun."


Lalu tanpa menunggu tanggapan dari Shui Zuo, Lian Haocun bertanya, "Chao Bence, informasi apa yang kau dapatkan mengenai Sekte Serigala Giok?”


Chao Bence yang sudah menduga pertanyaan itu, berkata, “Sekte Serigala Giok, salah satu dari tiga sekte tingkat atas di Benua Afer dan kebetulan sekali, saat ini Sekte ini sedang membuka pendaftaran untuk murid-murid baru. Sekte ini memiliki banyak kultivator berbakat, salah satunya adalah Guan Hong,......”


Chao Bence menyebutkan beberapa nama yang asing bagi semua orang di ruangan tersebut. Kemudian Chao Bence melanjutkan dengan memberikan beberapa informasi tambahan mengenai Sekte Serigala Giok dan memberikan laporan mengenai bisnis ‘HaoRan’.


Chao Bence, “Perkembangan bisnis ‘HaoRan’ sangat baik bahkan lebih dari yang kuperkirakan. Beberapa bisnis dari bidang lain juga mengajak kita untuk bekerja sama. Bagaimana master ingin menanggapi hal ini?”


Lian Haocun, “Berikan aku beberapa laporan dan informasi mengenai bisnis yang ingin mengajak kita untuk bekerja sama, aku akan memilahnya nanti. Untuk saat ini, bersiap-siaplah untuk melakukan perjalanan ke Sekte Serigala Giok besok.”