
Ketiga kucing emas segera menyadari adanya akar tanaman berlapis elemen api yang melesat ke arah mereka. Salah satu kucing emas yang berada di sisi paling kanan, melirik kedua kucing emas lainnya. Lalu entah berkomunikasi dengan cara apa, kedua kucing emas lainnya mengangguk ringan.
Kucing emas yang berada di sisi paling kanan, panggil saja No. 1, meliarkan elemen es dalam tubuhnya dan berhasil membekukan ketiga akar tanaman Lian Huanran! Kemudian kucing emas yang berada di tengah-tengah, panggil saja No. 2, mengeluarkan suara meow mengancam dan tiba-tiba muncul air dari atas yang memadamkan semua bola-bola api Lian Haocun.
Lian Haocun tidak terlalu terkejut, bahkan ia juga sedikit menduganya, tetapi ia juga merasakan kejanggalan.
‘Kenapa kedua kucing emas ini terpengaruh oleh elemen apiku sebelumnya? Apa sebelumnya, hanya kepura-puraan?’ Batin Lian Haocun dan mulai berspekulasi berbagai teori di pikirannya.
Jika dipikirkan itu wajar jika Lian Haocun merasa curiga, bagaimanapun seseorang atau pun binatang ajaib yang memiliki elemen air mempunyai tubuh yang secara otomatis akan sedikit menetralkan suhu yang panas, sehingga seharusnya elemen api Lian Haocun dan Lian Huanran tidak akan menyebabkan reaksi yang begitu kuat.
Begitu juga dengan seseorang atau pun binatang ajaib yang memiliki elemen es, mereka bahkan memiliki ketahanan yang lebih kuat dari pengguna elemen air, kecuali suhu elemen api Lian Haocun mau pun Lian Huanran lebih tinggi dari pada pengguna elemen api lainnya.
Sementara Lian Huanran kaget bahwa kucing emas bisa bereaksi begitu cepat dengan serangan diam-diam darinya.
‘Pantas menjadi binatang ajaib bergaris keturunan langka... Benar-benar tidak bisa diremehkan.’ Batin Lian Huanran yang masih bersembunyi di belakang pohon.
Akar tanaman berlapis api Lian Huanran mengepulkan asap, sebelum menghilang, diikuti dengan hilangnya elemen es dari kucing emas yang berada di sisi paling kanan. Lian Haocun mengetahui bahwa senjata dan rata-rata teknik yang ia pelajari tidak akan banyak berguna untuk melawan kucing emas yang fleksibel dan cepat. Jadi Lian Haocun hanya bisa mengandalkan elemen apinya.
Kucing emas yang berada di sisi paling kiri, panggil saja No. 3, diam-diam menarik diri dari pertarungan. Untungnya Lian Haocun langsung menyadarinya dan mengejar kucing emas tersebut. Sebenarnya kucing emas No. 3 tidak bermaksud untuk melarikan diri, ia hanya ingin mencari di mana Lian Huanran berada dan menyerangnya! Tetapi sayangnya, hal tersebut diketahui dengan sangat cepat oleh Lian Haocun.
Melihat Lian Haocun mengikuti kucing emas No. 3, kucing emas No. 1 dan No. 2 juga berlari mengikuti Lian Haocun, mengabaikan Lian Huanran yang masih berada di belakang pohon. Lian Huanran yang melihat itu, mengarahkan enam panahnya untuk menghadang jalan kucing emas No. 1! Yang kebetulan juga berada di posisi paling belakang.
Seketika panah-panah biasa mengelilingi kucing emas No. 1 dari segala sisi. Benar-benar keakuratan yang luar biasa! Tidak ada satu pun panah yang mengenai kucing emas No. 1, tetapi ke-enam panah itu menancap di tanah dan mengelilingi kucing No. 1 dari segala sisi!
Kucing Emas No. 1, “...” Cara bodoh apa yang dilakukan orang ini....
Lalu dengan mudahnya, kucing emas No. 1 melompati panah yang mengurungnya, meski panah tersebut cukup tinggi. Bagaimanapun kucing mana pun memiliki kemampuan untuk melompat dan lompatannya juga cukup tinggi, jadi panah dari Lian Huanran tentu tidak menjadi masalah bagi kucing emas.
Lian Huanran, “...” Setidaknya itu bisa menghadangnya beberapa detik...
Lalu Lian Huanran mulai mengikuti kucing-kucing emas, sambil memanah mereka dari belakang. Tentu Lian Huanran juga menerapkan teknik-teknik yang ia pelajari dan menggunakan Qi Spiritualnya, agar panah tersebut mengandung lebih banyak kekuatan.
Meski kebanyakan panah-panah dari Lian Huanran berhasil dihindari oleh kucing-kucing emas, namun setidaknya kucing emas No. 1 dan No. 2 tergores oleh anak panah Lian Huanran. Sehingga seharusnya pergerakan kedua kucing emas tersebut sedikit terpengaruh.
Kucing emas No. 3 mengeluarkan tenaga tambahan untuk menghindar dari tebasan-tebasan Lian Haocun, tetapi Lian Haocun tidak berhenti sama sekali, sambil berlari mengejar kucing emas, ia juga mengayunkan pedangnya secara diagonal, vertikal mau pun horizontal!
Kucing Emas No. 3 mulai merasa kesal diteror oleh tebasan Lian Haocun. Jadi kucing emas No. 3 memutuskan untuk melaksanakan rencananya. Kucing emas No. 3 dengan lihai memanjat pohon dengan keempat kakinya, yang sebenarnya sangat tidak masuk akal jika di dunia Lian Haocun sebelumnya.
Sementara Lian Huanran yang sudah sejajar dengan kucing emas No. 1 & No. 2, menumbuhkan puluhan akar tanaman. Akar-akar tanaman tersebut melesat sangat cepat ke arah kedua kucing emas tersebut! Kedua kucing emas berhasil menghindar dari beberapa akar tanaman, tetapi akar tanaman Lian Huanran terlalu banyak sehingga mereka hanya bisa dengan pasrah diikat.
Berhasil menangkap dua kucing emas, Lian Huanran mulai memperhatikan pertarungan antara Kakaknya dengan satu kucing emas yang tersisa. Kucing emas No. 3 menggunakan elemen kegelapannya untuk menghitamkan area di dekatnya, sehingga baik Lian Haocun mau pun Lian Huanran tidak bisa melihat apa pun sama sekali. Linglung sejenak, cengkeraman akar tanaman Lian Huanran melonggar dan membiarkan kedua kucing emas yang ditangkapnya berhasil lolos!
Kombinasi antara elemen kegelapan dan kucing emas bisa dibilang sangat mengerikan, tubuh kucing emas yang sangat ringan membuat suara pergerakannya hampir tidak bisa didengar sama sekali. Sehingga baik Lian Haocun mau pun Lian Huanran sama sekali tidak bisa memperkirakan di mana keberadaan kucing-kucing emas itu.
Lian Haocun mengernyitkan keningnya kesal, karena ia merasa agak tidak berdaya menghadapi kucing emas. Tiba-tiba serangan kristal es dan tebasan air secara bersamaan menyerang Lian Haocun dari dua sisi berlawanan! Lian Haocun dengan sangat gesit menghindar, sementara kedua serangan yang bertemu itu membentuk es di udara, yang terlihat sangat aneh.
Lian Haocun segera menyelimuti tubuhnya dengan Qi Spiritual dan elemen api untuk berjaga-jaga dari serangan. Lalu Lian Haocun menajamkan indra pendengarannya dan bergegas ke arah Lian Huanran, yang sepertinya diserang oleh kucing emas No. 3.
Lian Huanran memang diserang oleh kucing emas No. 3, tapi tentu ia tidak diam saja, Lian Huanran menumbuhkan berbagai akar tanaman untuk mengikat kucing emas No. 3! Tetapi sayangnya, tidak ada satu pun akar tanaman yang berhasil mengikatnya, paling banyak pun hanya menggores kucing emas tersebut. Saat itu, kebetulan Lian Haocun datang.
Lian Haocun kembali meliarkan elemen api di dalam tubuhnya, meski tidak berefek banyak untuk kedua kucing emas lainnya, namun kucing emas No. 3 membangkitkan elemen kegelapan. Kucing emas No. 3 menghilang sesaat, sebelum tiba-tiba kembali menyerang Lian Huanran! Sepertinya kucing emas No. 1 membuat perisai es di sekitar tubuh kucing emas No. 3.
Lian Haocun memperkirakan serangan dari kucing emas No. 3 dan menangkis serangan-serangan darinya berulang kali. Sementara kedua kucing emas lainnya menghilang entah kemana. Meski Lian Haocun cukup curiga, Lian Haocun tetap memprioritaskan untuk melindungi Lian Huanran.
Sedangkan Lian Huanran memperkirakan keberadaan kedua kucing emas lainnya yang sekarang menghilang tanpa jejak di dalam kegelapan. Tetapi sayangnya, Lian Huanran benar-benar tidak bisa memperkirakannya sama sekali! Ia tidak sesensitif Lian Haocun yang akan bangun jika mendengar satu suara gerakan saja.
Tiba-tiba array berwarna biru seperti es yang terlihat cukup rumit muncul di atas Lian Haocun, Lian Huanran serta kucing emas No. 3. Diperkirakan bahwa itu adalah array gabungan dari kucing emas No. 1 dan No. 2! Pasalnya, kristal-kristal es dan bola-bola air yang sangat banyak melesat ke bawah!
Lian Haocun mengernyitkan keningnya lebih dalam dan refleks melindungi Lian Huanran dengan perisai apinya, Lian Huanran merasa cukup cemas, tetapi Lian Huanran tetap berhasil membuat pelindung dari akar tanamannya dan memperkuat perisai Lian Haocun dengan elemen api miliknya.
Tetapi, tentu, kucing emas No. 3 tidak akan tinggal diam, sementara Lian Haocun sedang memperkirakan keberadaan kucing emas No. 1 dan No. 2, kucing emas No. 3 mencari celah dalam pelindung Lian Huanran dan menyerangnya! Lian Haocun segera menyadari hal tersebut dan berbagai pikiran buruk yang tidak menyenangkan melintasi pikirannya.
Membayangkan adegan kematian Lian Huanran, Lian Haocun sontak merasakan ketidakberdayaan dan kemarahan memenuhi hatinya. Saat itu, seketika indra penglihatan Lian Haocun yang gelap total sebelumnya, berubah menjadi penuh warna! Masih terdapat matahari sore yang menyinari Hutan Mofa.
Meski penglihatan Lian Huanran gelap gulita, Lian Huanran bisa mengetahui bahwa Kakaknya membeku di tempat. Seketika, Lian Huanran merasa cemas dan khawatir kepada Kakaknya, meski sebenarnya situasinya lebih berbahaya dari pada Kakaknya.