Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 93



Bab 93


Semua anggota keluarga telah datang kerumah sakit menunggu dokter bambam memeriksa stella, kecuali bunga. Wanita itu sedang pergi ke slendia baru memberi bantuan pada anak-anak yang membutuhkan dan kepada anak-anak yang punya penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Bunga langsung pulang keindonesia mendengar kabar buruk tentang putrinya, sekarang apalagi cobaan yang Tuhan berikan untuk putrinya, kenapa cobaan selalu menimpa putrinya?


Velle, dia sekarang sedang mengoperasi pasien kecelakaan. Velle tidak tenang selama ia belum mendengar kabar adiknya baik-baik saja. Namun, ia bersikap perfesonal dalam bekerja karena satu langkah ia salah maka itu akan membahayakan pasiennya.


Day dan june mereka tidak mengetahui kalau stella masuk rumah sakit karena ia ikut dengan ayahnya kejepang, hanya nadia yang tau dan dia tidak mengabari day. Kalau nadia mengabari day waktu day dan june berdua tidak akan ada. Apalagi june sekarang lagi tahap mengenal keluarga mantan suaminya. Day, pasti datang tidak mungkin tidak oleh karena itu nadia tidak mengabari day.


Sinta dan rama tidak bisa datang karena masalah kesehatan yang dialami oleh rama, mereka hanya bisa mendoakan kesembuhan untuk stella.


Bram, pria itu bahkan meninggalkan rapat pentingnya demi putrinya.


Jadilah, Maria, Bram, Nadia dan Alvaro yang berada dirumah sakit,


Sudah kurang lebih satu jam tapi dokter bambam belum juga keluar dari memeriksa stella, itu membuat alvaro ingin mati rasanya.


Velle sudah selesai mengoperasi pasiennya dan dia langsung ketempat stella,


“dokter bambam belum keluar?” tanya velle membuat alvaro menggelengkan kepalanya lemah, velle menghela nafas lalu duduk disebelah ayahnya.


Tak lama kemudian dokter bambam keluar dari ruang IGD bersamaan dengan stella yang langsung dibawa kekamar inap.


“bagaimana dengan stella dok? Apa ada yang salah pada putri kami setelah kecelakaan dok?” tanya maria membuat bambam menggelengkan kepalanya, keadaan stella sudah bertambah parah sekarang dan sudah waktu nya keluarga stella mengetahui semuanya. Ditambah lagi kandungan stella sehingga mengakibatkan stella tidak bisa mengomsumsi obatnya.


“bisa ikut dengan saya?” tanya bambam membuat lima orang itu langsung menganggukan kepalaa mereka.


Karena kursi hanya ada dua jadilah, velle, bram, dan juga alvaro berdiri dibelakang maria dan juga nadia.


“untung saja stella cepat dibawa kerumah sakit, kalau tidak stella tidak bisa diselamatkan” jelas bambam membuat semua nya bernafas lega,


“sebenarnya apa yang terjadi dok? Apa ini ada hubungannya dengan kecelakaan kemarin?” tanya maria membuat bambam menggelengkan kepalanya.


“lalu kenapa?” tanya bram membuat nadia khawtir sekarang, jangan-jangan keadaan stella bertambah buruk saja.


“stella mengidap Meningioma dan itu sudah dari 4 tahun yang lalu” jelas membuat semuanya mengerutkan kening kecuali nadia karena ia sudah tau dan juga velle, tentu saja velle mengetahui penyakit macam apa yang telah menimpa adiknya.


“tidak mungkin dokter pasti bohong, stella kami tidak mungkin terkena penyakit mengerikan itu. Selama ini stella kami baik-baik saja” ujar velle sudah menangis, jantung alvaro berhenti berdetak lalu dengan amarah yang dipuncak alvaro langsung menghampiri bambam dan manarik kera jas dokter bambam,


“katakan yang jelas paman, apa yang dikatakan velle tidak benarkan?”


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian 💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.


To be continue.....