Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 21



Bab 21


“omong kosong macam apa ini! varo tunangan yang amat aku cintai sedang bercanda ria dengan wanita lain, KAU MENIKAH DENGAN WANITA LAIN ALVARO! KAU ANGGAP APA AKU SELAMA INI! CINTA? Lupakan saja, kita selesai sampai disini” teriak clara


frustasi,tidak ada clara si artis terkenal yang anggun sekarang ada nya clara sebagai tunangan alvaro.


“sayang dengar kan aku terlebih dahulu” ujar alvaro mencoba menjelaskan namun dengan cepat menggelengkan kepalanya.


“APA! APA YANG HARUS AKU KATAKAN!” teriak clara, air mata yang semula akan kering kembali menetes lagi.


“ini bukan pernikan seperti yang kau bayangkan, aku menikahinya karena aku akan meninggalkannya sama hal yang dilakukan bram yang meninggalkan mami demi jalang itu! Sayang mengertilah cintaku hanya untukmu, setelah semua berjalan seperti rencanaku maka aku akan melepaskannya seperti sampah. Sayang aku mohon maafkan aku, aku janji ini akan cepat berlalu.”


Clara menghela nafas, ia harus memaafkan alvaro segera kalau ia mengeluarkan semua emosinya ia takut alvaro tidak akan melunak pada nya. Masalah wanita itu ia hanya perlu mengawasi saja, jika ada hal yang melewati batas maka siap-siap akan berurusan dengan nya.


“sayang, kau memaafkan aku. Percaya lah sayang aku hanya mencintaimu tidak ada orang lain”


Clara memeluk alvaro, ia tidak mau ambil resiko kehilangan alvaro.


“aku memaafkanmu, hati memang terluka tapi aku begitu mencintaimu. Jangan pernah tinggalkan aku dan berjanji lah kau akan membuangnya”


“aku janji sayang”


Alvaro dan clara tidak menyadari kalau dari tadi stella telah mendengar semuanya,


Stella merasakan sesak didadanya, ia bisa menerima kalau nantinya alvaro akan meninggalkannya dan membuangnya bak sampah, tapi ia tidak bisa menerima ketika alvaro mengatakan ibunya jalang, orang tuanya memang membedakan anatara dirinya dan juga velle. Bunga, wanita itu memang terlihat jahat namun stella tau kalau bunga juga sayang padanya. Hanya saja bunga tidak tau bagaimana cara bersikap, bundanya itu selalu mengklaim bahwa bundanya jahat tapi stella tidak begitu. Wanita itu bundanya, dia yang mengurus stella dari kecil, bundanya yang mengurusnya ketika dia sakit, bahkan ketika taman kanak-kanak ia terjatuh diayunan taman bermain bundanya memarahi semua orang karena mengira ia dikucilkan disekolah. Baginya bunga adalah pusat dunianya, tapi alvaro malah menghina dunia dan itu tidak termaafkan.


Stella bahkan tidak peduli kalau benar ayahnya meninggalkan ibu alvaro demi bundanya, sekarang stella mengerti semua ini hanya permainan dan stella akan bersiap akan berakhirnya permainan ini.


“nyonya, ingin makan malam apa?” tanya diana membuat stella tersadar dari lamunannya.


“apa saja,”


“baik nyonya,”


“sebentar di, siapa wanita itu?”


“dia..dia..”


“jawab saja, aku tidak akan memakanmu”


“tunangan tuan nyonya,”


“baiklah, terima kasih di”


Baiklah sekarang drama yang sesungguhnya akan dimulai, kita lihat siapa yang akan menang. Batin stella.


Setelah makan malam, stella tidur sendiri. Ah, bukan berarti stella menginginkan tidur bersama alvaro. Pria itu tidak pulang dan stella tidak akan bertanya-tanya kemana pria itu pergi. Tentu saja pergi bersama tunangannya, apalagi memangnya.


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.


Tbc