Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 44



Bab 44


“sayang, kau harus tau suami mu ini tidak boleh diangguri” ujar alvaro mendekat lalu mencium stella bertubi-tubi membuat stella tertawa karena geli.


Ting..tong...


“siapa? menganggu saja. DIANA!”


Diana langsung membuka pintu, stella menatap alvaro lalu menggelengkan kepalanya.


“jangan suka berteriak, telinga ku masih sehat” ujarnya membuat alvaro langsung memeluk stella


“maafkan aku sayang”


“hm, lain kali kurangi volume teriakanmu” ujar stella yang langsung dianguki oleh alvaro


“baiklah sayang” jawab alvaro menurut.


“tuan, ada yang ingin bertemu dengan nyonya” ujar diana membuat stella menunjuk dirinya sendiri


“aku?”


“iya nyonya”


Stella mengangguk dan berjalan mengikuti diana, siapa yang ingin bertemu dengannya. Karena alvaro juga penasaran ia menyusul stella dan menyamai langkah mereka.


“kau, kenapa kau datang kesini?” tanya stella ketika mengetahui jika yang datang adalah Day.


“kudengar kau demam, mangkanya aku datang” jawab day memberikan buah pada stella yang langsung diambil alih oleh diana.


“terima kasih, tapi aku sudah baik-baik saja”


“benar? Kau sudah diperiksa dokter kan? obat? Obatmu sudah kau minum?” tanya day beruntun membuat stella memutar bola matanya dengan malas.


“siapa kau?” tanya alvaro membuat stella membelakan matanya, ia lupa mengenalkan day dan alvaro.


“kenalkan ini alvaro dan alvaro dia day, dia sahabatku, abangku, dan boss dikantorku” jawab stella memberitahu.


“sahabat? Omong kosong macam apa itu?”


“dia sudah menikah” ujar stella membuat senyum alvaro terbit,


“duduklah,” ujar alvaro mempersilahkan day duduk


“aku akan segera pergi,”


“bagus lah kalau begitu” ujar alvaro membuatnya mendapat pelototan dari stella.


“aku pulang”


Mengetahui day sudah menikah membuat alvaro bernafas lega, karena ia tidak mau mempunyai saingan yang lebih mengetahui wanitanya dibanding dirinya.


“aku mandi dulu”


“mau aku temani?” tawar alvaro jahil membuat stella langsung membelakan mata.


“dasar mesum” ujar stella langsung berlari menjauh dari alvaro dan seketika itu tawa alvaro pecah ia merasa lucu melihat stella yang berlari menjauh darinya,


Alvaro meminum teh sisa stella yang masih tersisa dan menghidupkan televisi dan mencari chanel berita.


Ting..tong...


Alvaro mengehela nafas, kenapa pria itu balik lagi.


“biar aku saja” ujar alvaro ketika diana akan membukan pintu,


“baik tuan”


“kenapa kau kemb...” kaliamat alvaro melayang diudara ketika melihat clara yang datang bukan pria tadi.


“sayang?” ujar alvaro membuat clara menganggukan kepalanya.


“mana wanita itu?” tanya clara membuat alvaro mengerutkan keningnya.


“lupakan dendam itu, tinggalkan dia, aku sudah muak dengan semua ini” ujar clara lagi membuat alvaro paham sekarang.


“sayang, hei kau mabuk?” tanya alvaro ketika mencium ada bau alkhol


“aku tidak mabuk, sekarang juga kau tinggalkan dia”


Alvaro tidak menanggapi clara ia membawa clara keluar dan mengatarkan wanita itu pulang.


“lepaskan aku, akan ku beri pelajaran wanita itu. Berani sekali merebutmu dariku” alvaro menarik clara masuk kedalam lift.


“lepaskan aku, wanita itu telah merebutmu dari ku”


“tidak ada yang merebut siapa-siapa” ujar alvaro menenangkan clara.


Clara menutup mulutnya, ia diam didalam lift ketika ada yang masuk ingin turun juga, alvaro menghela nafas lega. Semarah apapun clara wanita itu tidak akan marah-marah didepan publik karena imegnya sebagai artis terkenal. Clara bahkan keapartemen alvaro menggunakan penutup wajah.


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author


Tbc...