Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 119



Bab 119


Bambam sudah selesai melakuka operasi, tiga jam mengoperasi bukanlah masalah baginya bahkan ia sering mengopperasi 24 jam bahkan lebih yang membuatnya tidak duduk selama itu. Baginya menjadi dokter bukan lah untuk pekerjaan yang bergengsi tapi menyembuhkan orang-orang yang sakit.


“astaga, kaget aku” ujar bambam ketika masuk kedalam ruangannya ia menemukan bunga yang sedang duduk dikursinya.


“kaget? Memangnya aku setan” ujar bunga lalu berpindah duduk kedepan kursi bambam,


Bambam menggelengkan kepalanya lalu duduk dikursinya, ia mengambil minumnya lalu minum,


“jadi apa yang ingin kau bicarakan?” tanya bambam membuat senyum bunga mengembang,


“kau ingat dengan angel?” tanya bunga membuat bambam berpikir keras,


“siapa?” tanya bambam karena ia tidak mengingatnya,


“astaga kau ini semakin tua saja, angel si kutu buku dari kelas kita yang sangat pintar itu” jelas bunga gemas yang langsung membuat bambam mengingatnya.


“oh, dia. Kenapa memangnya?”


“tadi dia menelponku...”


“memangnya kenapa dia menelponmu, ada urusan apa dia denganmu?” tanya bambam memotong ucapan bunga, bunga cemberut lalu memutar bola matanya dengan malas,


“mangkanya dengarkan aku berbicara bambam, aku belum selesai sudah menyambung dengan kabel lain saja”


“ya maafkan aku, lanjutkan” ujar bambam mempersilahkan bunga kembali berbicara.


“jadi tadi sewaktu dia menelpon ku dia memberi tahu tentang pengobatan herbal untuk kesembuhan stella,” jelas bunga membuat bambam mendekatkan telinganya seolah-olah ia sedang salah mendengar sekarang.


“kau benar sedang tidak salah mendengar, coba kau lihat ini alamat tempat pengobatan herbal itu, pusatnya ada kota kecil dibelanda walaupun baru dibuka resmi 5 tahun belakangan ini tapi banyak yang sembuh dari sana dan aku berharap stella kita juga akan sembuh seperti yang lainnya. Sekarang aku secara pribadi menanyakan padamu apakah stella bisa berpergian sejauh itu?” tanya bunga memberikan ponselnya pada bambam, bambam menganggukan kepalanya walaupun proses penyembuhan nya terhitung lama tapi tidak salah nya jika dicoba.


“aku setuju, sebagai dokternya aku akan ikut kesana untuk memastikan sendiri perkembangan stella disana dan masalah stella yang berpergian jauh itu tidak apa selama dia dalam kondisi stabil” jawab bambam membuat bunga tersenyum,


“terima kasih tapi bam, kau tidak perlu ikut biar aku saja yang memantaunya kau disini dan pasienmu juga disini serta anak dan istrimu juga disini jadi kau jangan ikut dan tinggallah” ujar bunga memberikan bambam pengertian,


“baiklah, tapi kau harus berjanji akan memberi tahuku tentang perkembangan stella” jawab bambam karena benar apa yang dikatakan oleh bunga ia tidak mungkin ikut kebelanda dan meninggalkan banyak pasiennya disini.


“jadi kapan kau akan berangkat?” tanya bambam


“setelah stella sadar, aku akan membawanya kesana” jawab bunga cepat membuat bambam menganggukan kepalanya,


“baguslah kalau begitu, itu pilihan yang tepat”


“aku tau itu, sekarang mari ikut aku untuk menjelaskan semuanya pada semua orang” ajak bunga bangkit dari duduknya, bambam yang sebenarnya masih ingin duduk barang sejenak saja bangkit dari duduknya dan mengikuti bunga,


Bunga dapat bernafas dengan bebas sekarang karena putrinya akan segera sembuh, dan akan hidup lebih lama darinya.


Sama dengan bunga, bambam juga tersenyum bahagia karena pengobatan herbal untuk stella ditemukan.


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian 💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.


To be continue.....