
Bab 78
Seminggu berlalu dan sekarang stella telah diboleh kan pulang, stella sangat senang ketika dokter memperbolehkan dia pulang.
Bunga dan bram membantu membawa barang-barang stella kedalam mobil maria, hari ini maria ingin memperkenalkan stella dengan keluarga besarnya. Bunga sedih? Tidak, karena maria adalah ibu stella juga, ia tidak mau sifat ibunya turun padanya. Bunga juga ingin bahagia, stella bahagia dan yang lainnya bahagia.
“bun, yah, kak, aku pamit” pamit stella mencium pipi ketiganya bergantian, bunga menganggukan kepalanya,
“hubungi bunda kalau sudah sampai”
“iya bun,” jawab stella
“bun, yah, vell kami pamit” ujar alvaro membuat ketiganya menganggukan kepala mereka,
“jaga adiku dengan baik, kalau tidak mati kau ditanganku” ancam velle mengangkat tinjunya membuat stella terkekeh,
“kau tenang saja,” jawab alvaro serius
Stella dan alvaro masuk kedalam mobil karena maria sudah menunggu mereka, bunga tidak memaksa maria untuk menyapanya. Karena disini memang salahnya, kesalahan besarnya.
“bun, yah, velle juga harus masuk lagi karena hari ini ada banyak pasien” pamit velle membuat bunga tersenyum dan menganggukan kepala.
“jangan lupa makan siang sayang” ujar bram membuat velle mengangkat jempol kanannya,
Tinggal lah mereka berdua yang sedang menunggu supir, tidak ada pembicaraan diantara keduanya bahkan sampai supir mereka datang, didalam mobil pun sama. Mereka sibuk dengan pemikiran masing-masing.
Alvaro membawa pakaian istrinya masuk kedalam rumah keluarga utomo, maria berjalan sambil menggandeng stella. Seisi rumah telah menyambut kepulangan stella, semuanya telah tau kalau stella adalah anggota keluarga utomo,
Karena kabar kebenaran itu langsung terdengar dari nathan yang kebetulan ada dilokasi saat semua nya terungkap. Maria menunjuk nathan dan ditanggapi senyuman dari nathan.
“cucuku, selamat datang manis” ujarnya menangis, semua pasti tidak ada yang percaya kalau ada keajaiban yang terjadi sehingga cucu keluarga utomo kembali bernafas.
“selamat datang cucu kami” ujar rama bergantian memeluk stella, sella dan bima yang melihat itu mereka saling berpelukan. Tidak percaya sudah lama berlalu dan sekarang mereka bisa melihat senyum bahagia dari wajah kakak mereka, maria.
“selamat datang, aunty senang kau adalah bagian dari utomo sayang” ujar sella memeluk stella,
“welcome, sepupu” ujar nathan ingin memeluk stella tapi dicegah oleh alvaro, seisi ruangan tertawa akan tingkah lucu alvaro.
Maria senang karena stella putrinya dapat diterima dengan tangan terbuka, ia bahagia sekali.
“kita akan melakukan repsesi untuk pernikahan cucu kita, hari kebahagian seharusnya harus terus berjalan, bima kau undung semua pegawai serta staff biasa diseluruh cabang kantor, alvaro dan danni yang bertanggung jawab mengundang keluarga dan orang-orang terdekat” ujar rama membuat maria mengangguk setuju,
“siap pa,”
“siap laksanakan kek”
“terima kasih pa” ujarnya memeluk rama, rama memeluk putrinya sayang,
“tidak perlu berterima kasih sayang, kerena itu memang seharusnya terjadi. Kita harus menyambut putri utomo dengan gembira” ujar rama lalu menghapus air matanya yang tiba-tiba saja jatuh, ia harus bersikap cool.
Alvaro memeluk stella, sungguh ia berterima kasih karena telah bertemu dengan maria dan juga stella istrinya. Hidupnya beruntung karena bertemu dengan kedua wanita yang amat ia cintai itu.
Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚
Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.
To be continue.....