
Bab 85
“hai, apa kabar?” ujar clara menyapa stella dan alvaro, stella menganggukan kepalanya. ia sudah tau ini, stella hanya pemeran peganti ketika pemeran utamanya pergi. Stella juga sudah menyiapkan hati jika alvaro memilih clara dari pada dirinya. Sedangkan alvaro sekarang membeku, senyum yang semula mengembang diwajahnya hilang begitu saja. Ia tidak menyangka jika clara akan secepat ini kembali.
‘kenapa kau kembali’
“aku permisi” ujar stella ingin pergi tapi dicegah oleh clara,
“tinggallah disini, aku ingin membicarakan prihal penting pada kalian berdua” ujar clara membuat alvaro tidak bisa berkutik,
Stella menganggukan kepalanya, ia duduk diatara alvaro dan juga clara.
“maafkan aku” ujar clara membuat kening alvaro berkerut,
“maaf untuk apa?” tanya alvaro membuat clara tersadar lalu mengeluarkan sesuatu dari tasnya,
“ini” ujar nya menyerahkan kartu undangan pernikahan clara dengan sakti, bukan rekan sesama artis tapi seorang pengusaha.
Stella dan alvaro menatap tidak percaya apa yang tertera dikartu undangan,
“bagaimana dengan karirmu?” tanya alvaro, setau alvaro clara sangat mencintai karir yang telah capai itu.
“kami sudah membicarakan soal ini dan aku akan hiatus dari dunia hiburan” jawab clara membuat alvaro tidak percaya apa yang ia dengar.
“kau sangat mencintai karirmu, lalu..”
“karena aku ingin mengabdikan hidupku untuk sakti yang mau mencintai aku dengan tulus” jawab clara menyakin kan.
“aku tidak mau menjadi orang ketiga diantara pernikahan kalian, aku turut mendoakan kalian agar hidup bahagis. Mari lupakan semuanya dan mulai hidup baru, dan jangan lupa datang kepernikahan ku nanti” ujar clara berdiri membuat stella dan alvaro ikut berdiri, alvaro tidak tau harus mengatakan apa sekarang.
“aku permisi” pamit clara sambil mengambangkan senyumnya, stella mengejar clara dan langsung memeluk wanita itu.
“semoga kau bahagia, aku akan selalu mendoakanmu” ujar stella tulus membuat clara menganggukan kepalanya,
“kau juga, cepat-cepatlah dapat momongan. Maka aku akan menjadi aunty” canda clara membuat stella tersenyum
“teman?” ujar stella membuat clara menggelengkan kepalanya,
“sahabat” katanya membuat stella mengembangkan senyumnya
“sahabat,”
“aku permisi, calon suamiku sudah menunggu dibawa” pamit clara
“terima kasih stel, jangan lupa untuk datang kepernikahanku” ujar clara sambil menunjuk alvaro dan stella bergantian
“akan aku pastikan datang”
“bagus, bye”
“bye”
Alvaro kembali melihat kartu undangan yang dibawa oleh clara tadi, alvaro mengenal sakti pengusaha pertamina yang sukses. Clara tidak salah memilih pria, dari yang alvaro ketahui sakti adalah pria yang bertanggung jawab dan alvaro dapat menyimpulkan kalau sakti adalah orang baik.
“sayang kemari” ujar alvaro membawa stella duduk disebelahnya,
“kau kenal pria ini?” tanya stella membuat alvaro menganggukan kepalnya,
“hm, dia pria baik dan yang penting dia kaya”
“ish, mari berdoa yang terbaik untuk clara” ujar stella menutup matanya, ia dengan tulus mendoakan kebahagia untuk clara.
“lapar” ujar stella membuat alvaro menatap stella tidak percaya,
“lapar?”
Stella menganggukan kepalanya lucu, membuat alvaro langsung membawa stella kedapur.
“kau mau makan apa sayang?” tanya alvaro dengan percaya diri,
“apa yang bisa kau masak saja sayang” jawab stella antusias
“itu lah sayang, masalahnya hanya satu suamimu yang tampan ini tidak bisa memasak, selain dari itu suamimu ini bisa segala hal. Tapi diana bisa, ayo katakan padanya apa yang kau inginkan” ujar alvaro membuat stella memutar bola matanya dengan malas.
“alasan saja, biar aku saja di yang memasak” ujar stella membuat alvaro mengkode diana untuk pergi dari dapur.
“saya permisi nyonya tuan”
“yayaya, pergilah” jawab alvaro cepat
Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚
Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.
To be continue.....