
Bab 146
Hari ini Alvaro kembali bekerja seperti biasanya, pekerjaannya dua kali lipat karena menghendle pekerjaan Nathan yang belum juga pulang dari liburan.
Rachel disekolah hanya berdua saja dengan Sean, Rachel sangat merindukan sepupunya itu yang lusa baru pulang dari liburan.
Stella menyiapkan makan siang untuk Alvaro dan juga untuk putrinya Rachel, Stella berencana hari ini ingin kekantor Alvaro sambil mengantar makan siang setelah menjemput Rachel dari sekolah tidak lupa Stella juga membuat makan siang untuk Sean. Anak June dan Day itu pasti ingin ikut dengan Rachel nantinya.
Stella sudah sampai didepan tk Rachel dan Sean hanya tinggal menunggu kedua anak itu keluar dari kelasnya. June juga menunggu Sean, tapi walaupun June datang percaya lah pada Stella jika nanti Sean akan ikut pulang bersamanya.
“seharusnya kau tidak menjemput June,” ujar Stella membuat June menganggukan kepalanya
“seharusnya iya Stel, aku tidak tahu kalau kau menjemput. Hari ini kan jadwalnya aku yang menjemput anak-anak” jawab June membuat Stella tersenyum tidak enak pada June.
“maaf karena tidak memberi tahumu terlebih dahulu” ujar Stella membuat June menganggukan kepalanya.
“tidak apa Stel, sudah terlanjur juga haha”
“mama!” teriak Rachel sambil berlari membuat Stella was-was karena putrinya itu kebiasaan sekali berlari ketika pulang sekolah.
“jangan berlari, astaga Achel” ujar Stella ketika Rachel hampir terjatuh.
“ga jatuh ma, hehe”
“sekarang tidak, beso-besok”
“iya janji ma, besok ga lari lagi. Eh tapi ga janji deng mam” ujar Rachel membuat Stella memutar bola matanya.
“bun, Sean pulang sama Achel ya” pamit Sean membuat June menganggukan kepalanya.
“June, kami duluan. Kami akan pulang sedikit lebih lama karena mampir kekantor Al” ujar Stella
“iya Stel, kalian hati-hati”
“bye bunda”
“bye aunty”
Karyaan dan staf membungkuk kan diri sambil menyapa Stella, Stella tersenyum menyamput sapaan para staf yang berpas-pasan dengan nya.
“mama, cepatan. Mama lama ih” ujar Rachel berhenti karena mamanya berjalan sangat lama.
“iya sayang, sabar” jawab Stella sambil menggelengkan kepalanya.
“papa!"
“uncle!”
Teriak Sean dan Rachel secara bersamaan, Alvaro yang sedang fokus dengan berkasnya langsung mendongak lalu tersenyum menyambut putrinya dan temannya.
“mama mana sayang?”
“dibelakang, pa” jawab Rachel lalu berlajan kesofa diikuti oleh Sean. Itulah Sean kemana Rachel disana dia berada.
“makan siang” ujar Stella sambil mengangkat kotak bekalnya membuat Alvaro tersenyum pada Stella.
Stella menyiapkan makan siang diatas meja dan mengambil minum, sementara itu suami dan anak-anak sudah makan lebih dulu. Stella hanya menggelengkan kepalanya, lalu ikut makan bersama mereka.
Tok..tok
“pak berkas...oh maaf nanti saya akan masuk setelah makan siang” ujar wanita yang baru saja masuk kedalam ruangan Alvaro.
“sekretaris pengganti ma, si Rangga lagi cuti dua hari” ujar Alvaro menjelaskan tidak mau Stella berpikir yang bermacam-macam.
“iya” ujar Stella paham, Alvaro suaminya ini ternyata tidak mau membuat nya cemburu lagi seperti tempo hari. Tanpa Alvaro jelaskan pun Stella akan paham jika itu sekretaris pengganti karena tidak mungkin Rangga meninggalkan pekerjaannya.
Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian(
Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.
To be continue.....