
Bab 51
Alvaro sudah berangkat kerja duluan, sedangkan stella belum karena memang hari ini masuk kerja jam 10 nanti. Stella mendapat pekerjaan keringanan hari ini karena telah membuat kerja sama dengan klien berjalan dengan lancar.
Stella memegangi kepalanya yang terasa pusing, dengan pandangan yang buram stella mencari obatnya didalam tasnya. Setelah obat ia dapatkan stella langsung meminumnya.
Stella menidurkan dirinya, membiarkan nya beristirahat sebentar agar kepala nya tidak terlalu pusing lagi.
Drt...drt...
Stella mengambil ponselnya lalu menjawab panggilan dari alvaro,
“hm, kenapa?” tanya stella
“sayang, kau masih dirumah?”
“iya, kenapa? Ada yang tinggal?”
“sayang, bisa tolong bawakan aku berkas warna biru dimeja kerjaku” ujar alvaro meminta tolong
“sebentar aku cari dulu”
“iya sayang”
Stella tidak mematikan ponselnya ia masuk kedalam ruang kerja alvaro dan mencari berkas yang dimaksud dengan suaminya.
“ketemu, seperti yang ini. coba kita lihat isinya tentang..........”
“iya sayang benar, tolong antarkan ya sayang. Minta supir untuk mengantarmu kesini”
“iya, kau tunggu disana”
Stella bersiap-siap mengganti pakaiannya dan membawa berkas yang dibutuhkan alvaro. Sebelum pergi stella menghabiskan susunya karena lidahnya sekarang terasa sangat pahit.
“pak, tolong antarkan aku kekantor alvaro” ujar stella membuat supirnya menganggukan kepala, stella memang membutuhkan supir karena ia tidak tau dimana letak kantor alvaro.
Stella sampai didepan gedung kantor alvaro, kantor alvaro dua kali lipat besarnya daripada kantornya. Wajar saja, karena perusahaan alvaro menaungi artis dan model papan atas.
Stella menelpon alvaro karena ia tidak berani masuk kedalam kantor alvaro, jelas saja lihat lah dirinya sekarang hanya memakai celana pendek dan kaos biasa. Mana bisa ia masuk kedalam dengan tampilan seperti ini sedangkan didalam banyak artis dan model yang dandanannya luar biasa itu.
“hallo sayang, aku sudah didepan kantormu”
“baiklah” stella menganggukan kepalanya lalu mematikan telpon.
Stella menarik nafas dalam-dalam lalu lalu mengeluarkannnya dengan perlahan, tahu begini ia bisa memilih pakaian yang lebih baik untuk masuk kedalam kantor alvaro.
Sangat mudah untuk menjadi pusat perhatian, seperti sekarang stella sudah menjadi pusat perhatian orang-orang didalam gedung. Stella menulikan telinganya dan terus berjalan masuk kedalam lift. Stella menekan tombol 45.
Stella menghampiri meja sekretaris alvaro lalu tersenyum
“saya stella ingin mengantarkan berkas” ujar stella membuat sekretaris alvaro langsung menunjukan ruangan alvaro.
“silahkan masuk kedalam ruangan pak alvaro bu, pak alvaro sudah menunggu”
Stella menganggukan kepalanya lalu masuk kedalam ruangan alvaro,
“sayang, sudah sampai” ujar alvaro tersenyum dan menghampiri stella dan mencium kening stella
“hm, ini berkasmu” jawab stella
“terima kasih sayang, kau tunggu disini nanti akan aku antar pulang”
“tidak perlu, aku mempunyai supir lagian kau juga harus bekerja”
“tapi...”
“tidak ada tapi-tapian, aku pulang ya” ujar stella memotong ucapan alvaro, stella mencium gemas alvaro membuat alvaro terkekeh, kalau bukan sebentar lagi ia akan ada rapat dengan klien alvaro tidak akan membiarkan stella pergi secepat ini.
“aku pulang”
“hm, hati-hati sayang”
“iya”
Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚
Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.
To be continue.....