
Bab 111
Sementara maria dan bunga berbaikan, stella dan alvaro ditaman sekarang. Stella mencoba berjalan tanpa alas kaki dan alvaro yang mengawasinya.
Alvaro sangat tidak mau melihat stella berjalan tanpa dibantu seperti ini, kaki istrinya selama hamil ini bengkak-bengkak besar. Mangkanya sekarang ekstra mengawasi stella,
“sayang hati-hati” ujar alvaro cemas ketika stella hampir terjatuh, alvaro menghampiri stella lalu memapah stella untuk duduk dikursi taman.
Alvaro berjongkok dihadapan stella lalu dengan pelan ia memijit kaki istrinya, ia merasa menyesal karena tidak bisa membantu istrinya, lihat lah sekarang kaki istrinya bengkak dan sering merasakan sakit karena penyakitnya.
“bagaimana sudah enakan?” tanya alvaro membuat stella menganggukan kepalanya,
“sayang tolong bantu aku berdiri, aku ingin berjalan-jelan pelan lagi” ujar stella membuatnya mendapatkan pelototan tajam dari alvaro, stella tidak mau kalah ia membalas alvaro dengan pelototan juga membuat alvaro menganggukan kepalanya dan membantu stella berdiri.
“sayang?” tanya alvaro membuat stella mengembangkan senyumnya, alvaro tidak bisa berkata-kata lagi selain memperhatikan stella yang sudah berjalan tanpa alas kaki.
Alvaro gemas sendiri, ia berjalan dibelakang stelal karena ia tidak mau ambil resiko stella jatuh.
“terima kasih” ujar stella ketika ia hampir jatuh dan alvaro dengan cekatan membantunya, banyak orang yang datang ketaman menatap alvaro kagum, selain tampan alvaro juga mencintai istrinya. Orang awam saja beranggapan seperti itu jadi sudah jelas kalau cinta yang diberikan alvaro adalah cinta nyata tanpa sandiwara didalamnya.
Alvaro kembali membawa stella duduk karena nampaknya stella sangat lelah, alvaro sangat tahu istrinya itu jangankan untuk berlari jogging atau marathon jalan santai seperti ini saja wanita tidak akan sanggup. Tapi karena calon anak mereka stella mau melakukan semuanya, stella bahkan tidak suka susu coklat tapi stella minum demi anak mereka.
Stella menganggukan kepalanya dan mengatur nafasnya,
Alvaro membantu stella berdiri dan menggandeng stella menuju mobil,
Sesampainya dirumah stella menemukan mami dan bundanya sedang menonton televisi bersama, stella tersenyum ketika melihat itu. Itu artinya mami dan bundaya sudah berbaikan, stella lega akan itu jadi sekarang bunda dan maminya tidak akan canggung lagi ketika mereka bertemu. Stella masuk kekamarnya ia harus mandi setellah itu baru ia akan menemui bunda dan maminya.
Setelah mengantar stella pulang alvaro pergi kegereja untuk berdoa kepada Tuhan, ini adalah kebiasaan baru alvaro mengunjungi tempat ibadah setiap minggu. Alvaro dulu tidak percaya adanya Tuhan tapi ketika satu kali doanya terijabah oleh Tuhan, alvaro jadi orang yang religi sekarang. Itu semua karena stella, jika tidak mungkin alvaro tidak mengenal Tuhan selama hidupnya.
Setelah dari tempat ibadah alvaro membawakan makanan yang ia beli untuk anak panti, alvaro juga membutuhkan doa-doa anak yang tulus untuk kesembuhan istrinya. Karena selain kita berusahan kita harus berdoa, dan biasanya doa anak kecil yang tidak berdosa akan dikabul ka oleh Tuhan dan alvaro percaya itu.
Alvaro tidak langsung pulang, ia juga menyumbangkan sebagaian uanganya untuk panti. Setidaknya sekarang ada 12 panti yang ia beri sumbangan dan alvaro akan terus mencari panti dan meminta doa tulus dari setiap mereka.
Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian 💚
Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.
To be continue.....