
Bab 79
Seminggu berlalu....
Stella tampak cantik dengan gaun indahnya, hari ini adalah repsesi pernikahannya dengan alvaro yang diadakan secara besar-besaran oleh keluarga utomo.
Seperti yang dikatakan rama, semua orang harus melihat cucu nya kembali dan mengadakan repsesi besar-besaran. Kediaman utomo yang besar dan luas mampu menampung seperempat ibu kota.
Stella dapat melihat wajah-wajah bahagia atas dirinya, dan stella bersyukur karena itu.
Orang-orang bergantian memberikan mereka selamat dari kakek ***** nya hingga pegawai kantor.
“selamat pagi menjelang siang semuanya, sama rama utomo mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan karena telah menyempatkan diri hadir disini. Dalam rangka repsesi pernikahan cucu kami dan kembali pulangnya cucu kami, saya berharap pada tamu undangan sekalin untuk memberikan doa yang tulus untuk kebahagian mereka, terima kasih”
Tapuk tangan sangat meriah diberikan pada utomo karena kata sambutannya,
Maria tersenyum bahagia, ia tidak percaya takdir nya akan begini. Maria masih tidak percaya jika putrinya masih hidup, maria bersyukur akan itu.
Sedangkan bunga, ia bahagia dari jauh. Bunga merasa bersalah karena telah membawa stella kerumahnya yang membuat stella menderita. Lihatlah, jika saja bunga memberikan stella pada saat itu pasti hidup stella akan bahagia dari kecil karena keluarga utomo berbanding terbalik dengan keluarganya.
Bunga tertegun karena bram memeluk nya dari samping, satu lagi ia seperti nya harus melepaskan bram karena sudah saatnya bram bahagia dengan wanita yang ia cintai. Sudah cukup bunga mengekang bram dengan pernikahan cinta sepihak ini.
Alvaro tersenyum ketika alunan lagu dansa dinyalakan, ia membungkuk kan badannya dan mengalurkan tangannya didepan stella.
“sayang mau kah kau berdansa dengan ku?” tanya alvaro membuat stella menggelengkan kepalanya.
“why darling?”
“karena aku tidak bisa berdansa” jawab stella membuat alvaro terkekeh
“aku akan mengajarimu sayang, suamimu ini serba bisa dalam apapun jadi kau serahkan saja semuanya padaku” ujar alvaro dengan percaya diri
Awalnya stella selalu memijak kaki alvaro namun karena alvaro mengajarinya dengan amat sangat lembut stella jadi sedikit bisa berdansa mengikuti langkah kaki alvaro.
“kau pandai sekali sayang” ujar alvaro memuji stella lalu mencium gemas bibir stella secara cepat, dan itu saja sudah membuat mereka mendapatkan sorakan beramai-ramai.
“memalukan” ujar stella membuat alvaro menggelengkan kepala,
“tidak sayang, memangnya kenapa? Kita kan sudah menikah”
Stella memutar bola matanya membuat alvaro sangat gemas dengan wanitanya ini.
“tapi tidak ditempat umum juga sayang” ujar stella mengalungkan tangannya dileher alvaro, alvaro terkekeh dan menikmati dansa mereka.
Velle dan nathan mengamatinya dari jauh, didalam hati velle bersyukur adiknya sekarang benar-benar menemukan kebahagian.
June, dia merasa kagum pada stella karena dia adalah stella, bukan karena apapun.
Setelah selesai berdansa stella dan alvaro kembali duduk, alvaro begitu bahagia begitu pun dengan stella.
Maria menghampiri stella dan alvaro, ia bahagia sekali karena mereka berdua.
“semoga kalian bahagia selalu, dan cepat berikan mami cucu. Karena mami tidak sabar sekali ingin menimang cucu” ujar maria membuat stella tersenyum malu tapi tidak dengan alvaro ia langsung menjawab.
“tentu saja mi, mami doakan saja” ujarnya,
Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚
Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.
To be continue.....