Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 60



Bab 60


Velle menghela nafas lega karena ketika stella keluar dari ruang inap bunga, sopi tidak melihat adiknya.


“kau lihat ini, cucuku selalu saja berlebihan. Dia membelikan ku banyak makanan dan berbagai macam jenis obat dan vitamin” adu sopi memperlihatkan obat-obatan yang dibelikan oleh velle.


“itu agar oma selalu sehat” jawab velle sambil tersenyum lebar, sopi membawa velle kedalam pelukannya.


“karena itulah kau selalu menjadi cucu kesayangan oma. Tidak seperti stella itu selalu saja membawa sial dikeluarga kita” ujar nya membuat velle dan bunga saling pandang.


“stella sudah menikah ma, sekarang dia tidak tinggal bersama kita lagi” jawab bunga pelan membuat seulas senyum sopi terbit,


“baguslah kalau begitu, jadinya dia tidak menjadi beban keluarga” ujar sopi membuat bunga mengela nafas.


“dengan siapa dia menikah?” tanya sopi lagi, sebenarnya tidak penting tapi sopi ingin tau siapa pria sial itu yang mau menikah dengan stella.


“alvaro mahendra, oma” jawab velle sambil mengembangkan senyumnya.


“alvaro siapa?” tanya sopi memastikan kalau dia hanya salah dengar saja.


“alvaro mahendra” ulang velle membuat sopi mengepalkan kedua tangannya, siapa yang tidak mengenal alvaro. Sopi yang sudah tua yang bisa dkatakan tinggal mencium bau tanah saja tau siapa alvaro itu. Pria muda yang beruntung sehingga bisa menjadi pemimpin diusia muda.


“kenapa kalian biarkan dia menikah dengan alvaro? Memangnya kau tidak bisa menikah dengannya?” tanya sopi, darah dikepalanya sudah mendidih.


“itu karena velle sudah mempunyai nathan oma,” jawab velle


“tetap saja, wanita itu seharusnya tidak boleh seberuntung itu”


“ma, mari lupakan saja. Toh, stella sudah pergi dari rumah” ujar bunga pelan


“oma, sebaiknya masalah ini kita bahas nanti saja. Karena kondisi bunda lebih penting dari pada itu” ujar velle menenangkan sopi, dengan amat terpaksa sopi menganggukan kepalanya. Bunga mengucapkan terima kasih pada velle lewat isyarat.


Sopi diam dalam duduknya, ia harus memikirkan cara agar wanita itu selalu menderita. Hidupnya tidak tenang melihat stella hidup bahagias. Stella tidak boleh bahagia, sopi pastikan itu.


-


“dari mana sayang?” tanya alvaro ketika stella sudah sampai apartemen, stella mengangkat kepalanya lalu tersenyum.


“dari rumah sakit” jawabnya membuat alvaro langsung menghampiri stella dan mengecek suhu badan stella.


“kau sakit sayang?” tanya nya khawatir.


“bukan aku, tapi bunda” jawab stella membuat alvaro menghela nafas lega.


“lalu bagaimana keadaan bunda?”


“sudah baik-baik saja” jawab stella


Stella sedang tidak mood sekarang, tanpa bicara apapun stella berjalan begitu saja melewati alvaro. Alvaro mengerutkan kening mulusnya, ada apa dengan istrinya? Apa ada masalah dikantor sehingga membuat istrinya jadi badmood?


Walaupun banyak pertanyaan dikepala alvaro, alvaro sama sekali tidak bertanya lebih lanjut pada stella. Alvaro menyusul stella kekamar, senyum nya mengembang ketika melihat stella sudah tertidur. Dengan pelan alvaro melepaskan sepatu yang digunakan stella, lalu mengubah posisi tidur stella agar istrinya nyaman dalam tidurnya. Setalah menyelimuti stella, alvaro pergi keruang kerja nya karena ada pekerjaan yang harus ia selesaikan.


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.


To be continue.....