
Bab 59
Stella langsung izin kerja ketika mengetahui bunga dirawat dirumah sakit karena tipes. velle yang mengiriminya pesan, awalnya stella pikir velle mengirimi nya pesan iseng tapi setelah ia baca benar-benar ternyata bundanya dirawat dirumah sakit.,stella benar-benar khawatir pada bundannya. Bundanya tidak biasa sakit tapi sekali sakit itu akan memakan waktu yang agak lama.
Sementara dirumah sakit, sopi ibu dari maria juga ada dirumah sakit ketika mendengar kabar kalau bunga masuk rumah sakit.
Bunga sama sekali tidak mau sopi ada disini, bukan karena bunga membenci ibunya hanya saja. Sopi sangat membenci stella, bunga tidak mau nanti kalau stella datang sopi masih disini.
‘ya tuhan, semoga stella tidak datang’ doa bunga didalam hatinya,
“oma,” panggil velle membuat sopi menatap cucunya,
“iya sayang,”
“sepertinya bunda ingin beristirahat. Oma pasti lapar, ayo velle antarkan mencari makan” ujar velle mengajak sopi pergi dari sisi bundanya, bukan hal yang harus ditutup-tutupi lagi. Omanya sangat membenci adiknya stella, dan sebentar lagi stella akan tiba dirumah sakit karena ia yang memberi tahu kalau bunda dirawat dirumah sakit. Velle tidak mau melihat adiknya nanti dicaci maki oleh omanya sendiri.
“baiklah, naik pesawat kesini membuat oma sedikit sakit kepala. Ayo kita cari makan sekalian mencari obat”
Velle tersenyum lalu mengajak omanya keluar dari ruangan bunga, bertepatan dengan sampainya stella sampai dirumah sakit. Stella mencari-cari ruangan bundanya dirawat, ia terus melihat ponselnya sambil mengamati sekitarnya.
“bunda?” panggil stella lalu menghampiri bunga yang terbaring lemah dibangsal, stella mau menangis rasanya karena melihat bundanya sakit begini.
“bunda tidak mau kau ada disini, pergilah. Pulang” usir bunga sinis, ia harus menguatkan hatinya karena telah bersikap kasar pada putrinya.
“bunda baik-baik saja, sekarang pulanglah!” usir nya membuat stella menganggukan kepala, melihat bundanya sudah cukup bagi stella. Walaupun stella tau bundanya tidak sedang baik-baik saja tapi stella sudah lega karena telah melihat sendiri kondisi bundanya.
“stella pulang bun”
Bunga tidak menjawab ia menatap langit-langit kamar inapnya, stella tersenyum lalu kemudian pulang.
Setelah stella pergi, bunga menangis tersedu-sedu ia tidak bermaksud begitu pada putrinya tapi keadaan nya membuat bunga bersikap kasar. Stella ikut menangis dengan bunga, ia belum pulang. Stella masih berada dibalik pintu. Ketika stella mendengar bunga menangis hatinya pun ikut menangis. Inilah alasan kenapa stella tidak bisa membenci bunga karena bunga itu menyanyanginya tidak seperti yang orang lain lihat.
Stella menghapus air matanya ketika melihat velle kakaknya menuju keruangan inap bundanya bersama sopi, omanya.
Selama ini sopi tinggal diluar kota sehingga membuat mereka jarang bertemu, bukan jarang memang tidak pernah bertemu untuk waktu yang sangat lama.
Stella segera pergi dari situ karena oma nya sangat membencinya, awalnya stella mengira omanya membenci stella karena stella tidak secerdas velle. Tapi lama kelamaan stella sadar jika omanya memang membenci nya lahir batin. Stella tidak tau kenapa bisa sopi begitu membencinya, apa kesalahan yang ia perbuat sampai sopi sebegitu benci dengannya. Stella tidak tau dan tidak mau tau. Karena kalau stella mengetahui alasan omannya membenci stella bisa-bisa stella tidak bisa terima akan kenyataan yang ada.
Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚
Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.
To be continue.....