
Bab 66
“bagaimana keadaan stella?” tanya maria menghampiri alvaro, bunga yang mengenali suara itu langsung berteriak.
“dia, dia darahnya sama. Tolong selamatkan putriku” mohon bunga pada maria. Maria kaget karena bertemu lagi dengan bunga. Mantan sahabatnya.
“mam, tolong selamatkan stella” mohon alvaro membuat maria dengan ragu menganggukan kepalanya.
Setelah mendonorkan darah nya maria duduk disebelah alvaro, ia sama sekali tidak menyangka dunia ini sempit sekali. Maria akui dunia memang sempit, buktinya ia bisa bertemu kembali dengan cinta pertamanya dengan mantan sahabatnya. Velle tunangan danni adalah anak dari mereka, stella yang baru ia ketahui adalah istri putranya sekarang, dan mereka bertemu dengan takdir tuhan yang seperti ini.
Sedangkan bram menatap dalam maria, wanita yang ia rindukan semalam ini. wanita yang telah mencuri hati nya tanpa mau mengembalikan hatinya kembali. Wanita pertama dan cintanya, maria. Bram ingin mendatangi maria dan memeluknya lalu mengatakan kalau dia sangat merindukan maria.
Bunga, bunga sama sekali tidak bisa menatap maria karena perlakuannya dahulu. Bunga sangat ketakutan sekarang, pertama putrinya sedang berterung hidup dan disisi lain ia takut maria mengambil putrinya. Tidak, bunga tidak mau itu terjadi.
Sementara alvaro, ia tidak peduli dengan suasana sekitarnya yang ia pedulikan sekarang keadaan cintanya, istrinya.
“bagaimana keadaan stella?” tanya nadia pada velle, maria dan day yang baru saja sampai dirumah sakit karena velle yang menghubungi mereka.
“stella masih didelam tante” jawab velle, nadia tidak bisa memendung lagi air matanyanya kenapa putrinya selalu saja menderita. Day langsung memeluk nadia, day juga sedih mengetahui stella kecelakaan ia bahkan meningglkan june sendiri dirumah karena june masih bedres.
Maria menatap nadia dan day dengan penuh tanda tanya, siapa lagi mereka. Mengapa begitu banyak orang yang begitu peduli dengan stella.
Sopia meminum bir 90 nya merayakan atas sekaratnya seorang stella.
Sementara dirumah sakit, nathan juga datang ketika tadi dia menelpon velle karena merindukan velle. Velle memberi tahu kalau stella kecelakaan. Disinilah nathan sekarang menemani velle. Velle sudah mencerita kan semuanya pada natham kalau dia dan stella bukan saudara kandung. Velle juga menceritakan kalau dirumah stella mendapatkan perlakuan tidak adil karena omanya, velle bahkan harus berpura-pura menjadi kakak yang jahat agar stella tidak disakiti oleh sopia. Velle menceritakan itu karena tidak ada rahasia diantara mereka. Nathan juga menceritakan kalau dulu nathan menyukai stella tapi karena selalu ditolak akhirnya nathan move dan bertemu dengan velle wanitanya, wanita yang nanti akan menjadi ibu dari anak-anaknya.
Sudah 4 jam lebih tapi dokter belum juga keluar dari ruang operasi membuat semua orang yang menyanyangi stella bertambah cemas.
Alvaro bahkan tidak memakan apapun, ia hanya sarapa roti dan kopi dan sudah pukul 5 sore ia perutnya belum juga diisi.
Alvaro bahkan tidak bisa merasakan perutnya yang lapar, tapi maria menyadarinya. Maria pergi kekantin rumah sakit membelikan alvaro roti setidaknya untuk ganjal perut.
Dipikirannya sekarang hanya kesembuhan stella, tidak ada yang dipikiran nya lagi selain itu.
Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚
Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.
To be continue.....