Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 65



Bab 65


Alvaro pulang keapartemen karena diana menelpon kalau maria datang berkunjung, tentu saja alvaro senang karena hadiah ulang tahunnya telah tiba.


“mam” sapa alvaro sambil tersenyum lebar tapi tidak dengan maria ia menatap datar alvaro.


“kenapa tidak bilang kemami?” tanya nya pelan dengan nada kesal, alvaro sangat mengenal maminya. Sekarang ini maria sedang kesal, tapi kesal kenapa?


“apa yang mami maksud?” tanya alvaro bingung


“kenapa kau tidak mengatakan kalau kau......”


Drt...drt.....


Maria menatap alvaro tajam karena mengabaikan nya dan menganggkat telpon, sedangkan alvaro merasa ada yang penting karena velle menghubungi nya karena velle tidak pernah menghubunginya.


“stella dirumah sakit bahagia karena kecelakaan, sekarang dia di IGD sedang dioperasi”


Tut


Panggilan putus begitu saja, jantung alvaro berhenti berdetak seadakan jantungnya lupa bagaimana cara berdetak.


Karena tidak tau apa yang harus alvaro lakukan, ia meletakan tas kerja nya asal dan mencari kunci mobilnya dengan tergesa-gesa.


“apa yang kau cari?” tanya maria jadi khawatir dengan perubahan putranya.


“kunci mobilku mam” jawab alvaro dengan suara bergetar, maria menggelengkan kepalanya tidak percaya pada putranya sendiri.


“kuncimu sudah ditanganmu” ujar maria membuat alvaro sadar dan langsung pergi begitu saja, karena merasa cemas maria mengikuti alvaro.


“kau mau kemana?” tanya maria membuat alvaro menoleh kearah maria.


“biar mami yang membawa mobil” ujar maria membuat alvaro menganggukan kepala, maria mencuri pandang pada putranya yang terdiam sekarang. Dari pandangannya alvaro putranya itu sangat menyanyangi stella. Alvaro bukan tipe orang yang ceroboh, alvaro tipe orang yang teliti dalam hal apapun tapi tadi melihat alvaro tidak mengetahui kunci mobilnya ada ditangannya senidiri membuat maria sadar. Putranya benar-benar mencintai stella, lalu bagaimana dengan clara?


Masalah crala dan hal yang bersangkutan nanti saja dibahas, karena yang penting sekarang ada stella.


Alvaro turun lebih dulu sementara maria mencari lokasi parkir, alvaro mendatangi velle dan keluarga.


“bagaimana keadaan stella?” tanya nya cemas


Velle menatap ruang IGD membuat alvaro mengacak rambutnya frustasi.


“dia masih dioperasi oleh dokter” jawab velle.


Alvaro berdoa menurut kepercayaannya agar stella sadar dan baik-baik saja. Alvaro bukan tipe orang yang riligius tapi ia sangat berharap tuhan mengabulkan doanya.


Tak lama kemudian seorang suster keluar membuat semuanya menghampiri suster itu,


“apakah ada dianggota keluarga yang bergolongan darah B- karena pasien sangat membutuhkan donor darah segera, stok darah dirumah sakit sedang tidak ada ” ujar suster itu membuat keempatnya saling pandang, tidak ada diantara mereka berempat yang golongannya sama dengan stella.


“aku akan mencarikan dirumah sakit lain” ujar velle mengambil ponselnya dan mulai menelpon rekan sesama dokternya.


“bagaimana keadaan stella?” tanya maria menghampiri alvaro, bunga yang mengenali suara itu langsung berteriak.


“dia, dia darahnya sa.a. Tolong selamatkan putriku” mohon bunga pada maria. Maria kaget karena bertemu lagi dengan bunga. Mantan sahabatnya.


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian 💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.


To be continue.....