Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 45



bab 45


clara membuka paksa penutup wajahnya dan membuangnya ke kursi belakang, clara menatap tajam alvaro.


“kau berubah” ujar clara membuat alvaro menggelengkan kepalanya.


“aku tidab berubah sayang” jawab alvaro tersenyum kearah clara.


“kau berubah, kau tidak seperti alvaro yang aku kenal!” teriak clara membuat alvaro jadi gelagapan.


“aku masih sama sayang, aku alvaromu”


“TIDAK KAU BOHONG! KALAU KAU SAMA KAU TIDAK AKAN MENINGGALKAN AKU! KAU AKAN DATANG PADAKU, TAPI KAU TIDAK! KAU SUDAH TERPERANGKAP DENGAN WANITA ITU!”


“tidak sayang, aku tidak pernah meninggalkanmu. Kau tau sendiri kan kalau semua ini hanya sandiwara”


“sandiwara sialan, kau terlalu mendalami peranmu. Aku bahkan tidak bisa membedakan mana yang sandiwara atau memang dari awal tidak ada sandiwara. Kau mencintainya” kata clara yang sudah mulai menangis.


“sandiwara, sayang”


“maka kau harus meninggalkanya, aku harus kembali ketempatku!”


“sayang...”


“TINGGALKAN DIA ATAU AKU AKAN MATI!” ujar clara serius ia mengeluarkan pisau lipat dari tasnya dan menempelkannya kepergelengan tangannya.


“sayang....”


“tinggalkan dia atau kau akan kehilangan aku!”


“CLARA!” teriak alvaro langsung menepikan mobilnya dan merebut pisau dari clara, agak terlambat karena clara sudah melukai dirinya sendiri.


Alvaro memeluk clara setelah memastikan luka clara tidak parah,


Sementara itu clara tersenyum evil, rencananya berhasil. Clara telah menyiapkan rencana B ketika alvaro tidak mau meninggalkan wanita itu.


Bakatnya sebagai artis memang patut diancungi jempol, alvaro bahkan tidak tau kalau dirinya sedang bersandiwara,


“beri aku waktu untuk mengakhiri semuanya” ujar alvaro membuat senyum clara lenyap


“aku beri waktu sebulan, jika kau tidak juga meninggalkannya maka kau akan melihat mayatku” ancam clara, dan ya itu berhasil membuat alvaro menganggukan kepalanya.


Clara memang sengaja memberi waktu yang lama karena ia ada jadwal syuting ke newyork dan menghabiskan banyak wakti, clara berharap nanti setelah ia selesai syuting alvaronya akan kembali padanya dan meninggalkan wanita itu. Clara sungguh tidak sabar menantikan itu.


Alvaro mengantar clara sampai rumah wanita itu, kemudian ia pulang kerumanya. Kepalanya rasa nya mau pecah. Ia tidak ingin clara mati didepannya tapi ia juga tidak mau kehilangan stella. Katakanlah alvaro egois, tapi mau bagaimana lagi alvaro sudah mencintai stella dan tidak mau kehilangan clara.


Sementara dirumah stella telah selesai mandi tapi dia tidak mendapati alvaro, stella juga tidak menanyakannya pada diana karena stella tidak mau tau.


“sekar, tolong buatkan aku susu putih” pinta stella duduk menghidupkan televisi


“baik nyonya”


Stella mencari channel yang menarik hati dan serial sepongebob la yang menarik hatinya. Stella bahkan tidak berhenti tertawa melihat kebodohan yang dilakukan makluk kuning dan pink itu, bahkan tawa stella tambah keras ketika melihat makluk yang tidak memakai celana itu kesal karena ulah mereka berdua.


“nyonya susu putih anda,”


“terima kasih”


Stella mematikan televis, ia capek tertawa karena menonton sepongebob. Stella meminum susunya lalu makan malam sendiri dan meminum obatnya lalu tidur.


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.


Tbc...