Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 50



bab 50


stella duduk ditengah jalan membuat alvaro menghentikan langkah larinya, padahal baru beberapa langkah ia berlari tapi ia sudah merasa lelah. Stella tidak bisa berlari lagi membuat alvaro menggeleng gelengkan kepalanya.


“sayang, ayo semangat” ujar alvaro berjongkok didepan stella, stella menggelengkan kepalanya ia tidak sanggup berlari.


“aku pulang saja” jawab stella berdiri lalu mengibas-ngibas belakangnya, karena ada debu yang menempel disana.


“jangan sayang, kalau kau pulang maka aku akan berlari sendiri” ujar alvaro membuat stella cemberut.


“tapi aku tidak sanggup berlari” ujar stella


“baiklah, sekarang kita berjalan sampai taman lalu kau menunggu ku berlari, bagaimana?” tawar alvaro membuat stella menggelengkan kepalanya.


“kenapa lagi sayang?” tanya alvaro bingung


“berjalan dari sini sampai taman jauh, dan itu melelahkan” jawab stella cemberut, alvaro berjongkok didepan stella.


“kenapa kau seperti ini? beridri lah” ujar stella sambil melihat sekeliling mereka.


“naiklah sayang, aku tidak akan membuatmu kelelahan” ujar alvaro membuat stella tersenyum


Dengan senang hati stella naik keatas punggung alvaro, alvaro menggendong stella hingga taman. Alvaro menurunkan stella dibangku taman,


“kita sampai sayang, kau tunggu disini aku akan mulai berlari” ujar alvaro yang langsung diangguki oleh stella.


Stella mengamati sekitarnya dan dia menemukan gadis kecil yang sedang menangis sendiri tidak jauh darinya, stella menghampiri gadis kecil kecil itu mencoba menenangkannya.


“hai cantik kenapa menangis?” tanya stella dan gadis kecil itu langsung memeluk stella erat.


“mama, mama jangan tinggalin lala..hikss..”


Stella yang bingung pun membalas pelukan gadis kecil yang bernama lala, kenapa bisa anak sekecil ini ditinggal sendiri? Stella bertanya didalam hati sambil melihat sekitar mana tau ada orang tua dari lala.


“cup, cup, jangan menangis lagi oke. Nanti manisnya hilang” bujuk stella membuat lala yang menangis segugukan langsung berhenti.


“sayang, siapa?” tanya alvaro membuat stella menggelengkan kepalanya.


“astaga lala, papa cari dimana-mana ternyata kamu disini” ujar pria langsung membuat stella lega karena lala sudah bertemu dengan orang tuanya.


“papa, ayo kita pulang. Mama sudah kembali” ujar lala polos membuat ketiga orang dewasa itu saling pandang, alvaro menatap tajam ayah lala.


“princcess, dengarin papa. Aunty ini bukan mama lala, mama lala sudah disurga sekarang” ujar pria itu berjongkok sehingga tingginya dan lala seimbang.


“surga jauh papa, teman-teman lala tidak tau dimana surga. Tapi untung tuhan mendengar doa lala, sekarang mama pulang papa” ujar lala polos membuat ia tersenyum kaku pada stella.


“aunty ini bukan mamanya lala, mamanya lalu sudah bersama tuhan sekarang”


“papa jahat..hiks... mama sudah kembali..hiks...lala benci papa...hiks...”


Stella mengambil alih lala lalu menggendong gadis kecil itu, stella membawa lala dalam gendongannya dan menenangkan lala agar berhenti menangis. Kurang lebih 30 menit stella menggendong lala dan gadis kecil itu sudah tertidur. Stella memberikan lala pada ayahnya.


“terima kasih, maafkan atas tingkah putriku. Ibunya belum lama ini meninggal mungkin sekarang lala sedang merindukan ibunya sehingga mengira kau adalah ibunya” ujar pria itu memohon maaf.


Stella menganggukan kepala dan tersenyum, ia mengerti apa yang diirasakan lala.


“ayo pulang sayang” ajak alvaro membuat stella menatap alvaro


“mamangnya sudah selesai?”


“hm, mau aku gendong lagi?”


“tidak sayang, ayo kita pulang”


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author


To be continue.....