
Bab 89
Hoeekkkk..huekkkkk......
Stella memuntah semua yang ia makan semalam, ia sudah muntah sedari subuh tadi dan itu membuat alvaro cemas bukan main.
Stella juga tidak mau diberi obat karena mencium bau obat juga membuat stella kembali muntah. Badan stella tidak demam hanya saja sepertinya stella salah makan sehingga dia muntah-muntah begini.
“minum sayang” ujar alvaro membuat stella meminum susu yang diberikan alvaro,
“terima kasih sayang” ujar stella lemah,
“kau istirahat saja tidak usah bekerja” ujar alvaro membawa stella ketempat tidur, stella menganggukan kepala sepertinya dia memang tidak akan berangkat bekerja karena perutnya tidak bisa diajak kompromi. Stella mengingat-ingat apa yang dia makan semalam sehingga membuatnya mual begini, apa stella tidak sengaja memakan racun. Tapi rasa tidak karena jika ia tidak sengaja memakan racun pasti alvaro juga kan, lalu kenapa?
Stella menatap alvaro yang belum berganti pakaian kantor,
“kenapa sayang?” tanya alvaro lembut,
“kau harus berangkat kerja”ujar stella memegang tangan alvaro,
“nanti saja memikirkan pekerjaan sayang, kau sedang tidak sehat dan lagian pula im a boss tidak masalah bagi suamimu ini tidak masuk kerja satu hari saja” jawab alvaro membuat stella memutar bola matanya dengan malas,
“aku tau kau bossnya sayang, tapi kau harus bekerja. Aku sudah tidak apa-apa istirahat sebentar pasti nanti baikan lagi” ujar stella, alvaro menghela nafas dan menggelengkan kepalanya.
“sayang dengar kan aku.....”
“aku akan menelponmu setelah aku sehat, dan disini banyak orang ada diana, sekar dan yang lainnya. Kau harus bekerja sekarang kalau kau tidak mau bekerja biar aku yang berangkat kekantor” ancam stella membuat dengan amat terpaksa alvaro menggelengkan kepalanya.
“baik lah sayang, aku akan berangkat sekarang” ujar alvaro kemudian lalu mengambil setelan kerjanya.
Tidak sampai 10 menit alvaro sudah rapi dengan setelan kerjanya, stella menggelengkan kepalanya kenapa bisa suaminya bisa setampan ini. astaga,
“terpesona em?” tanya alvaro duduk disisi ranjang membuat stella tersenyum malu,
“tentu saja, kau begitu tampan sayang” jawab stella membuat alvaro terkekeh lalu mencium gemas bibir istrinya,
“iya, kau tenang saja sekarang waktunya kau mencari uang untuk istrimu ini” canda stella
“tentu saja sayang, segala yang dimiliki suami ini adalah milik mu seutuhnya” jawab alvaro serius
“tentu saja begitu” ujar stella mencium pipi alvaro,
“kalau begini terus aku bisa-bisa tidak berangkat kekantor sayang” keluh alvaro membuat stella tertawa,
“maafkan aku, selamat bekerja sayang”
“hm, aku pergi”
“hati-hati”
“diana, segera hubungi aku kalau terjadi sesuatu pada stella” perintah alvaro membuat diana langsung menganggukan kepalanya,
“baik tuan,”
“dan pastikan nanti dia meminum obatnya karena stella sedang tidak sehat sekarang” pesan alvaro lagi sebelum pergi berangkat kerja,
Diana menyiapkan bubur ayam dan obat untuk stella karena pesan tuannya ia harus memastikan stella meminum obatnya karena stella tidak enak badan.
Seperginya alvaro, stella langsung memejamkan matanya. Ia jadi sangat mengantuk sekarang. Stella sangat jarang tidur kembali pagi-pagi begini tapi entah kenapa ia sangat mengantuk.
Diana masuk kekamar stella dan menemukan stella sudah tidur kembali, itu mengurungkan niat diana untuk membangunkan stella karena nyonya nya itu terlihat sangat nyenyak dalam tidurnya.
Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian 💚
Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.
To be continue.....