Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 55



Bab 55


Hari ini stella bekerja karena tanggal merah dikalender, sesuai dengan rencana stella dan maria akan berbelanja bersama. Alvaro mengantar stella kekediamannya. Alvaro sama sekali tidak mengira jika stella dan maria begitu cepat untuk menjadi teman.


Seperti sekarang maria menyambut stella dengan pelukan hangat, alvaro bahkan tidak tau siapa yang anak maria disini. Maria tidak menyambutnya sama sekali melirik pun tidak.


Lihat sekarang maria sudah mengobrol saja dengan stella, karena kesal terhadap kedua wanita itu alvaro pergi mencari kakek dan neneknya.


“selamat pagi kek, nek” sapa alvaro mencium kedua pipi kakek dan neneknya,


“pagi tampan, tumben sekali kau main kemari. Dimana clara?” tanya neneknya membuat alvaro tersenyum kaku,


“mami ingin bertemu dengan temanku nek, mungkin sekarang mereka sudah pergi” jawab alvaro membuat kedua nya menganggukan kepala.


“jadi kau dicueki oleh ibumu mangkanya kau kemari?” tanya kakeknya membuat alvaro langsung menganggukan kepalanya.


“dasar anak nakal” ujar nenek alvaro lalu membawa alvaro kedalam pelukannya.


Stella dan maria sudah berada dimall sekarang, mereka sedang memasuki toko tas.


“bagaimana sayang bagus tidak?” tanya maria membuat stella menggelengkan kepalanya, stella memang buruk dalam segala hal tapi masalah fashion stella sedikit tahu mana yang cocok atau tidak cocok yang mana bagus atau buruk.


“terlihat berlebihan mam” jawab stella menggelengkan kepalanya.


“yang ini?” stella menggelengkan kepalanya membuat maria meletakan tas itu kembali, ia mulai berburu tas yang lain.


“sepertinya kita harus mencari toko yang lain, ayo sayang” ajak maria menggandeng stella.


Mereka memasuki ttoko tas yang lain, dan pandangan stella jatuh pada tas hitam kecil namun tampak elegan.


“kau pandai sekali memilih sayang, ambil ini satu. Dan ya, mari kita cari apa yang cocok untuk mami” ujar maria memuji stella dan mengambil alih tas yang dipilih stella tadi. Stella menggelengkan kepalanya, ia memang tertarik tapi stella tidak ingin membelinya. Stella mengikuti maria dari belakang,


“jangan berjalan dibelakang mami, kemari” ujar maria membaw stella kesebelahnya. Stella tersenyum kaku kemudian menyamai langkah maria.


“yang ini?” stella menggelengkan kepalanya.


“itu?”


“yang kuning?”.


“biru?”


Stella menggelengkan kepalanya membuat maria frustasi,


“kenapa tidak ada yang cocok? Kau tolong carikan yang pas untuk mami” pinta maria membuat stella terkekeh.


Stella mulai mencari apa yang cocok untuk maria ia mengambil tas dongker tidak terlalu besar tidak juga kecil tapi itu cocok untuk maria.


“ini mam” ujar stella memberikan tas yang ia pilih pada maria, mata maria berbinar melihat pilihan stella.


“mami akui, matamu sangat genius”


“otak kali mi yang genius” ujar stella bercanda membuat kedua nya tertawa,


Setelah dari toko sepatu maria dan stella beralih ke toko pakaian. Maria dan stella mencoba banyak pakaian dari toko lalu kedua nya kelaur tanpa membeli. Diluar toko mereka langsung tertawa.


“itu tadi seru sakali, mami lihat penjaga tokonya tadi, mereka sangat lucu” komentar stella masih dengan tawanya.


“benar sayang. Mereka sangat-sangat lucu”


Stella dan maria pergi ketoko dalaman, dan disini juga mereka melakukan hal seru.


Maria dan stella sama-sama menunjukan bra dan meletakannya kedada mereka bak seorang model yang sedang mengiklankan bra dan celana dalam, lalu mereka tertawa hingga orang disekitar mereka menatap stella dan maria geleng-geleng kepala.


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.


To be continue.....