Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 53



bab 53


pulang kerja, alvaro menjemput stella mereka pulang bersama, ditengah jalan stella tertarik dengan pasar malam yang sudah ramai walau pun belum malam.


“mau bermain?” tanya stella membuat kening alvaro berkerut


“itu” tunjuk stella keluar mobil menunjuk pasar malam, alvaro mengangguk mengerti lalu melajukan mobilnya ketempat dimasa stella mau.


Mereka turun dan melihat pasar malam, mulut stella bahkan tidak sadar sudah terbuka. Stella sangat jarang kepasar malam dan kalaupun pergi ia tidak pernah melihat pasar malam pada sore hari.


Alvaro tersenyum menatap stella, lalu menutup mulut stella.


“ditutup sayang, nanti nyamuk masuk” ujar alvaro jahil membuat stella cemberut. Tapi hanya beberapa detik, detik kemudian stella sudah tersenyum lagi. Mereka menyoba berbagai makanan yang ada dipesar malam dari kacang rebus, bakso, sampai gulali.


“ini sangat enak sayang” ujar alvaro membuat stella menganggukan kepalanya.


“jangan bilang kau, maksudku ini kali pertama kau makan gulali?” tebak stella yang langsung dianguki oleh alvaro.


Stella tidak percaya ini, ada orang yang tidak pernah makan gulali dan orang itu adalah suaminya. Alvaro dari kecil tidak pernah keluar main karena setiap waktunya ia habiskan untuk belajar. Tidak, maria tidak melarangnya barmain hanya karena alvaro dari kecil susah berinteraksi dengan banyak orang jadilah waktu yang ia gunakan untuk belajar. Setelah lulus sekolah dasar langsung diajak keluar negri, merek tinggal beberapa tahun disana. Ah, tepatnya maria pulang lebih dulu sementara alvaro tetap tinggal karena studinya yang belum selesai. Alvaro tinggal sendiri diluar sampai lulus kuliah, lain dengan masa kecilnya masa remajanya ia banyak teman itu karena selain tampan alvaro juga anak orang kaya. Mulai saat itu alvaro menyeleksi mana orang yang layak menjadi temannya.


“ayo kita naik itu” ujar stella menarik alvaro, sekarang mereka sedang mengantri tiket untuk masuk wahana.


Semua permainan wahana sudah mereka coba, dan itu mengasikan bagi keduanya.


Stella menatap langit yang sudah mulai menggelap, ia tersenyum hari ini sangat menyenangkan.


Stella menarik tangan alvaro, alvaro pasrah ia mengikuti setiap langkah stella, kemana pun stella membawanya ia akan mengikut.


“ayo pulang” ajak alvaro menggenggam tangan stella, stella menganggukan kepalanya.


-


Alvaro sedang mandi sekarang, tadi stella sengaja mengajak alvaro pulang. Sebenarnya masih banyak yang ia lakukan dipasar malam tapi kondisi badannya tidak mendukung. Untung tadi stella yang mempin alvaro berjalan, jadi alvaro tidak melihatnya mimisan. Ketika menyadari stella mimisan, mangkanya stella meminta pulang.


Stella menelan obatnya, yang semakin hari obatnya semakin pahit saja.


Setelah alvaro mandi, stella mengajak alvaro makan malam. Hari ini tampaknya stella tidak mandi karena air sedang tidak bersahabat dengan nya.


Mereka makan malam,


“sayang kau demam?” tanya alvaro menempelkan tangannya kekening stella, alvaro menghela nafas karena stella nya tidak panas.


“tidak, hanya saja air tidak bersahabat denganku” jawab stella menggelengkan kepalanya.


“kau tenang saja sayang, aku bisa menghangatkan mu malam ini” ujar alvaro berbisik jahil membuat stella tertawa. Alvaro memang sesuatu.


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.


To be continue.....