Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 71



Bab 71


Sudah hampir 6 jam stella ditangani oleh para dokter, akhirnya para dokter keluar pada detik selanjutnya.


Alvaro, maria, dan bunga saja lah yang menghampiri dokter kevin sementara yang lainnya duduk. Karena mereka juga bisa mendengarkan dari duduk mereka. Bukan, bukan karena mereka tidak penasaran atas kondisi stella saat ini, hanya saja mereka membiarkan bunga, maria dan alvaro saja yang layak bertanya bukan berarti mereka tidak.


“bagaimana keadaan putriku, dok?”


“bagaimana keadaan putri saya dok?”


“istri saya baik-baik saja kan dok?”


Tanya mereke serempak membuat dokter kelvin tersenyum menangnggapinya.


“operasi berjalan dengan lancar, nona stella sudah baik-baik saja” jawab dokter kevin membuat semua yang menunggu stella menghela nafas lega dan bersyukur pada tuhan karena mau mendengar doa-doa mereka.


“nona stella sudah bisa dijenguk setelah dipindahkan, tapi hanya satu-satu orang untuk saat ini karena kondisi nona stella belum terlalu stabil sekarang”


“terima kasih dok” ujar alvaro tulus, alvaro paling tidak suka mengucapkan kata terima kasih pada orang lain kecuali orang-orang yang ia sayangi, tapi kali ini ia sangat berterima kasih pada dokter kevin.


Dokter bambam tersenyum pada velle, dan yang dibalas anggukan terima kasih oleh velle. Day dan nadia yang meihat dokter bambam keluar mereka langsung mengikuti dokter bambam.


Maria memegang tangan kanan stella. Tangisnya tumpah, perasaannya tempa hari ketika mereka keluar bersama tidak lah salah. Stella benar putrinya, sekarang maria merasa menyesal karena tidak mengetahui putri masih hidup, maria tidak bisa melihat pertumbuhan stella dari bayi yang beranjak dewasa. Maria tidak tau itu semua.


“maafkan mami sayang, mami bersyukur kamu masih hidup. Mulai sekarang kamu harus tau kalau mami sangat menyanyangimu. Kau dan alvaro harus hidup bahagia” ujarnya sambil menghapus air matanya, maria sudah memberi restu pada keduanya. Awalnya maria ingin menentang keduanya tapi setelah mengetahui stella adalah putrinya ia bersyukur karena alvaro menikah dengan stella. Kalau dipikir-pikir mereka semua terhubung karena alvaro.


“cepatlah bangun sayang, mami menantikanmu” ujar maria mencium kening stella, ia harus keluar karena masih banyak yang mengantri untuk melihat stella.


Orang kedua masuk adalah alvaro, kenapa bukan bunga? Karena bunga tidak mau terhalang waktu untuk bergantian dengan yang lain. Karena jika ia yang terakhir bunga akan lebih leluasa melihat stellanya lebih lama lagi.


Alvaro menatap wanitanya yang sekarang terbaring lemah, ia duduk sambil memegang tangan stella dengan kedua tangannya.


“sayang ini sudah kesekian kalinya kau berhasil membuatku lupa caranya untuk bernafas, kau berhasil sayang. Kau berhasil membuat ku jatuh padamu lebih dalam, jadi tolong jangan terluka lagi sayang. Sadarlah, kau harus mengetahui kalau dunia ini sangat sempit sayang. Kau tau mami maria ternyata mami kandungmu, aku sangat senang mengetahui fakta itu. Sadarlah segera kami semua menantikanmu” ujar alvaro mencium kening, hidung lalu bibir manis itu yang sudah menjadi candunya.


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.


To be continue.....