Scenario Of Love

Scenario Of Love
bab 136



Bab 136


Sepulang dari sekolah stella membawa rachel dan jeamin kerumah bunda, mereka bertiga disambut hangat oleh bunga. Semenjak kedua putrinya menikah rumah nya sekarang terasa sangat sepi. Hanya bunga dan suaminya menghuni rumah besar ini.


“cucu-cucu oma tersayang, kemari berikan oma pelukan” ujar bunga berjongkok sambil merentangkan kedua tangannya. Rachel dan jeamin masuk kedalam pelukan bunga, bunga mencium satu-satu kening kedua cucunya.


“oma, achel mau kue keju buatan oma” pinta rachel membuat bunga tersenyum hangat pada rachel, bunga selalu menyediakan kue keju dirumahnya selain cucunya sangat menyukainya putrinya juga sangat suka pada kue keju.


“minta dengan bik ina dibelakang ya, ada banyak kue kusukaan kalian disana” ujar bunga membuat rachel memekik kegirangan, tapi tidak dengan jeamin, anak itu menutup telinganya karena suara nyaring rachel.


“jea, ayo kita makan kue keju” ajak rachel membuat jeamin menggelengkan kepalanya.


“ga” jawab jeamin berjalan duduk lalu duduk disofa,


“jea, ayo. Achel mau kue keju, achel ngiler nih”


“oma tidak membuat kue keju saja, ada banyak rasa kue yang oma buat” ujar bunga tetap membuat jeamin menggelengkan kepalanya. bunga tau jeamin tidak menyukai kue keju mangkanya ia membuat berbagai rasa agar kedua cucunya dapat menikmati setiap kue yang ia buat.


“jea, achel nangis nih” ujar rachel melepaskan pegangan tangannya dengan jeamin. Jeamin menghela nafas lalu berdiri dari duduknya.


“yaudah ayo” ujarnya membuat rachel senang.


Stella dan bunga hanya bisa geleng-geleng kepala melihat dua anak itu.


Bunga berdiri lalu menghampiri dan memeluk stella tak bisa dipungkiri ia juga sangat merindukan putrinya, merindukan sangat banyak.


“bagaimana kabarmu sayang?” tanya bunga membuat stella mengerutkan keningnya,


“ayolah bun, baru dua hari yang lalu kita bertemu” jawab stella geleng-geleng kepala.


“bunda merindukanmu” ujar bunga membuat stella tersenyum lalu menepuk-nepuk sayang belakang bundanya. Stella juga sangat merindukan bundanya.


“aku juga bun, merindukan bunda selalu” jawab stella melepaskan pelukan bundanya.


Didapur, jeamin hanya menatap rachel memakan kue kejunya. Jeamin sama sekali tidak berselera memakan apapun sekarang karena memang iya sudah kenyang oleh bekal yang dimakan sebelum pulang sekolah. Jeamin juga tidak suka dengan kue keju, bukan berarti jeamin menyukai coklat. Jeamin menyukai berbagai rasa tapi tidak berlebihan, contoh coklat dengan tidak terlalu manis.


“jea, mau?” tawar rachel karena melihat jeamin tidak menyentuh kue yang bunga buat, disini hanya ia saja yang memakan kue seorang diri.


“ga” jawab jeamin menggelengkan kepalanya.


“rasa coklat?” tanya rachel lagi


“ga”


Rachel meletakan kue rasa coklat ditempatnya lalu mengambil kue keju kesukaannya,


“dikit aja jea, achel ga enak nih makan sendirian” ujar rachel menyodorkan kue keju yang sudah ia gigit pada jeamin.


Jeamin melotot kearah rachel, tapi rachel sama sekali tidak peduli ia tetap menyodorkan kuenya membuat jeamin mau tak mau memakan kue yang rachel berikan.


Senyum rachel mengembang, ia senang sekarang karena jeamin memakan kuenya.


“jea yang coklat” ujar rachel membuat jeamin menggelengkan kepalanya lalu mengambil kue keju dari tangan rachel.


“jea kan ga suka keju? Ini yang coklat”


“ga”


Rachel mengangkat kedua bahunya, ia tersenyum lalu kembali memakan kembali kue keju yang tidak bisa ia lewatkan begitu saja.


Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian 💚


Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.


To be continue.....