
Bab 58
Maria telah selesai memasak dan stella langsung berdiri membantu maria menyiapkan makanan kemeja makan.
Semua anggota keluarga sudah ada diruang makan, kakek, nenek, maria, alvaro, danni dan kedua orang tua danni.
Danni terkejut ketika melihat adanya stella bergabung bersama mereka makan siang.
“stella?” panggil danni membuat stella sadar kalau ada danni, alvaro dan maria menatap stella dan danni secara bergantian.
“dia temannya Day, dulu aku dan day satu kelas mangkanya aku bisa mengenal stella” jelas danni ketika banyak yang menatapnya ingin tahu.
“berarti stella adik kelasmu dulu dan?”
“iya mi, begitu.."
Stella ikut mengangguk, tidak dengan alvaro ia menatap danni tidak suka, bagaimana bisa danni lebih dulu mengenal stella dibandingkan dirinya.
“oh iya, semuanya stella ini adik dari velle tunanganku” ujar danni membuat seisi ruang makan menatap stella tidak percaya.
“benarkah?” tanya ibunya danni tidak percaya
“iya ma,”
“astaga, dunia ini sempit sekali. Mama bahkan baru bertemu dengan adiknya velle. Kalian tampak berbeda tapi hidung kalian sama. Benar-benar adik dan kakak” ujar ibu danni lagi.
Maria menatap stella, ia juga sepemikiran dengan putri kalau dunia ini benar-benar sempit.
Setelah makan siang berakhir alvaro pamit pulang dengan alasan ingin mengantar stella pulang, karena alvaro yang membawa stella datang maka alvaro jugalah yang akan mengantar pulang stella.
“hati-hati dijalan sayang” ujar maria memeluk dan mencium kedua pipi stella.
“iya mi” jawab stella sambil tersenyum
“bye mam”
-
Alvaro masuk kedalam kamar mandi untuk mandi karena badannya sangat lengket dan bau. Setelah mandi alvaro menghampiri stella dan ikut tidur memeluk stella.
Stella terbangun karena perut nya terasa sangat lapar sekarang, stella melihat jam besar didinding. Pukul 20.00 malam, pantas saja perutnya terasa sangat lapar. Dengan malas stella membuka tas nya dan mengambil obatnya lalu meminum obatnya dalam sekali teguk.
Stella berjalan menuju dapur menemui diana,
“di, makan malam sudah dibuat?” tanya stella membuat diana mengangukan kepala
“iya sudah nyonya”
“tolong, siapakan ya di. Aku akan membangun kan alvaro”
“baik nyonya.”
Stella masuk kembali kekamar untuk membangunkan alvaro,
“al,bangun. makan malam, sayang” ujar stella lembut, alvaro langsung membuka matanya ketika stella memanggilnya sayang. Tiba-tiba saja matanya tidak lagi mengantuk. Alvaro bangun lalu mencium sekilas bibir istrinya.
“kau duluan sayang, aku akan mencuci wajah sebentar”
“hm” jawab stella lalu pergi kemeja makan.
Tidak lama setelah stella duduk alvaro muncul dengan wajah yang fresh. Mereka makan malam dengan lahap,
Setelah makan malam stella tidak bisa tidur lagi begitu pun dengan alvaro jadi lah mereka bergadang menonton bola, stella tidak suka bola tapi ketika alvaro mengajaknya menonton bola stella jadi agak menyukai sepak bola. Stella bahkan ikut berteriak kencang ketika indonesia mencetak gol.
Stella juga bersorak senang ketika indonesia menang, mereka berputar-putar sambil menyanyikan lagu kebangsaan, alvaro tersenyum senang akhirnya ia ada teman untuk menonton bola tengah malam.
Jangan lupa like n komen n SHARE keteman-teman kalian💚
Karena satu dukungan dari setiap kalian sangat berharga untuk author.
To be continue.....