I HATE EVERYONE

I HATE EVERYONE
Episode 77



"Kau jangan berbohong, Kau ini baru selesai menangis, Jangan berbohong kepada ku, Aku tanya sekali lagi, Kau kenapa menangis?" tanya Renald lagi dengan menatap lekat Naisa yang juga menatap nya.


"Aku merindukan ayah" jawab Naisa akan perkataan Renald. Renald menatap lekat mata Naisa dan mencari kebohongan di sana dan benar saja dia sangat bisa melihat jika Naisa iu berbohong kepada nya.


"Jawab lah pertanyaan ku dengan jujur" ucap Renald lagi karna dia sangat bisa melihat kebohongan dari mata Naisa.


"Aku sudah menjawab nya dengan jujur" jawab Naisa akan pertanyaan Aldi tadi kepada nya.


"Kau itu berbohong" ucap Renald.


"Aku merasa jika aku merepotkan kalian dan menyusahkan kalian" jelas Naisa jujur sejujur jujur nya.


"Kau tidak menyusahkan siapapun" jawab Renald menatap lekat Naisa.


"Tapi jika bukan karna ku, Al tidak akan seperti itu dan kalian juga tidak akan menunggu di rumah sakit seperti ini" jelas Naisa lagi dengan menundukkan kepala nya.


"Huh, Itu bukan salah mu, Ini semua salah Asanti" jawab Renald. Naisa mendongakkan kepala nya menatap Renald.


"Jangan bersedih lagi, Dan jangan merasa bersalah" ucap Renald dengan memgang bahu Naisa dan senyum yang mengembang menatap Naisa. Naisa membalas ucapan Renald itu dengan senyuman.


"Kembali lah beristirahat" ucap Renald kepada Naisa.


"Aku lelah istirahat" jawab Naisa.


"Hah? baru kali ini aku mendengar jika ada orang yang lelah beristirahat" ucap Renald dengan kembali tegak sempurna dan meletakkan kedua tangan nya di atas perut nya menatap Naisa.


"Iya juga ya, Tapi aku benar benar lelah istirahat" jawab Naisa lagi.


Ckleeek


Pintu ruangan itu terbuka dan nampak Maya masuk dari sana dengan membawa paperbag yang berisi pakaian untuk Naisa. "Kau sudah bangun?" tanya Maya yang sudah berada di dekat Naisa dan juga Renald.


"Hem, Kau dari mana?" tanya Renald kepada Maya.


"Aku dari rumah menggantikan pakaian dan membeli pakaian untuk Naisa, Ini" jelas Maya dan menyodorkan paperbag yang ia bawa tadi kepada Naisa.


"Terima kasih" ucap Naisa sambil menerima paperbag itu dengan senyum yang melebar menatap Maya, Maya membalas senyuman Naisa itu dengan senyuman kembali.


"Yasudah aku akan mengganti pakaian dulu" pamit Naisa dan turun dari ranjang nya, Maya dan Renald hanya menatap kepergian Naisa tanpa mengeluarkan kata apapun.


"Kau tidak mau pulang?" tanya Maya kepada Renald.


"Seperti nya sebentar lagi" jawab Renald.


"Baiklah" ucap Maya. Erdin terbangun dari tidur nya begitupun dengan Asma tapi tidak dengan Andini yang masih tertidur pulas di samping Aldi.


"Di mana Naisa?" tanya Erdin yang berjalan ke arah Maya dan juga Renald.


"Memang nya dia mau kemana?" tanya Asma yang mendengar jawaban Maya.


"Tidak tau" jawab Maya dengan mengangkat kedua bahu nya. Naisa yang sudah mengganti pakaian di dalam kamar mandi yang ada di rumah sakit itu pun keluar.


"Om" sapa Naisa saat sudah keluar dari sana dan melihat semua orang menoleh ke arah nya.


"Kau sudah sehat nak?" tanya Erdin kepada Naisa.


"Hem" jawab Naisa sambil menganggukkan kepala nya tanda jika dia sudah sehat.


"Syukur lah" jawab Erdin dengan senyum yang melebar.


"Kau sudah mau pulang?" tanya Asma kepada Naisa.


"Belum kak" jawab Naisa sambil melebarkan senyuman nya.


"Jadi kau mau kemana sudah rapi seperti ini?" tanya Asma lagi kepada nya.


"Aku hanya mengganti pakaian ingin menemani Al" jawab Naisa.


"Kau baru sembuh sudah mau menjaga Al?" tanya Maya. Naisa mengangguk mengiyakan pertanyaan Maya.


"Kau tidak usah menjaga Al, Biar om dan tante saja yang menjaga nya" ucap Erdin saat melihat anggukan dari Naisa.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Halo reader tercinta maaf jika author beberapa hari ini cuma up dikit karna banyak urusan dan otak author juga kurang memikirkan ini karna tugas sekolah numpuk, Mhon di mengerti ya, Terima kasih❤