I HATE EVERYONE

I HATE EVERYONE
Episode 108



"Syeri?" tanya Aldi yang teringat akan Syeri karna hanya Syeri yang pernah ke toko bunga dan bertemu dengan Naisa.


"Mungkin" jawab Naisa sedikit ragu karna dia juga tidak yakin akan Syeri karna dia tidak mengenal wanita itu.


"Kapan dia mengatakan nya?" tanya Aldi kepada Naisa.


"Sudah lama" jawab Naisa akan pertanyaan Aldi.


"Jadi kau percaya?" tanya Aldi lagi.


"Hem" jawab Naisa sambil mengangguk mengiyakan nya.


"Kenapa kau percaya?" tanya Aldi lagi kepada Naisa.


"Karna aku juga yakin jika kau seperti itu" jawab Naisa jujur.


"Apa saja yang dia katakan kepada mu?" tanya Aldi lagi kepada Naisa.


"Hanya mengatakan itu" jawab Naisa akan pertanyaan Aldi.


"Kau tidak yakin akan ku karna kau mendengar ucapan Syeri?" tanya Aldi lagi dengan menatap wanita yang sedang berada di hadapan nya itu.


"Iya, Itu memang alasan ku tidak percaya dengan mu" jawab Naisa jujur sejujur jujur nya.


Aldi kembali duduk sempurna dan menyenderkan tubuh nya di kursi yang ia duduki saat ini. "Huh" Aldi mendengus kasar karna memang tidak bisa di pungkiri jika memang dulu dia pernah menidurkan perempuan tapi dia membayar tapi dia tidak mungkin mengatakan nya sekarang dengan Naisa.


"Kenapa kau mudah percaya dengan nya?" tanya Aldi dengan menatap lekat Naisa.


"Dia berbicara jujur" jawab Naisa dengan wajah sedikit takut akan Aldi yang menatap lekat ke arah nya.


"Kau yakin dia berbicara jujur?" tanya Aldi dengan menatap lekat Naisa yang sedang berada di hadapan nya itu.


"Hem" jawab Naisa mengangguk mengiyakan nya dengan sedikit takut tapi dia harus mengatakan nya.


"Kau marah?" tanya Aldi dengan menatap lekat Naisa.


"Aku tidak akan marah jika kau jujur dengan ku" jawab Naisa jujur biar pun nanti nya dia akan seidkit kecewa dan marah kepada Aldi.


"Aku..." ucap Naisa yang sedikit ragu untuk menjawab apa isi hati nya.


"Aku apa? apa kau masih ingin membiarkan ku memperjuangkan mu?" tanya Aldi yang kembali menatap lekat Naisa karna dia takut jawaban Naisa akan mengecewakan nya.


"Entah lah, Jika kau memang pernah melakukan nya dan mengulang nya mungkin itu akan meruntuhkan kepercayaan dan keyakinan ku yang ada untuk mu" jelas Naisa dengan menundukkan kepala nya karna dia yakin Aldi pasti memng pernah melakukan hal itu kepada wnita lain dan dia tidak mau menerima lelaki bejat seperti itu tapi dia sudah terlanjur mencintai Aldi makanya susah untuk nya untuk tidak menerima Aldi dan mencoba percaya dan yakin kepada Aldi.


Aldi menatap lekat wanita yang sedang berada di hadapan nya itu dengan tatapan bingung akan dirinya harus jujur atau tidak dan perasaan sedikit takut akan Naisa kecewa terhadap nya. "Aku tidak ingin kehilangan nya" guman Aldi yang sadar akan isi hati nya yang memang tidak ingin kehilangan Naisa.


"Hey" sapa Asma yang sudah pulang dari bekerja dan memecahkan keheningan di antara Aldi dan juga Naisa. Aldi dan Naisa menoleh ke arah Asma dengan tatapan datar, Asma yang awal nya tersenyum pun langsung menekuk wajah nya saat melihat ekspresi wajah datar Aldi dn juga Naisa.


"Kalian berdua kenapa?" tanya Asma dengan menatap aneh ke arah Aldi dan juga Naisa. Aldi menoleh ke arah Naisa begitupun dengan Naisa yang juga menoleh ke arah nya dan setelah itu dengan segera Naisa mengalihkan pandangan nya kepada Asma.


"Aku masuk dulu" pamit Naisa dan beranjak berdiri dari duduk nya tadi dan langsung berlalu masuk ke dalam rumah dan masuk ke dalam kamar nya.


Naisa menutup pintu kamar nya itu dan langsung mengunci nya. "Huh" Naisa mendengus kasar saat pintu kamar nya itu telah tertutup dan terkunci. Naisa beranjak berjalan ke arah kasur yang ada di dalam kamar itu, Naisa pun langsung menghempaskan tubuh nya ke atas ranjang itu.


"Aku pamit kak" pamit Aldi kepada Asma saat dia tidak melihat Naisa lagi di luar. Asma tidak menjawab nya dan hanya menatap heran akan Aldi dan Aldi pun langsung berlalu saat tidak mendaptkan jawaban dari Asma.


"Apa yang terjadi?" guman Asma yang sangat bingung akan sikap Aldi dan Naisa yang tidak biasa nya berdiam seperti tadi.


"Aldi jika di dekat Naisa tidak pernah diam setau ku" guman Asma yang sangat bingung akan sikap Aldi maupun Naisa yang aneh sekali menurut nya.


.


.


.


.


.


***Mon maaf untuk reader tercinta karna up nya pendek dan tidak jelas karna pikiran author entah kemana Saat ini, Author sangat minta maaf karna cerita ep ini tidak menarik dan author harap kalian mengerti akan author karna author juga masih dalam keadaan ujian saat ini makanya author tidak terlalu pokus dengan novel dan alur cerita nya.


Sekali lagi author minta maaf ya reader tercinta🙏🙇‍♀️***