I HATE EVERYONE

I HATE EVERYONE
Episode 22



Bu Arin memberikan tugas kepada murid murid kelas itu karna itu sudah menjadi aturan dan tugas itu pelajaran minggu lalu.


"Nai" panggil Aldi.


"Hnmm" jawab Naisa sambil menatap ke arah Aldi yang nampak kesusahan mengerjakan soal.


"Ini bagaimana cara nya?" tanya Aldi kepada Naisa sambil menunjukkan soal yang susah itu kepada Naisa.


"Oh ini gampang tinggal tambah sama bagi aja pak" jawab Naisa dan memperhatikan sol itu.


"Gimana maksud nya?" tanya Aldi. Naisa pun menjelaskan apa yang tidak di pahami oleh Aldi itu dengan jelas dan Aldi memperhatikan nya.


Sedangakan Renald dia menatap sedikit tak suka akan Naisa yang menjelaskan itu kepada Aldi meskipun Aldi memperhatikan buku bukan Naisa tapi dia tetap tidak suka akan itu.


"Seharus nya aku yang di sana bukan Aldi" guman Renald kesal tapi yang ia lakukan itu untuk kebaikan Naisa dan juga diri nya. Renald kembali fokus akan buku tulis nya.


"Gitu pak" ucap Naisa saat sudah selesai menjelaskan nya kepada Aldi.


"Terima kasih" jawab Aldi dan mengambil alih buku nya yang ada di dekat Naisa itu.


"Sama-sama" jawab Naisa dan kembali fokus akan buku nya.


Kringggg


Bel pulang pun berbunyi. Semua murid di dalam kelas itu dengan segera mengumpulkan tugas yang di berikan tadi dan langsung berpamitan kepada guru. Naisa adalah orang terakhir yang keluar dari kelas itu karna dia tidak mau berkerumun bersama teman lain di tambah tidak ada yang menyukai nya dan itu membuat nya sedikit ngeri takut nya ada orang yang mengerjai nya.


Setelah selesai Naisa langsung berlalu dari kelas itu dan menuruni anak tangga. Naisa keluar dari pekarangan sekolah itu dan berjalan menuju ke rumah nya dengan sesekali senyum di wajah nya itu mengembang ntah kenapa itu bisa terjadi.


Tittttt


Sebuah mobil mewah terparkir tepat di depan nya. Naisa sedikit takut dan langsung menundukkan kepala dan kembali lurus padahal dia tadi ingin menyebrangi jalan.


Aldi yang melihat Naisa kembali berlalu pun langsung turun dari mobil nya itu dan menghampiri Naisa dengan cepat. "Hey" panggil Aldi yang sudah berada di belakang Naisa.


Naisa membalikkan tubuh nya menghadap ke arah Aldi. "Huh" Naisa mendengus lega karna itu adalah bos nya bukan orang jahat. "Ada apa pak?" tanya Naisa.


"Kau mau kemana?" tanya Aldi kepada Naisa.


"Ayo ikut dengan ku" ucap Aldi.


"Ikut kemana?" tanya Naisa.


"Aku akan mengantarkan mu pulang" jawab Aldi.


"Tidak usah pak saya bisa jalan kaki sendiri" jawab Naisa sambil melebarkan senyuman nya.


"Aku tidak menerima penolakan, Ayo" ucap Aldi karna ini pertama kali nya ada wanita yang menolak ajakan nya.


"Tapi pak..." ucap Naisa terpotong oleh Aldi.


"Sudah aku kata kan aku tidak menerima penolakan" potong Aldi dan langsung menarik tangan Naisa.


"Pak tolong lepaskan saya" ucap Naisa pelan karna dia tidak pernah di sentuh oleh laki laki lain. Aldi melepaskan tangan Naisa dari tangan nya.


"Ayo masuk" ucap Aldi dan membuka pintu mobil yang di samping kemudi untuk Naisa. Naisa terpaksa mengiyakan nya dan masuk ke dalam mobil.


Aldi langsung menutup pintu mobil nya itu dan langsung masuk ke genah kemudi untuk mengemudi. Naisa nampak diam dan menundukkan kepala karna sedikit takut akan Aldi.


Aldi sedari tadi mencuri pandang melihat Naisa yang sama sekali tidak melihat nya dan malah menundukkan kepala nya. "Maafkan aku tadi terlalu lancang menyentuh mu" ucap Aldi sedikit merasa bersalah.


"Tidak apa apa pak" jawab Naisa dengan kepala yang masih menunduk. Aldi tidak menjawab nya dan kembali fokus akan kemudi nya.


Beberapa menit menempuh jalan menuju ke rumah Naisa akhir nya mereka pun sampai. Naisa turun dari mobil Aldi begitupun dengan Aldi yang juga ikut turun.


"Maaf pak saya tidak bisa ajak bapak masuk karna hanya ada saya sendiri di rumah" ucap Naisa.


"Tidak apa apa, Aku juga akan pulang" jawab Aldi.


"Terima kasih ya pak atas tumpangan nya" ucap Naisa sedikit menundukkan tubuh nya. Aldi hanya membalas nya dengan anggukan dan senyuman.


"Kalau begitu aku pamit pulang" ucap Aldi. Naisa mengangguk mengiyakan nya dan menunggu mobil Aldi berlalu dari pekarangan rumah nya itu dan baru masuk ke dalam rumah.