Another World Point Of View

Another World Point Of View
CHAPTER 5



..."Transmigrasi? Perpindahan jiwa? Konyol, satu kata yang tak akan terjadi di dunia nyata. Tapi karena ini dunia novel Aku mengalaminya, Author memilih ku untuk menjadi nama tokohnya. Membuat ku mati dan hidup kembali di tubuh orang lain, untuk menyelamatkan hidup seseorang dan menyelesaikan misi. Hai hai selamat datang di dunia tipu-tipu."...


..._Riana Milane...


...Happy Reading...


.......


.......


🌱


5. New World


Alam bawah sadar


Riana terbangun di tempat asing dengan suasana yang sangat menyejukan, tempat dengan begitu indah namun tidak ada seorangpun yang Riana lihat.


"Dimana ini?"


"Halo apa ada orang?"


Tak ada jawaban apapun. Hanya terasa sejuknya angin yang menerpa wajahnya, hingga tiba-tiba terdengar suara gadis yang mengejutkannya.


"Hai Riana," suara itu mampu membuat jantung Riana berteriak kaget.


"Astaga..eh kamu jangan ngagetin dong. Gimana kalo aku jantung terus mati? Kamu mau tanggung jawab?"


"Tapi kamu emang sudah mati Riana."


"A-appa...woi sekate kate kalo ngomong!"


"Bukannya kamu udah ketabrak truk kan? Itu yang buat kamu meninggal."


Deg


Benar tapi pagi waktu dia ingin berangkat sekolah dia membantu seekor kucing oyen yang menyerbang. Bukan nya terimakasih malah dia yang jadi korban tertabrak truk.


"Kucing oyen sialan, awas yah lo."


"Tak ada gunanya lagi menyalahkan kucing itu. Ini memang sudah takdir, dan jika kau ingin membalasnya kau dapat menggunakan tubuh ku untuk itu."


"Hey apa maksud dengan menggunakan tubuh mu?"


"Kau bodoh atau apa? Jelas-jelas kau sudah mati dan tubuh mu sudah di kuburkan. Kau mau menggunakan apa untuk hidup?"


"Hei kalau ingin mengatakan orang lain bodoh setidaknya jangan di depan orangnya langsung, kau membuat aku sakit hati bodoh."


"Itu, kau pun sama mengatakan bodoh di depan orangnya langsung. Sudahlah intinya bukan itu, aku ingin kau menggantikan aku di kehidupan ini. Terlalu lelah untuk aku menjalaninya, aku akui bahwa aku egois dan jahat, tapi ini jalan ku satu-satunya.


Dan mungkin ini jalan yang salah, aku ingin kau memperbaikinya. Aku ingin hiduplah dengan bahagia dengan caramu. Cintai yang memang harus di cintai dan jauhi yang akan membuat mu terluka.


"Aku serahkan hidup ku ini padamu Riana tolong ubah kehidupan menyedihkan ku dengan kebahagian, dan meskipun itu tak terwujud setidaknya kau sudah mau manjalaninya."


"Jadi kesimpulannya aku bertransmigrasi?"


"Ya dan kurang lebih seperti itu,"


"Apakah aku tidak bisa kembali? Kasihan ibu ku sendirian, dia tak mempunyai siapapun selain aku."


"Kau sudah mati ingat! Tidak ada jalan untuk kembali, hanya mencoba untuk menerima serta menjalaninya untuk saat ini."


"Kamu benar, aku akan mencoba menerimanya."


"Terimaksih Riana sudah mau menggantikan ku, semoga kau dapat berbahagia di kehidupan sekarang." Tubuh Zeana perlahan hilang seiring bertiupnya angin.


***


Rangkuman riwayat hidup Zeana De Anderon


Zeana De Anderson_itu namanya dan yang akan tempati Riana nantinya. Anak kedua dari pasangan Felix De Anderson dan Zian De Anderson, serta memiliki kakak bernama Zero De Anderson.


Memiliki tunangan bernama Jeano Aksa Xillen_anak tunggal kaya raya, tapi sayang nya Zeana selalu tak menganggapnya.


Terlibat cinta bertepuk sebelah tangan dengan Nico Mexime_sahabat serta orang yang di cintai oleh Zeana.


Mengejar orang yang sudah jelas-jelas tak mencintai dan malah mengabaikan orang yang mencintai.


Bodoh.


Satu kata yang dapat di sematkan untuk Zeana.


Diabaikan sejak kecil oleh keluarga nya lebih tepatnya Ayah dan Kakaknya, karena sebuah kesalahan yang tak pernah dibuat oleh Zeana.


Alasannya hanya satu, karena ibu dari Zeana meninggal ketika melahirkannya. Ayolah bahkan Zeana pun tak ingin di lahirkan jika harus mengorbankan nyawa seseorang.


Selalu bersikap ceria dan manja untuk dapat menarik perhatian Ayah dan Kakaknya serta Nico. Namun apa tetap saja tak ada hasilnya, malah ketidak sukaan akan Zeana semakin besar.


Puncaknya ketika seorang siswi baru_Sisqia Amelia datang ke sekolahnya. Mencuri perhatian dari seisi sekolah termasuk Nico.


Zeana berubah menjadi gadis yang suka membully terhadap Sisqia serta jahat pada siapa saja orang yang tidak dia sukai meskipun tak bersalah.


Mempertahakan yang di punya. Itu alasan Zeana selalu membully Sisqia, dia hanya ingin mempertahankan orang yang dia cintainya. Sudah cukup hidup dengan tidak di sukai oleh keluarga jangan sampai Nico pun tidak suka padanya.


Namun pada akhirnya Zeana tidak pernah untuk bisa mendapatkannya, dia terlalu buta akan cintanya pada Nico tanpa melihat begitu tulus dan besarnya cinta Jeano untuk Zeana.


Meski Zeana berharap suatu hari nanti semua akan berubah menjadi baik, tapi perlakuan yang dia dapatkan membuat Zeana menyerah dan disini dimulai bagaimana seorang Riana yang akan menggantikannya.


"Aku terlalu lelah dengan dunia ini, tolong gantikan aku dan ubah semuanya. Hati ku terlalu bodoh akan keadaan selama ini sampai mengabaikan orang yang mencintai ku dengan tulus. Aku tau bagaimana rasanya di abaikan dan tak di akui, dan aku ingin kau menebusnya dengan kebahagiaan. Terus menyakiti diri sendiri tanpa di sadari melewati kebahagian yang menanti." Zeana De Anderson.


***


Samar-samar Riana_aka Zeana untuk saat ini, dia mendegarkan percakapan dua orang pria berbeda usia yang dari nada bicara nya pun sudah bisa di tebak bahwa sedang berselisih.


"Jangan berpura-pura bodoh Tuan Anderson, Aku sudah dapat membaca rencana mu untuk Anna ke depannya." Jeano berbicara dengan nada tajamnya.


"Wah kau memang sangat peka sekali ya Tuan Muda Xiallen. Dan jangan pikir aku pun tak tau apa rencana mu." Felix pun tak kalah menatap tajam Jeano.


"Memang apa yang akan aku lakukan?"


"Kau akan membuat Anna tak mengingat lagi masa lalu nya terutama pria yang di sukainya, dan kau bisa memiliki Anna sepenuhnya. Itukan rencana mu?" Dengan penuh smirk licik Felix mengatakannya.


"Wahhh Ayah Mertua sangat paham sekali dengan apa yang calon menantumu ini inginkan. Dan apakah kau akan berubah menjadi baik dan perhatian kepada Anna seolah lupa dengan rasa sakit yang kau berikan selama ini? Apa yang harus aku lakukan kedepannya."


Riana lebih memilih untuk tidur kembali dan memulai berpikir rencana apa untuk kedepanya.


**To be continue


Makasih buat part ini, jangan lupa vote, like, komen, dan kasih saran juga.


See you next part bay👋**