
..."Tidak perduli berapa banyak waktu sendirian yang ingin kamu miliki, memiliki waktu untuk diri sendiri tampaknya hanya memiliki batasnya sendiri."...
..._Kim Doyoung...
...Happy Reading Semua...
.......
.......
🌱
8. Paradise Flowers Garden
Sangat cantik dan indah. Hal itu yang dapat menggambarkan suasana saat ini, ditempat yang baru Zeana dan Jeano singgahi.
Sesuai keinginan Zeana dan paksaan dari Zeana juga, mereka berdua ada disini. Sebuah tempat yang sangat memanjakan mata, serta menyejukkan hati ketika berada disana.
Paradise Flowers Garden. Sebuah taman bunga yang terdiri dari beragam jenis bunga. Sejauh mata memandang, hanya akan ada hamparan bunga yang begitu indah dan juga cantik. Tidak lupa wangi yang dikeluarkan dari bunga tersebut, semakin menambah kesan bagus untuk tempat itu.
Picture by Pinterest
Tidak hanya itu, ditaman tersebut terdapat juga kursi-kursi yang dapat digunakan oleh para pengunjung. Sekedar untuk beristirahat, atau juga untuk bersua foto.
Picture by Pinterest
Taman tersebut sangat bagus sekali dipakai tempat berfoto dan juga untuk memanjakan mata.
Kalo sekarang sih, sering disebut healing.
Namun disamping itu, Paradise Flowers Garden merupakan tempat yang memiliki suhu yang sangat dingin. Dimana derajatnya bisa sampai -15° jika sedang ekstream karena tempat tersebut memang bersuhu dingin.
"Apakah kamu serius ingin kesini?" Entah sudah berapa kali, kalimat pertanyaan itu Zeana dengar dari Jeano.
Dari awal ketika Zeana menyebutkam tempat ini, Jeano selalu bertanya apakah Zeana yakin dengan keinginannya. Dan tentu saja, Zeana sangat yakin dengan salah satu keinginanya itu.
"Ya, Jeano. Aku sangat serius, ayo!" Kata Zeana sambil menarik tangan Jeano agar masuk kedalam taman tersebut.
Namun sebelum itu mereka berdua harus memesan terlebih dahulu tiket kunjungan. Dapat terlihat cukup banyak juga orang-orang yang akan mengunjungi tamana tersebut.
"Tunggu. Kita tidak bisa pergi kesana!!" Tolak Jeano dan mencoba menghentikan langkah Zeana yang terus menariknya masuk. Sungguh, ada hal yang harus dipastikan terlebih dahulu.
Ada suatu hal yang Jeano khawatirkan sekarang, dan juga sedang dia pikirkan sekarang.
Paradise Flowers Garden merupakan taman bungan yang baru buka kurang lebih setahun yang lalu, dan merupakan taman bungan terbesar yang ada dikota ini.
Secara tidak langsung ada ratusan, bahkna ribuan serbuk sari yang ada disana. Juga mungkin banyak debu, dari tanah yang nanti mereka pijak.
Jeano tidak bisa membayangkan hal itu, akan sangat merepotkan dan juga sedikit berbahaya.
Sedangkan Zeana yang mendapatkan penolakan tersebut, langsung daja dibuat kesal dan juga sedih. "Kenapa tidak bisa? Kamu sudah menyetujuinya tadi." Kata Zeana dengan nada sedihnya, sungguh dirinya sangat ingin sekali masuk kedalam taman itu.
Zeana selalu tidak diperbolehkan pergi ketaman itu, setiap memintanya pada Felix atau Zero. Bahkan Sarah juga ikut melarang Zeana untuk masuk kedalam taman yang begitu indah tersebut.
"Tidak, itu semuanya demi kebaikan kamu Zeana." Kalimat itu yang selalu Zeana dapat ketika ditanya dan meminta izin untuk pergi ke Paradise Flowers Garden.
Dengan membujuk Jeano, Zeana harap hal itu merupakan kesempatan terakhirnya untuk dapat mengunjungi tempat ini.
"Karena ku pikir, bukan tempat seperti ini yang kamu inginkan. Ini tidak seperti di gambar yang kamu tunjukan padaku Anna."
Picture by Pinterest
Dapat dilihat bukan? Jika foto awal yang Zeana tunjukan pada Jeano hanyala sebuah lorong yang dipenuhi oleh bunga. Jeano pikir mungkin itu salah satu tempat wisata, bukan sebuah hamparan bunga yang begitu luas.
Kekeh Zeana yang menyakinkan Jeano, bahwa gambar yang sempat dia tunjukan memang benar adanya. Dirinya tidak berbohong akan hal itu.
"Ayolah Jeano....kita sudah jauh-jauh kesini. Lagian aku tidak akan bisa kesini, kalau tidak bersama mu." Terlihat wajah Zeana yang begitu memelas pada Jeano, membuat Jeano tidak tega untuk menolaknya.
Sedangkan Jeano hanya bisa mengela napas saja, sudah pasti Zeana tidak akan pernah diizinkan kesini. "Jika tau, Aku juga tidak akan mengizinkan mu pergi kesini." Batin Jeano yang menatap tidak yakin pada tempat didepannya ini.
"Tapi, bagaimana jika terjadi sesuatu padamu? Aku tidak mau hal itu terjadi. Sudah pasti Daddy dan Zero akan memarahiku, jika membuat mu dalam bahaya."
"Tidak akan terjadi apa-apa. Aku akan baik-baik saja nantinya, lagian aku sudah membawa banyak persiapan." Ucap Zeana sambil menepuk pelan sebuah tas kecil yang tadi sudah siapkan.
Sebelum mendatangi tempat ini Zeana dan Jeano menyempatkan untuk pulang kerumah terlebih dahulu. Dimana memakai pakaian hangat dan juga membawa perlengkapan lainnya.
"Kamu bisa bilang begitu, tapi secara tidak langsung kamu membuat ku jadi tumbal juga." Jeano kembali membatin dengan pikirannya. Jeano harus siap menanggung resiko yang terjadi nantinya, serta mungkin juga akan mendapatkan amukan dari keluarga Anderson nantinya. "Baiklah, ayo!"
Akhinya hanya itu yang mampu Jeano katakan, sekeras apapun dirinya menolak Zeana pasti akan pantang mengerah juga.
Lagian kasian juga, jika Zeana tidak bisa mengunjungi tempat yang ingin dikunjungi karena kondisinya.
Yang bermasalah disini adalah kondisi Zeana. Zeana mengidap sebuah fobia, yaitu Mysophobia dan juga Rhinitis alergi.Â
Mysophobia adalah ketakutan berlebihan dan tidak masuk akal terhadap kontaminasi bakteri, kotoran, debu, kuman, dan risiko infeksi penyakit. Penyakit takut kotor ini juga dikenal dengan sebutan fobia kuman (germophobia) atau fobia kotor.
Sumber by Google
Namun Zeana hanya mengidap Mysophobia ringan, dimana dirinya hanya tidak bisa terkena debu berlebihan.
Oleh karena itu, dirinya juga mengidap Rhinitis Alergi.
Rhinitis alergi dapat disebabkan oleh debu, cuaca dingin, makanan, gigitan serangga, obat-obatan, dll. Ada kemungkinan anda mengalami rhinitis alergi akibat cuaca dingin. Gejala rhinitis alergi yaitu bersin-bersin, hidung tersumbat dan berair, mata gatal dan berair, serta batuk-batuk.
Common Cold juga biasa disebut dengan Rhinitis Viral merupakan salah satu penyakit menular paling umum pada manusia. Biasanya ringan dan membaik tanpa pengobatan.
Rhinitis alergi merupakan suatu reaksi alergi yang tidak dapat disembuhkan, tetapi gejala dan serangannya bisa dikendalikan. Oleh karena itu penderita diharapkan mampu mengatasi gejala rhinitis dengan benar, jika tidak maka akan menyebabkan penurunan kualitas hidup penderita hingga menyebabkan sinusitis.
Rhinitis yang berlangsung lama dapat menimbulkan komplikasi berupa sinusitis. Selain itu komplikasi lain yang mungkin timbul adalah infeksi telinga tengah dan polip hidung.
Penyebab rhinitis dapat terbagi menjadi dua hal, yakni rhinitis alergi dan juga rhinitis non-alergi. Rhinitis alergi disebabkan oleh alergi dari debu, paparan dengan kulit hewan tertentu ataupun terkena serbuk sari. Sedangkan rhinitis non-alergi, disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri.
Rhinitis alergi dapat dicegah dengan menghindari paparan faktor-faktor pemicunya, seperti debu atau serbuk sari. Bila timbul gejala rhinitis alergi, dokter dapat memberikan obat antihistamin dan dekongestan untuk meredakannya.
Sumber by Google
Zeana termasuk kedalam Rhinitis alergi dimana dirinya tidak bisa terkena debu dan juga serbuk sari secara berlebihan. Serta tidak akan kuat disuhu yang dingin, karena kondisi dan juga kulitnya secara spontan akan merespon apa yang dirasakan dilingkungan sekitar.
Mungkin ketika dirumah Mysophobia dan juga Rhinitis alergi itu tidak akan parah, serta dapat dicegah juga.
Dimana bunga-bunga yang ditanam di taman belakang kediaman Anderson tidaklah sebanyak Paradise Flowers Garden dan juga kebersihan dikediaman Anderson juga sudah sangat terjaga, sehingga tidak akan ada debu yang berlebihan.
Ternyata banyak kesamaan antara Zeana dan Riana. Selain nama panggilan yang sama, Zeana dan Riana juga menggalami Phobia dan alergi yang sama.
Hal itu yang menyebabkan Zeana tidak boleh pergi ketempat-tempat seperti itu karena mungkin saja akan membahayakan kondisi Zeana nantinya.
"Yeayyy....ayo Jeano!!" Sungguh wajah Zeana terlihat sangat bahagia setelah mendengar persetujuan dari Jeano. Akhirnya setelah sekian lama menunggu, Zeana dapat pergi dan masuk kedalam taman yang sangat diinginkan olehnya itu.
Dengan segera Zeana kembali menarik tangan Jeano agar masuk kedalam taman tersebut dan dengan pasrah juga Jeano mulai mengikuti langkah Zeana tanpa bantahan apapun.
Semoga saja tidak terjadi apa-apa nantinya.
...To Be Continue...
Haiiii👋👋👋
Author yang baik ini kembali menyapa.
Makasih buat yang udah baca, kalau ada typo tolong tandai ya. Jangan lupa rutinitas like, vote dan komen. Gratis kok dan gak ribet, jadi yuk langsung like, vote dan komen!
Semoga suka dengan cerita ini, bay bay see you next part.