
Hai mampir di karya novel temanku yah.
🌴🌴🌴
betran sedang berpikir apa ayahnya punya masalah sehingga dia tidak bisa ke mari pantas saja ayahnya terlihat banyak pikiran
"selidiki apa yang sebenarnya terjadi, aku yakin semua ini pasti berhubungan dengan paman ke dua mu ucap Betran
"baik aku akan menghubungi orang kita yang berada di Rusia." ucap angkasa
"baiklah dan tolong kau utus beberapa orang untuk mengawasi pamanku." ucap betran
sementara itu bang Tigor yang sudah berada di rumah bersama Eka langsung di cecar berbagai pertanyaan apalagi melihat kondisi sang suami yang sangat memprihatikan
"Abang jujur kenapa semalam Abang suruh Eka nginap di rumah kakak jeslin." tanya Eka semenjak menikah dengan bang Tigor, jeslin melarang dirinya di panggil nyonya oleh Eka dan kenapa tiba-tiba paginya Eka sudah di rumah ayah jeslin
"semalam itu Abang sama pak betran dan angkasa ada kerjan yang penting, terus karna Abang takut kamu kesepian jadi Abang titip ke rumah pak betran dan semalam itu kau dan Bu jeslin ketiduran padahal kami sedang ada urusan dan kebetulan ada rumah tetangga yang di rampok karna kami khawatir kalau tinggalkan kalian jadi kami bawa kalian saat tidur ke rumah ayah jeslin biar lebih aman setelah kalian kami bawa benar saja rumah pak betran hampir kemalingan untung ada Abang yang membantu." ucap bang Tigor bohong "tapi Ade Jangan cerita ke Bu jeslin nanti takut ucap bang Tigor beralasan
"wah bang ternyata di perumahan mewah dan penjaga di mana-mana bisa kemalingan juga ya." ucap Eka membuat bang Tigor yang lagi minum tersedak
"hati-hati bang minumnya, bang hari ini Ade mau ke rumah abah boleh." tanya Eka
"tapi sore ya de tunggu Abang pulang baru ke rumah Abah." ucap bang Tigor
"iye terserah Abang saja." ucap Eka
bang Tigor ke markas betran di mana kelima preman yang kemarin memukulnya sudah berada di salah satu penjara di dalam markas betran
"kelima pria tersebut melihat betran dengan tatapan marah, bebaskan kami." ucap bang Edo,kalian pikir semudah itu bebas aku tak menyangka kalian masih menaruh dendam padaku ucap bang Tigor
"aku pikir setelah keluar dari geng kalian seharusnya kalian tidak mencari masalah lagi dengaku kalian pikir aku tak tau apa yang kalian lakukan kalian selalu berusaha menghancurkan Bisnisku,tapi aku tak ingging memperpanjang semuanya sehingga kita bisa berseteru lagi seperti yang lalu,tapi perbuatan kalian kemarin sudah sangat keterlaluan padaku." ucap bang Tigor penuh emosi
tiba-tiba betran datang, "bang butuh pawang untuk mereka aku punya teman yang bisa menjaga mereka." ucap betran
"boleh pak soalnya saya belum bisa menjaga mereka." ucap bang Tigor, "memangnya siapa yang akan menjaga mereka." tanya bang Tigor
"ada namanya sisi." ucap Betran
mereka yang di dalam sel tersebut tertawa "sisi kalau hanya anjing sebaiknya di simpan sebagai penjaga rumah saja." ucap bang Edo sinis
"baiklah aku akan memanggil sisi,sisi sini ke ayah." ucap betran seekor gorila besar muncul tepat di belakang betran, para penghuni sel tersebut langsung mundur ke belakang saat melihat sisi yang badanya lima kali lebih besar dari badan mereka
sedang bang Tigor yang belum menoleh hanya tersenyum melihat kelima mantan sahabatnya
betran yang sudah tau sisi berada di belakangnya hanya tersenyum mengejek, bang Tigor yang penasaran berbalik hendak melihat sisi
Kelanjutan TBTB sabar ya. Masih diketik. aku juga masih ada kerjaan offline alhasil bagi waktu masih. Maaf dan Terima kasih.