Take Me Back Please!

Take Me Back Please!
Bab 130: Memaksa mereka memanjat dari bawah



"Kau terbangun? " tanya Tritan sambil membelai rambut Elly yang sedang duduk dan berada di dalam pelukannya. Elly bersandar dalam pelukan Tritan setelah mereka menghabiskan malam bersama. Setelah kelelahan Elly sempat tertidur, namun suara klik..klik.. dari keyboard laptop Tritan membangunkan Elly. Elly membuka matanya dan mengerutkan alisnya.


Malam ini sama seperti beberapa minggu lain, Tritan berada di apartemen Elly. Setelah melalui banyak penolakan, Elly akhirnya menerima cinta Tritan. Sebenarnya untuk masuk ke dalam hari Elly bukan hal yang sulit, Tritan tahu ada sedikit ruang sepi di dalam hati wanita itu. Dengan banyak pengalamannya mendapatkan hati wanita, dengan uang dan ketampanannya dengan mudah Elly memberikan ruang untuk Tritan.


"Sekarang jam 4 pagi, kau berisik sekali" ujar Elly sambil melihat layar laptop Tritan mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya pria itu lakukan sepagi ini.


Di dalam layar laptop itu, terlihat grafik perkembangan saham dan pendapatan beberapa perusahaan besar termasuk Firegate,DownGrup dan juga TopHill. Di antara banyak perusahaan, yang paling mencuri perhatian Tritan adalah Down Grup dan juga TopHill. Tritan tahu bahwa Daniel sudah tak menjabat sebagai pemimpin tertinggi dua perusahaan itu, rumor yang ia dengar posisi Daniel di gantikan oleh adik sepupunya yang di benci Daniel.


Penurunan pendapatan perusahaan itu menurun tajam bahkan kalah dengan perusahaan miliknya yaitu MD. Mata Elly membulat besar ia juga merasa kaget dengan penurunan pendapatan 2 perusahaan besar itu.


"Kenapa Down Grup dan TopHill bisa seanjlok itu secara bersamaan? bukankah rumornya CEO DownGrup adalah sejenius yang misterius?" tanya Elly penasaran.


Semua orang sudah tahu bahwa Daniel adalah CEO TopHill tapi informasi tentang sosok misterius di balik DownGrup masih tertutup rapat. Bahkan Elly dan Clara pun tidak tahu siapa bos besar di balik Down Grup.


"Apa kau tak tahu posisi pemimpin tertinggi TopHill dan DownGrup di ganti? mungkin hal itu yang membuat perusahaan itu kehilangan saham dan penghasilannya"


"Apaa??! jadi TopHill dan DownGrup memiliki pemimpin yang sama? Daniel maksudmu?"


"Benar"


"Jadi si jenius yang misterius itu adalah suami Ara?" tanyanya lagi.


"Benar dan seharusnya ia sudah tak memiliki apapun sekarang" jawab Tritan.


"Apa yang terjadi sampai dia kehilangan dua perusahaannya? apa kakeknya mengambil alih semuanya?" batin Tritan sambil terus melihat pergerakan grafik saham di depannya.


Sementara itu, yang ada di kepala Elly hanya rasa senang meskipun ia juga sangat kaget dengan kabar bahwa Daniel juga adalah bos DownGrup yang terkenal misterius itu. Dengan begitu, Ara kehilangan semuanya. Kehilangan ingatan, kehilangan jabatannya di Fire gate juga dan lebih mengenaskan adalah suaminya bangkrut dan juga sama-sama kehilangan segalanya.


"Ara memang gadis sial, hidupnya sial dan jodohnya pun ikut merasakan kesialannya" batin Elly tertawa sinis.


Tritan mendengar suara tawa kecil dari gadis di pelukannya itu segera menoleh dengan bingung.


"Kenapa bahagia sekali? apa sebegitunya kau membenci Ara?" tanya Tritan.


"Benar aku membencinya sejak SMA dia memiliki banyak hal yang tak bisa aku miliki. Meskipun hidupnya sulit tapi dia pintar, cantik dan bagaimanapun dia adalah anak dari keluarga besar Romanof. Apalagi saat Aku tahu Daniel adalah suaminya, pria itu sempurna sedangkan aku saat itu hanya bersama pria gendut. Aku kesal melihatnya bahagia"


"Kau tahu tidak aku cemburu, kita baru saja tidur bersama lalu sekarang kau memuji pria lain" ujar Tritan kesal pada Elly, Elly mendengar kecemburuan Tritan seketika tertawa.


"Kau jahat sekali Elly, mengkhianati sahabat sendiri, benar-benar gila"


"Jika aku jahat lalu kau apa? kau juga sedang mengkhianati sahabatmu Danielkan"


Seketika Tritan tertawa di ikuti oleh Elly.


"Benar juga"


"Lalu apa rencanamu?"


"Meskipun posisi Ara lemah, tapi dia tetap ancamanku. Aku tetap akan menyingkirkannya" ujar Elly sambil memalingkan wajah Tritan dan menciumnya.


Di sisi lain ada seseorang yang juga sedang memantau grafik yang sama seperti yang Tritan lihat. Kepalanya seakan mau pecah, belum ada 1 bulan ia menjabat sebagai Presdir di DownGrup dan juga TopHill tapi ia sudah banyak kehilangan dukungan dan juga nilai sahamnya terus anjlok dan terjun bebas. Ini adalah masalah besar dan krusial untuk perusahaan besar itu. Dua kali untuk Down Grup terjatuh seperti ini. Di masa lalu, Daniel berhasil mengangkat dan menyelamatkan perusahaan itu tapi dengan kondisi seperti ini dan tanpa otak Daniel, bagaimana Down Grup bisa bertahan? di tambah lagi belum satu masalah selesai, sudah ada banyak perusahaan besar yang menertawakan dan juga bahkan dengan terang-terangan menawarkan harga pada Sebastian. Tangannya mengepal, ia membanting keras kepalan tangannya itu di atas meja. Ia tak menyangka kakak sepupunya itu begitu cerdik, hingga terpikirkan untuk menghubungi satu persatu dewan direksi dan juga para pemegang saham. Entah apa yang ia katakan sampai dengan mudah mengambil hampir semua pendukungnya. Tak heran ia memiliki julukan si jenius yang misterius. Sebastian bahkan kesulitan bekerjasama dengan perusahaan lain karena akun keuangan perusahaan hanya bisa di cairkan atas nama Daniel dan tanpa sepersetujuannya maka mustahil ada sepeser danapun yang akan cair.


"Daniel kenapa kau bisa secerdik ini?Bahkan aku sudah kalah telak sebelum berperang, bagaimana bisa?" ujar Sebastian dalam hati menertawai kebodohan dirinya sendiri.


***


"Bagus Yogi, kau melakukan persis seperti yang aku mau" ujar Daniel pada Yogi sambil memegangi beberapa lembar kertas di dalam genggamannya. Wajahnya cerah dan bibir tipisnya mengembang sempurna. Untuk Yogi yang berada di depannya, melihat bosnya tersenyum karena masalah pekerjaan adalah hal yang langka.


"Bos, aku bingung akan satu hal" ucap Yogi.


"Apa itu?"


" Dulu kau bekerja keras pagi siang malam untuk membangun Down Grup dan juga TopHill hingga perusahaan itu bisa berdiri kokoh hingga sekarang, lalu kenapa sekarang justru kau seakan berusaha menghancurkannya?"


Daniel tersenyum ketus tanpa menatap Yogi, "Aku bukan sedang menghancurkan perusahaan Yogi, aku hanya sedang memberitahu semua orang, perusahaan ini adalah milikku. Perusahaan ini sudah hampir bangkrut saat aku memegangnya jika ingin merebutnya maka aku akan membuatnya kembali seperti semula dan memaksa mereka memanjat dari bawah" ujar Daniel tersenyum ketus pada Yogi.


Yogi hanya mengangguk setuju, Yogi adalah saksi betapa bosnya itu bekerja sangat


keras siang malam untuk menyelamatkan DownGrup hingga bisa sebesar sekarang. Ia memang tidak tahu masalah apa yang terjadi hingga kakeknya dengan tega merebut perusahaan itu dan dengan mudah mengganti posisi Daniel dengan Sebastian tapi satu hal yang pasti dan selalu dia yakini adalah Daniel itu otak dari DownGrup dan TopHill. Kehilangan otak, maka apa gunanya tubuh? dan semua prediksinya benar. Belum ada satu bulan, DownGrup dan TopHill masuk dalam masa kritis.


"Kita lihat seberapa mampu Sebastian mengangkat reruntuhan perusahaan. Mereka pikir membangun dan mengendalikan perusahaan hancur itu mudah? kau tidak akan tahu betapa sulitnya itu dan seberapa menderitanya hidup di bawah kungkungan kakek." sambung Daniel.