
Kini yang membuat kedua temannya penasaran bukan lagi sosok Tata sang kekasih, namun yang membuat jiwa penasaran kedua temannya itu meronta-ronta adalah sosok Naura sang adik sambung. Sejak kembalinya Leo ke Indonesia mereka sudah mengetahui kalau Leo memiliki adik sambung yang tidak pernah ia temui, dan Kini sang adik sambung tinggal bersama dengannya.
Namun, entah kenapa hingga kini Leo masih belum ingin memperkenalkan sang adik sambung kepada teman-temannya. Farrel dan Irfan sebenarnya sangat penasaran tetapi mereka tidak bisa berkata apa-apa, karena bila Leo sudah membuat keputusan keputusan itu akan sulit untuk ditentang.
Dan itu akan berbahaya bagi mereka, sejauh ini yang mereka kenal hanyalah Sandra adik dari Leo yang sikapnya sangat jauh berbeda dari Leo. Leo adalah anak yang pintar sedangkan Sandra untuk setengahnya saja tidak ada, itulah menurut mereka. Karena itu mereka sangat penasaran dengan Naura, adik sambung dari Leo yang bahkan kabarnya kecerdasannya melebihi Leo.
Selain kabar kecerdasannya, kabar kecantikan Naura juga telah tersebar. Banyak para siswa dan siswi SMA dan juga mahasiswa yang sering mencari tahu tentang Naura. Namun entah kenapa kabar itu tidak ada di media sosial. Karena itu mereka harus memastikan ke sekolah Naura atau ke rumah Naura.
Sebenarnya mereka berdua sudah ingin memastikan seperti apa wajah Naura. Namun, Leo tidak pernah mengizinkan mereka untuk bertemu dengan Naura. Sebagai sahabat yang baik dan menghargai sahabatnya, Mereka pun tidak menentang perkataan Leo. Dan hingga kini mereka masih menunggu untuk diperkenalkan kepada Naura.
Saat ini sudah waktunya jam pulang kampus, entah gerangan apa yang membawa Leo ingin membawa kedua sahabatnya itu untuk pulang ke rumahnya.
" Weh kalian mau ikut gue ke rumah nggak?" tanya Leo dengan nada dasarnya.
" Weits, tunggu ada gerangan apa nih?" tanya Farel yang merasa heran dengan tingkah sahabatnya itu.
" Nggak ada apa-apa sih, cuma kan kalian pengen lihat wajah adik gue Naura. Jadi hari ini aku mau kenalin kalian sama naura, sebelum ia pergi olimpiade dan akan pulang kemungkinan satu atau dua minggu lagi." jelas Leo dan membuat keduanya terkaget.
" Olimpiade, gue nggak salah denger nih?" ucap Irfan yang sangat terkejut.
" Iya benar Adik lo kan anak baru, kenapa sudah main olimpiade aja." temple Farel kembali.
" Begitulah kalau jadi anak pintar, belum apa-apa sudah dipilih untuk mewakili sekolah. Gue stress adik gue lebih stress. hahaha." ucap Leo dengan tertawa lebar.
" Ya ampun, kasihan banget adik lo. Baru pindah ke sekolah itu, eh malah disuruh mewakili. Gue yakin aturan di sekolah itu adil walaupun belum hafal semua." ucap Irfan dengan menggelengkan kepalanya.
" Iya bener tuh, gue jadi keinget sih Leo dulu loh waktu tiba-tiba disuruh ikut olimpiade. Dia sampai pusing 7 keliling, kita di amuk, kira-kira nanti kita di amuk nggak ya sama adiknya?" ucap Farel yang sudah mulai membayangkan apa yang akan terjadi pada saat di rumah Leo nantinya.
" Mudah-mudahan aja nggak, kalau sampai iya kita amuk kebalik si Leo." gini Irfan menunjuk ke arah Leo.
" Kenapa aku merasakan feeling tidak enak ya, apa yang ingin kalian lakukan?" tanya Leo yang penasaran.
" kalau itu sih tergantung tingkah Adik lo nanti." ucapan farel yang sudah sangat bersemangat.
" Udah deh nggak usah ngobrol, mending kita langsung otw ke rumah lo." Irfan sudah sangat tidak sabar untuk bertemu dengan Naura.
" Kalau gitu kalian ikut gue dulu ya!" perintah Leo.
" Memang mau ke mana?" tanya Irfan dengan wajah kecut.
" Siapa nih Naura atau Sandra?" tanya Farel dengan antusias.
" Sebenarnya sih keduanya." ucapan Leo kembali.
" Ya udah deh ayo, ketemu singa dulu pun jadi dari pada kami nggak ketemu-ketemu sama si Naura. ketemu si macan duluan pun jadi." ucap Irfan dengan memperupamakan Sandra adalah seekor singa.
Leo yang mendengar teman-temannya menyebut adiknya seekor singa, iya bukannya marah iya justru tertawa. Hal seperti ini memang sudah sering terjadi sejak dahulu, adiknya yang memang sering merepet kepada teman-temannya ini membuat teman-temannya memberikan julukan kepada adiknya itu.
" Ya udah yuk sekarang kita langsung OTW, nanti keburu adek-adek gue pulang." ucap Leo dengan mengajak kedua temannya itu.
Mereka pun langsung mengendarai mobil mereka menuju sekolah Naura dan juga Sandra, tidak memerlukan waktu lama akhirnya mereka sampai di depan gerbang. Leo pun segera menghubungi adiknya Naura dan juga Sandra, dan meminta keduanya untuk segera keluar karena ia sudah menunggu di depan gerbang.
Tidak butuh waktu lama Naura dan juga Sandra akhirnya tiba di depan gerbang. Namun, Sandra tidak datang sendirian. iya datang dengan kekasihnya Miko.
" Hai Kak Leo." ucap Miko dengan sopan karena ia tidak ingin hubungannya dengan Sandra tidak direstui.
" Hai juga Miko, tampaknya kalian ingin pergi ya?" tanya Leo dengan nada tegasnya.
" Iya Kak, boleh kan?" tanya Miko dengan ekspresi takut.
" Boleh aja, asal pulangnya jangan malam-malam ya." ucap Leo memberi izin namun dengan tampang datar.
" Thank you kak, gue janji nggak bakal balikin Sandra malam-malam." ucap Miko dengan tersenyum.
" kalau gitu kami pergi dulu ya Kak." ucap Sandra.
Motor milik Miko pun mulai melaju, dan meninggalkan Leo, Naura dan juga yang lainnya.
Naura dan juga Tania pun langsung naik ke dalam mobil Leo, mereka langsung pergi ke rumah Leo dan juga Naura. Tidak ada percakapan di dalam mobil, karena memang Tania belum bercerita kepada Naura kalau ia telah jadian dengan Leo Kakak Naura.
Akhirnya mereka pun sampai di rumah, Leo langsung membawa mereka ke arah ruang tamu. Mereka tampak berbincang seperti sudah, dan Naura sungguh merasa heran dengan apa yang ia lihat. Ia masih tidak menyangka kalau ternyata sahabatnya sedekat Itu dengan sang kakak, dan ia mulai curiga kalau sang kakak dengan sahabatnya memiliki sebuah hubungan.
Naura kini malas untuk memikirkan hal-hal itu, Dan kini ia memutuskan untuk pergi ke dapur menyiapkan minuman dan camilan untuk teman-teman kakaknya. Tidak butuh waktu lama Naura sudah kembali ke ruang tamu, dengan membawa camilan dan minuman kemudian mereka mengobrol dengan sangat gembira.
" Nau, perkenalkan ini teman kakak namanya Farel dan di sebelahnya ada Irfan." ucap Leo memperkenalkan sahabatnya kepada Naura, dan Naura tidak ada menjawab ia hanya mengangguk pertanda ia mengerti dengan apa yang dikatakan sang kakak.