Naura Abiyasya

Naura Abiyasya
Nau 34



" Dia Tania, adik kelas kita yang kita temui di gerbang semalam." jelas Yuda dan membuat semuanya terkaget.


" Lo bercanda kan Yuda, perasaan semalam waktu lo jumpa sama dia. tampang lo datar aja, kenapa lo sekarang bilang lo suka sama dia." ucap Lusi dan membuat Yuda tiba-tiba mengingat kejadian semalam pada saat ia berkenalan dengan Tania.


" Kayaknya nih anak lagi ngelamun nih." ucap Tama dan mendapat anggukan dari Lusi.


" Kayaknya memang gitu sih Tam, tapi gue penasaran loh apa sih yang buat dia suka sama Tania. Padahal tuh, semalam tampang dia datar abis tau nggak." jelas Lusi, namun tidak didengarkan oleh Bayu dan juga Yuda.


" Kalau soal apa yang membuat dia tertarik, mending tanya aja sama orangnya. Ya walaupun semalam tampang dia datar, mungkin tiba-tiba dia kesambet entah apa gitu lah." jelas Tama dan membuatnya ditatap oleh teman-temannya.


" Apa tadi lo bilang Tan?" tanya Yuda yang baru tersadar dari lamunannya.


" Lo kesambet." Tama benar-benar mengulangi perkataannya kembali, gini Yuda tampak mulai emosi.


" Uda deh nggak usah bertengkar, mending l jelasin sekarang sama kita Yuda. Sebenarnya apa yang buat lo tertarik sama Tania." ucap Lusi, untuk menghentikan pertengkaran antara dua sahabatnya walau hanya dari gerak-gerik saja.


" Oke gue bakal jelasin ke kalian semua, apa yang membuat gue bisa suka sama Tania." jelas Yuda kemudian menarik nafasnya untuk menenangkan dirinya.


Yuda pun akhirnya menceritakan kepada teman-temannya tentang pertemuannya dengan tanya kemarin, dan entah kenapa saat menatap wajah Tania ada getaran yang ia rasakan. Dan ia getaran itu sebelumnya belum pernah ia rasakan, karena itu ia meyakini kalau ia telah jatuh cinta kepada Tania.


Ia juga mengatakan bahkan wajah cantik Tania masih terngiang di dalam anaknya, dan hingga kini ia masih belum bisa menghapus bayang-bayangan itu. Karena itu Sejak pagi tadi ia berusaha untuk menemui Tania. Namun, sepertinya Tania sedang sibuk bersama dengan Naura.


karena itu ia mengurungkan niatnya untuk bertemu dengan Tania, ia tahu setiap kelas memiliki kesibukannya masing-masing. Dan ia tidak mau mengganggu kesibukan Tania, karena bila ia mengganggu bisa saja Tania membencinya. Itulah yang sangat ia hindari.


Teman-temannya sangat antusias mendengarkan cerita dari Yuda, dan mereka mulai menyusun rencana untuk mempersatukan Yuda dan Tania. Yuda dan Tania adalah dua karakter yang berbeda, dari sifat dan tingkah laku sangat sulit untuk menyatukan mereka. Menurut kalian Yuda dan Tania cocok tidak ya?


Mereka menyusun rencana tanpa diketahui Yuda, mereka berniat memberi kejutan kepada Yuda. Mereka tampak sibuk berdiskusi di grup tanpa ada Yuda, Yuda yang merasa teman-temannya mulai sibuk Ia pun memutuskan untuk pergi ke kelas dan meninggalkan teman-temannya di kantin.


Di perjalanan menuju kelasnya, Yuda tanpa saja melihat Tania dan juga Naura. Mereka berdua tampak sedang berbincang sambil tertawa, dari arah langkahnya Mereka tampak seperti menuju ke arah kantin. Ya udah terus memperhatikan mereka hingga kedua wanita itu menghilang dari pandangannya.


Jiwa kepo teman-teman sekelasnya mulai terkuat, dan mereka terus mengorek informasi dari Yudha. Mereka mencurigai kalau Yuda dan juga kedua temannya itu sedang bertengkar. Namun, karena tidak ada bukti mereka terus berusaha agar mendapatkan informasi.


Namun, Yuda tidak merespon mereka, Yuda terus melenggangkan kakinya menuju mejanya. Sesampainya Ia di meja ia langsung membaca buku pelajaran yang akan berlangsung setelah jam istirahat nanti.


Walaupun Yuda anak yang bandel dan gampang emosian, Yuda tetap adalah anak yang pintar di sekolah itu. Tidak jarang para wanita datang ke kelasnya hanya untuk mencari Yuda dan teman-temannya.


Namun, tidak satupun dari wanita yang sering datang ke kelas menjadi pendamping mereka. Mereka masih merasa penasaran sosok seperti apa yang disukai oleh ketiga sejoli itu. Admin giba di kelas juga selalu mencari informasi tentang ketiga sejoli itu. Namun, sampai kini belum ada nama wanita yang bisa dikabarkan sebagai pasangan mereka.


Usaha yang dilakukan oleh admin gibah di kelas, sudah berlangsung bertahun-tahun. Dan ia selalu dituntut oleh teman-teman sekelasnya untuk mengetahui nama wanita yang dekat dengan tiga sejoli itu. Namun, naas nasibnya karena hingga kini ia masih belum menemukannya.


Namun, kini usahanya mulai membawakan hasil. Semenjak kedatangan siswa baru yang bernama Naura, banyak para siswa dan siswi yang menebak kalau siswi baru yang dikenal dengan nama Naura itu. Pasti akan jadian dengan salah satu dari anggota geng yang ada di sekolah itu. nta itu DRA atau YBT.


Kedua geng ini adalah geng yang paling disegani di dalam sekolah itu, bila mereka sudah bertindak tidak ada yang berani untuk melawan mereka. Yang diketuai oleh kedua anak dari yayasan ini, sangat melejit dan dikagumi di sekolah itu.


Seperti telah dijelaskan pada episode sebelumnya, DRA (Dion, Ryan, dan Arga) dan YBT (Yuda, Bayu, dan Tama). DRA adalah tim atau geng dari kelas XII ¹, sedangkan YBT adalah tim atau geng dari kelas XII ³.


Semua orang menjadi sangat penasaran siapakah yang akan dipilih oleh Naura. Dan kini admin gosip itu mendengar kabar tentang Yuda dan juga seorang gadis asal kelas XI ¹ itu. Mereka tambah penasaran apakah Yuda akan jadian dengan gadis itu atau tidak.


Admin itu semakin bersemangat untuk mengorek informasi. Dan kini ia berusaha untuk mendekati Tania, ketika ia mengetahui kalau Tania saat ini berada di kantin. Ia pun segera pergi menuju kantin.


Sesampainya wanita itu di kantin, iya tidak bisa berkutik karena melihat gadis yang sedang ingin Ia korek informasinya. Ini sedang bersama dengan Naura, seorang gadis yang sangat cantik dan juga menggemparkan seisi sekolah ini saat awal pertama ia masuk.


Sebelum ia mendapatkan kepastiannya, iya tidak ingin berita itu diketahui oleh masyarakat sekolah. Karena hal itu pastinya akan membuatnya malu, jika orang lain lah yang mengetahuinya terlebih dahulu ketimbang dirinya.


Tiba-tiba saja ada seorang siswa yang menghampiri meja Naura dan Tania, ternyata dia adalah orang suruhan kepala sekolah. Dia diminta untuk memanggil Naura, karena sebentar lagi adalah waktu perlombaan olimpiade yang akan diikuti Naura.


Naura pun segera pergi meninggalkan Tania dan pergi menuju ruang kepala sekolah. Kini wanita itu melihat kesempatan karena Tania sedang sendirian. Namun, tiba-tiba saja HP Tania berdering, dan Ia memutuskan untuk kembali ke kelasnya.