My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
Episode 96



🌸🌸🌸


Tidak ada satupun yang berani mencegah presdir Shilin, termasuk sekretaris Chao. Sekretaris Chao tanpak diam, eksperesinya pun masih misterius seperti biasa. Tapi apa kalian melihat tanganya yang kini mengepal dengan kuat.


Sekretaris Chao tengah murka saat ini, ia tidak akan membiarkan orang yang mengganggu tuannya, hidup dengan aman. Walau pikirannya juga ikutan kalut mengingat nasib nona mudanya. Tapi otak cerdasnya sudah menyusun berbagai rencana yang tidak akan mampu, ditebak oleh Author apalagi reader. (pd amat) πŸ˜…


Presdir Shilin yang saat ini, tampak berbeda orang. Ini adalah kedua kalinya ia menangis seoama dewasa. Penyebabnya masih sama karena kehilangan orang yang ia cintai memanglah sangat berat.


Dokter Shimming juga tak mencegah sahabatnya itu melukai diri sendiri. Tapi dokter Luna bertindak, ia mendekati presdir Shilin, lalu membersihkan darah yang mengalir itu.


"Nona Annin telah bangun sedari tadi, tuan. Tuan tidak mungkin menemui nona Annin dengan luka ini. Tuan harus mampu menguatkan Nona Annin. Jika tuan saja rapuh maka Nona Annin lah yang oaling rapuh, tuan. Bantulah Nona Annin agar ia tak terlalu banyak mengalami syok. "Ucap dokter Luna membalutkan tangan presdir Shilin dengan perban.


"Benar, apa yang dikatakan dokter Luna. Kau tidak seharusnya bersikap tidak berguna seperti ini. Kau tau, keguguran dan melahirkan itu sama sakitnya. Setelah ini, aku harap kau tidak akan menyakiti Nona Annin lagi. Apa kau tidak malu pada anakmu, anakmu bahkan mengorbankan nyawa untuk ibunya. Jika batinmu saja sakit, bagaimana dengan Nona Annin yang sakit batin dan juga fisiknya. Sekarang temuilah ia, dia membutuhkanmu sekarang. Dia perlu sesosok orang yang mampu menguatkannya.


Presdir Shilin yang masih terduduk dilantai, segera bangun. Menyeka air matanya, lalu berjalan masuk keruangan tempat istrinya dirawat.


Hati presdir Shilin begitu terasa tercabik-cabik, kala kelihat Annin yang terbaring lemah diatas ranjang. Dengan mengelus pelan perutnya yang sudah rata. Tatapan matanya kosong melihat kesembarang arah, namun tetesan demi tetesan air bening itu tampak begitu terluka. Kondisinya sangat menggambarkan seorang ibu yang begitu kehilangan.


"Maafka....., "ucapan presdir Shilin belum selesai karena telah disambung Annin.


"Tidak perlu meminta maaf, ini juga bukan kesalahan tuan,"ucap Annin masih belum menatap presdir Shilin.


"Tapi tuan pasti senang, setelah ini tuan bisa menceraikan saya. Saya mohon lepaskanlah saya tuan, "ucap Annin yang kini mentap presdir Shilin mengatakan kalimat terlarang itu dengan bercucuran air mata.


"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, "kata presdir Shilin bergetar.


"Bukan begitu maksudku, sayang. Mulai sekarang aku akan benar-benar berubah, aku akan bersaha menjadi suami yang baik untukmu. Aku MENCINTAIMU Annin, aku mohon jangan tinggalkan aku.


Air mata Annin semakin deras mengalir, kala mendengar ucapan suaminya. Yang untuk pertama kalinya mengatakan cinta padanya.


"Aku juga mencintaimu kak Shilin. Walaupun aku kecewa dan belum bisa menerima semua perlakuanmu padaku. Tapi aku sangat mencintaimu. Aku sudah mendapatkan ingatan masa laluku. Ada seseorang yang mengincar nyawaku, dan aku tidak ingin orang itu juga menyakitimu. " Batin Annin.


"Aku tidak mencintaimu, jadi aku mohon ceraikan aku, "ucap Annin keukeuh.


Bersambung......


Nanti lanjutannya agak panjang deh πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Like, komen, hadiah, dan voteeeπŸ™πŸ’—


Rate bintang 5 pleaseeeee πŸ™πŸ™πŸ™


Selamat membaca dan semoga suka 😍😍😍


Maafkan typonya πŸ™πŸ˜Š


πŸ’—πŸŒΈ