My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
part 64



Kedatangan Yuna yang tiba-tiba membuat Nona Helena takut, dengan segera Nona Helena berlari menuju Yuna dan bersujud di kaki Yuna sambil menangis


Nona helena:


"Yuna, untuk kali ini bantu aku"


Yuna hanya terdiam, tanpa menjawab sepatah katapun, ia hanya melihat keadaan Nona Helena yang bersujud di kakinya, Nona Helena yang melihat Yuna diam tanpa menjawabnya, dengan segera Nona Helena mengambil tangan Yuna, dengan penuh harapan Nona Helena pun berkata....


Nona Helena:


"Yuna, maafkan aku, aku tahu aku berbuat salah, tapi tolong maafkan aku"


Dengan segera Yuna melepaskan tangannya, dan berkata....


Yuna:


"kau pantas mendapatkan ini Nona!!!!"


Nona Helena:


"tidak!!!!, aku tahu kalau aku banyak salah padamu, tapi tolong maafkan aku Yuna..."


Mendengar kata permintaan maaf berkali-kali dari Nona helena membuat Yuna marah, dengan suara lantang Yuna pun berkata...


Yuna:


"cukup!!!!!!, Helena cukup!!! aku sudah beritahu bahwa kau pantas mendapatkan ini, apa yang telah kau perbuat kau harus mempertanggungjawabkan, bila kau membenciku maka tumpahkan semua kebencian mu padaku jangan pada sahabatku, kenapa kau melakukan ini!!!, Alya tidak ada hubungannya dengan masalah kita berdua, tapi kenapa kau tega!!!, Helena dia sahabatku, siapapun yang melukainya atau bahkan sampai merenggut nyawanya aku pasti tidak akan tinggal diam, apa kau tahu Helena...bila kau kabur semua orang pasti akan mengincar mu, di manapun kau berada, di luar sudah banyak orang yang ingin minta kau segera dihukum, apa kau tahu"


Mendengar perkataan Yuna seketika membuat tubuh Nona Helena bergetar, air mata penyesalan keluar membasahi kedua pipi Nona Helena, penyesalan pasti datang di akhir


Tiba-tiba Yuna menangis, di tengah-tengah tangisannya ia pun berkata...


Yuna:


"dan, apa kau tahu dia itu sahabatku, bila kau membenciku maka tumpahkan semuanya padaku, jangan pada dirinya, dia tidak tahu apa-apa, walaupun dia mencoba berkerja sama dengan mu dalam mencelakai ku, tapi aku maafkan karena dia hanya kecewa padaku, karena masalah ini sebelumnya tidak aku beritahu padanya terlebih dahulu, aku maklum itu, tapi apa kau tahu, kau pengkhianat Nona Helena, dia berusaha memberitahu mu agar aku celaka dan itu mau mu kan Nona?, tapi apa yang kau lakukan sekarang, kau bahkan merenggut nyawanya, Alya berusaha membantumu, tapi apa yang kau balas, senyum munafik yang kau balaskan, aku rasa kau pantas mendapatkan ini semua, semua media Televisi sedang membahas dirimu Nona, walaupun orang-orang melepaskan mu, tapi sama juga kau malu karena orang tahu sikap aslimu itu, pikirkan baik-baik sebelum bertindak"


Semua perkataan Yuna membuat Nona helena terdiam seketika, pandangan kosong dan perasaan penyesalan yang terukir di wajah Nona Helena


Setelah mengatakan hal itu pada Nona helena, Yuna pun pergi menuju Tuan tang xiahao


Yuna:


"terima kasih telah membantuku Tuan"


Tuan tang xiahao:


"apa kedatangan mu kesini karena kau rindu padaku?"


Yuna:


"hah!!!, apa yang kau katakan Tuan, kedatangan diriku kesini hanya ingin masalah ini cepat terselesaikan, dan aku izin mengundurkan diri dari pekerjaan ku Tuan"


Mendengar Yuna mengundurkan diri, dengan segera Tuan tang xiahao membantah


Tuan tang xiahao:


"kenapa!!!!!, apa karena masalah kehamilan mu Yuna?, tenang aku sudah menutup mulut media agar tidak membahas hal itu"


Yuna:


"terima kasih atas belas kasihan mu Tuan, aku rasa aku tidak perlu semua itu, yang aku inginkan sekarang adalah aku tidak ingin apa yang telah terjadi terulang lagi"


Tiba-tiba Allison datang dan pergi menemui Tuan tang xiahao, setelah mendekat Allison pun berbisik di telinga Tuan tang xiahao


Allison:


"Tuan, polisi sudah datang"


Tuan tang xiahao:


"lakukan tugas selanjutnya"


Allison:


"baik Tuan"


Setelah mengatakan hal itu, Allison pun keluar, tidak butuh waktu lama, datanglah tiga polisi dan segera menangkap Nona helena di ruang tersebut, Yuna hanya terdiam sambil melihat Nona Helena yang sudah di rantai tangannya oleh ketiga polisi tadi, setelah selesai ketiga polisi tadi pun pergi dengan membawa Nona Helena keluar dari ruangan, saat keluar Nona Helena pun meminta izin untuk pergi menuju Yuna, Nona helena pun diizinkan, setelah mendapat izin, Nona helena pun pergi menuju Yuna, setelah sampai Nona Helena pun berbisik di telinga Yuna sambil mengatakan...


Nona Helena:


"Yuna, apa kau puas sekarang?"


Yuna pun tersenyum lalu menjawab..


Yuna:


"iya aku puas, karena orang seperti dirimu tidak pantas di dunia ini, sudah cukup memberikan senyum psikopat mu itu pada orang lain, kau terlalu kejam bagi orang seperti Alya, namun tidak padaku, kau terlalu lemah dimataku"


Mendengar perkataan Yuna membuat Nona Helena terdiam, karena tidak tahu apa yang harus dikeluarkan lagi, Nona Helena pun memutuskan untuk pergi meninggalkan Yuna, dan akhirnya Nona helena pun pergi bersama ketiga polisi tadi


Setelah semuanya pergi, sekarang di ruang tersebut tinggallah Tuan tang xiahao dan Yuna, Yuna yang merasa tidak ada lagi yang di sampaikan pada Tuan tang xiahao, Yuna pun memutuskan untuk pulang, Yuna meminta izin pamit pada Tuan tang xiahao


Yuna:


Tuan tang xiahao:


"tunggu, apa kau tidak sadar Yuna, apa yang telah kau katakan tadi pada semua orang?"


Yuna:


"apa yang aku katakan, jangan pikirkan yang aneh-aneh"


Tiba-tiba Tuan tang xiahao tertawa, melihat Tuan tang xiahao tertawa seketika membuat Yuna marah dan kesal


Yuna:


"apa yang ada di dunia ini semua kau anggap lelucon Tuan?"


Tuan tang xiahao:


"tidak, aku tertawa saat ada seseorang di depanku, dan dimana seseorang itu sangat berarti bagiku"


Yuna:


"siapa orang yang sangat berarti bagimu Tuan??"


Tiba-tiba Yuna terkejut dan seketika malu saat mendalami perkataan yang dikeluarkan Tuan tang xiahao tadi


Tuan tang xiahao:


"Yuna...."


Yuna:


"sudah cukup merayuku Tuan"


Tuan tang xiahao:


"bukan itu, apa aku boleh meminta sesuatu padamu?"


Yuna:


"untuk terakhir kalinya boleh"


Tuan tang xiahao:


"izinkan aku memelukmu sekali saja, sebelum kau pergi"


Yuna pun terkejut, karena selama ini Tuan tang xiahao telah banyak membantunya, Yuna pun mengizinkannya


Yuna:


"baiklah"


Karena Yuna mengizinkannya Tuan tang xiahao pun senang, ia pun membuka kedua tangannya, dan mempersilahkan Yuna untuk memeluknya, melihat Tuan tang xiahao melakukan hal itu membuat Yuna terdiam, dengan segera Yuna berlari dan segera memeluk Tuan tang xiahao, sekarang Tuan tang xiahao dan Yuna berpelukan


Tuan tang xiahao:


"Yuna, aku ingin mengatakan hal ini padamu, aku akan pergi keluar negeri, dan mengikuti tes kepresidenan, suatu saat aku akan jadi presiden"


Yuna:


"apa!!!, jadi presiden?"


Tuan tang xiahao:


"iya, cita-cita yang belum aku capai adalah menjadi presiden, dan kedua orangtuaku menginginkan diriku agar menjadi presiden"


Yuna:


"berapa lama Tuan?"


Tuan tang xiahao:


"tidak akan lama sekitar tiga tahun"


Yuna:


"oh iya"


Tuan tang xiahao:


"masalah pekerjaanmu, sudah aku urus kau akan di pekerjakan di sebuah perusahaan pertelevisian dan akan menjadi bagian dari reporter"


Mendengar perkataan Tuan tang xiahao membuat Yuna terkejut


Yuna:


"……………………"


...(continued ❤️)...