
Tiba-tiba Tuan tang xiahao pun terpana dengan keseksian nya Nona Helena, dan Tuan tidak menyadari telah membuka resleting baju yang dikenakan Nona Helena
Nona Helena:
"sayang kamu ingin bermain dengan ku, ayo kita lakukan,kalau itu mau mu?"
Tiba-tiba Tuan tang xiahao pun terkeju teringat dengan Yuna dan iya langsung menarik resleting nya kembali
Tuan tang xiahao:
"aku harus pergi ada sesuatu yang harus aku kerjakan"
Nona helena:
"pemotretan nya sebentar lagi,sekarang masih ada waktu, kita akan bermain sebentar, kamu menginginkannya kan?"
Tiba-tiba pipi Tuan tang xiahao pun memerah, dan Nona Helena pun menidurkan badannya dan membuka bajunya.
Nona:
"sayang sini"
Tuan tang xiahao pun tidak bisa menahan nafsu kegairahan nya, dan tanpa ia sadari iya pun akhirnya pergi mendekati Nona Helena, dan Tuan tang xiahao pun membuka bajunya, dan tiba-tiba Tuan tang xiahao pun mengingat Yuna kembali.
Tuan tang xiahao:
"yuna!!!!!"
Nona Helena pun terkejut dengan apa yang di ucapkan Tuan tang xiahao.
Nona helena:
"Yuna!!?, disaat seperti ini kita, dan kamu hanya memikirkan Yuna, tuan kamu sungguh keterlaluan"
Tuan tang xiahao:
"maafkan aku Helena, ada sesuatu yang belum selesai, aku keluar dulu, oh iya kamu segera ke ruang pemotretan, pemotretan nya akan dimulai"
Dan Tuan tang xiahao pun pergi meninggalkan Nona Helena...
dengan perasaan kesal....
Nona helena:
"dasar pria b*j*n*an😤, berani sekali dia melakukan hal tersebut kepadaku, Yuna kamu sangat licik sekali, trik permainan apa yang kamu mainkan"
Tiba-tiba handphone Nona Helena berbunyi dan Nona pun segera mengangkat nya..
Nona helena:
"hallo, ini siapa?"
orang misterius:
"............."
Nona helena:
"ada apa?"
orang misterius:
"saya sudah menjalankan misinya masalah dengan ban honda nya yang saya bocorkan sudah saya lakukan Nona, sekarang sekretaris Yuna ada di rumah sakit"
Nona helena:
"bagus, jalankan misinya terus jangan biarkan sekretaris Yuna mendekati Tuan"
orang misterius :
"baik Nona, akan saya laksanakan"
Nona helena:
"ya sudah"
Akhirnya Nona Helena pun mengakhiri telponan nya, dan segera pergi meninggalkan ruang tersebut menuju ruang pemotretan, setiba di sana.
Tiba-tiba para karyawan ribut, dengan kecantikan Nona Helena yang tiada tandingannya
karyawan-karyawan:
"nona helena memang cantik, sudah cantik kaya lagi, kalau aku jadi tuan aku pasti akan menikahi nya"
Tuan tang xiahao yang mendengar pembicaraan karyawan-karyawannya ia pun merasa terganggu, Allison yang melihat tuan merasa terganggu, Allison pun berkata pada karyawan-karyawan semuanya...
Allison:
"apa kalian hanya berdiri seperti itu sampai kapan, ayo lakukan pemotretannya"
karyawan-karyawan:
"baik pak"
Allison melihat Tuan merasa terganggu dengan pembicaraan mereka tadi akhirnya ia keluar, dan Allison pun mengikuti Tuan, dan Tuan pun duduk di kursi taman dan begitu juga dengan Allison, ia pun ikut serta...
Alisson:
"tuan?, apa anda baik-baik saja?
Tuan tang xiahao:
"iya sepertu itulah"
Alisson:
"oh ngomong-ngomong tipe ideal istri tuan itu seperti apa?"
Tuan tang xiahao:
"tipe ideal?, saya tidak pernah memikirkan hal tersebut sebelumnya"
Allison:
"oh😅, pasti tuan bercanda, setiap orang yang memiliki martabat/pangkat yang tinggi pasti memiliki tipe ideal istrinya"
Tuan tang xiahao:
"aku tidak pernah terpikir hal itu"
Dan Allison yang melihat wajah tuan yang sedih dan serius, Allison pun berkata dalam hatinya"tuan mengatakan hal yang sejujurnya,tidak mungkin dia bercanda dalam keadaaan seperti ini"
Allison:
"Tuan apakah anda mencintai Nona Helena?"
Tuan tang xiahao:
"tidak sama sekali!!"
Allison:
"kalian sudah bertunangan dengan cara diam-diam, sebaiknya anda mengumumkannya di depan semua orang bahwa nona helena adalah tunangan anda, itu akan lebih baik"
Tuan tang xiahao:
"aku bertunangan dengan orang yang tidak aku cintai, tidak aku sayangi dan bahkan aku bertunangan dengan secara terpaksa, apabila kamu Allison apakah kamu mau menikah dengan orang yang tidak kau cintai dan kau sayangi?"
Allison:
"tidak tuan"
Allison melihat tuan dengan keadaan seperti itu, dia pun berkata dalam hatinya"sedih sekali rasanya kehidupan seperti tuan tang xiahao, orang diluar hanya mengetahui dengan kekayaannya, kesuksesannya, bisnisnya, dan mereka tidak tahu bahwa di balik itu semua harus ada pengorbanan yang harus di tempuh, jalan berliku-liku, Tuan tang xiahao bertunangan dengan paksaan kedua orang tuanya hanya karena popularitas bisinis saja, dan orang tua tuan tang xiahao yang bersenang-senang, tapi tuan dialah yang menanggung beban semuanya, semoga engkau di pertemukan oleh orang yang benar-benar mencintai mu tuan,do'a ku"
Tanpa ia sadari Allison menangis dan mengalir air matanya di kedua pipinya,dan tuan melihat Allison menangis
Tuan tang xiahao:
"kenapa kamu, kamu nangis?"
Dan tiba-tiba Allison pun terkejut dan langsung mengusap air matanya...
Allison:
"tidak Tuan, mata saya terbuka terlalu lama, jadi mata saya berair"
Tuan tang xiahao:
"syukurlah"
Allison:
"tuan, aku meminta sesuatu padamu?"
Tuan tang xiahao:
"apakah itu?"
Allison:
"tuan, bolehkah saya berkencan?"
Tuan tang xiahao:
"kencan?, boleh, hal ini harus saya cari kan seseorang buat kamu"
Allison:
"tidak usah, aku bisa mencari nya, aku akan mencari wanita yang aku cintai dan sayangi"
Tuan tang xiahao:
"semoga sukses Allison, oh iya mari kita masuk"
Allison:
"baik tuan"
[Di rumah sakit]
Yuna:
"Alya, aku sekarang sudah menjadi sekretaris Tuan tang xiahao, aku tidak tahu kenapa aku yang dipilih oleh Tuan"
Alya:
Yuna:
"ia, bisa jadi"
Alya:
"aku harus kembali, sudah siang ini dirumah ku tidak ada orang, Yuna jaga dirimu baik baik ya"
Yuna:
"iya, besok aku aku akan ke kantor, sampai jumpa besok"
Akhirnya alya pun keluar dari ruang dan pergi untuk pulang
Tiba-tiba nenek kembali..
Nenek:
"yuna!!apa udah ada kurang?"
Yuna:
"nenek!!, kapan sampai?, lumayan nek"
Nenek:
"tadi kata dokter, kita sudah boleh pulang, nenek sudah bilang ke dokter kita pulangnya pakai ambulans, siap-siaplah"
Yuna:
"oh baik nek!!"
Setelah selesai bersiap-siap, Yuna akhirnya keluar dari ruangannya menggunakan kursi roda yang di bawa oleh nenek, dan naik ambulans, dan akhirnya ambulans nya pergi menuju rumahnya Yuna.
setelah sampai yuna pun di angkat dan dibawa ke kamarnya,setelah selesai Yuna pun istirahat di kamarnya
[malam 🌃]
Dan tiba-tiba Nenek membuka pintu kamar Yuna...
Nenek:
"yuna?, makanlah sesuatu terlebih dahulu, ini ada bubur"
Yuna:
"oh, terima kasih nek"
Nenek:
"habiskan?"
Dan Nenek pun duduk di samping yuna
Yuna:
"nenek?, yuna besok ke kantor!"
Nenek:
"apa kamu sudah sembuh sepenuhnya, takutnya nanti kena lagi"
Yuna:
"sudah nek, dan Yuna cuma dikasih cuti dua hari"
Nenek:
"oh yasudah, oh iya sepeda motornya?"
Yuna:
"oh itu ban nya bocor dengan tiba-tiba nek, Yuna tidak tahu penyebabnya apa"
Nenek:
"oh, tapi kamu pulang naik apa?"
Yuna:
"sama Tuan yuna, sebenarnya yuna malu memberitahukan semua ini, tapi yasudah lah"
Nenek:
"tidak apa-apa, Tuan mu sangat baik"
Yuna:
"iya, tapi..."
Nenek:
"ya sudah, istirahatlah besok kamu ke kantor"
Akhirnya Nenek pun keluar, dan Yuna pun makan bubur nya, setelah selesai makan Yuna pun merebahkan tubuhnya dan akhirnya tertidur
...****************...
[pagi⛅]
Pagi yang sangat cerah, cahayanya yang sangat terik, angin yang berhembus...
dan Yuna masih tertidur, tiba-tiba nenek membuka pintu kamar Yuna dan pergi membuka penutup jendela, dan cahaya matahari pun masuk dan mengenai wajah Yuna,dan Yuna terkejut..
Yuna:
"huaommmm (menguap), sudah pagi, lhoo nenek?"
Nenek:
"bangun ,siap-siaplah nanti kamu akan terlambat lagi"
Yuna:
"iya nek"
Nenek pun keluar, dan Yuna pun pergi menuju toilet untuk mandi, setelah selesai mandi ia pun bersiap-siap untuk ke kantor, dan setelah selesai ia pun keluar dari kamarnya untuk sarapan pagi
Dan nenek yang melihat Yuna sudah siap
Yuna pun pergi menuju meja makan, dan Yuna pun akhirnya duduk di kursi meja makan
Nenek:
"ini, bubur kamu harus makan ini, karena perut mu masih dalam penyembuhan"
Yuna:
"iya nek, terima kasih"
Nenek:
"kamu jangan makan yang aneh-aneh di sana, ok"
Yuna:
"siap nek!!"
Nenek dan Yuna pun sarapan pagi bersama, setelah selesai akhirnya yuna berangkat dengan bus.
Yuna harus menempuh perjalanan sedikit menuju halte bus, dan setelah tiba pas sekali bus nya ada di situ dan yuna pun langsung pergi dan naik bus tersebut, dan akhirnya bus nya jalan.
setelah beberapa jam kemudian, akhirnya bus nya sampai dan yuna harus melanjutkan perjalanan sedikit menuju kantor setelah sampai yuna pun bersyukur karena ia datang tepat waktu tidak terlambat, dan ia tidak ingin berlama-lama berdiri di luar dan akhirnya yuna pun masuk, dan tiba-tiba di belakang yuna ada seseorang yang memanggil yuna.
Alya:
"yuna!!!!!"
yuna pun memalingkan wajahnya, dan ia terkejut bahwa yang memanggil nya adalah Alya, dan Yuna langsung berlari mendekati Alya
Yuna:
"Alya, aku sangat merindukan mu"
Alya:
"Yuna!!, aku juga, apa kamu sudah sehat?"
Yuna:
"iya, sudah"
Alya:
"ya sudah, aku pergi dulu ya"
Yuna:
"iya, dah...."
Dan Alya pun pergi, dan Yuna juga pergi
setelah sampai di ruang Yuna, yuna pun masuk di ia sangat sedih.
Yuna:
"aku sangat merindukan tempat ini, tempat...."
Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu ruang Yuna, dan Yuna pun langsung pergi untuk membuka pintu, dan disaat Yuna membuka pintu ia terkejut bahwa di balik pintu itu adalah seseorang....
...(continued ❤)...