My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
Terpaksa Menikahi Gadis Dibawah Umur (36)



🌸🌸🌸


Tak ingin menunda lagi, Presdir Chao langsung menerkam istrinya.


"Kak pelan-pelan," ketus Zanna marah, karna sang suami ******* bibirnya tak sabaran.


"Maaf sayang, lupa," jawabnya nyengir kuda.


Lalu kembali ia memberikan rangs*ngan-rangs*ngan pada setiap daerah sensitif sang istri.


Zanna kembali menggila.


Tak tahan, presdir Chao langsung melorotkan celana tidur sang istri, juga melepaskan kain terakhir yang membalut inti istrinya itu.


Presdir Chao terdiam memandang lekukan tubuh sang istri. Ia tak mengalihkan pandangannya sedikit pun.


"Kak, berhenti melihatnya. Aku malu," ujar Zanna menutup wajahnya malu.


Presdir Chao hanya tersenyum melihat tingkah istrinya. Ia segera menaiki tubuh istrinya lagi. Menguk*ngnya disana


Begitu mendepatakan apa yang ingin ia dapatkan. Tubuhnya terkulai lemas diatas tubuh sang istri.


"Kak, kakak kenapa? Berat kak!" Keluh Zanna merasai beratnya tubuh sang suami.


"Aku tidak apa-apa sayang, kita mulai ya," ucapnya mulai bangkit.


"Pakai selimut dulu, kak. Aku takut melihatnya,"


"Baiklah," Presdir Chao segera turun dari ranjang. Untuk mengambil selimut yang tadinya ia buang.


Presdir Chao kembali menguk*ng tubuh istrinya. Tak lupa memasangkan selimut setengah tubuh seperti yang diminta sang istri.


Didalam selimut itu, ia mulai mengarahkan senjatanya pada inti milik istrinya.


"Jangan tegang, sayang. Rileks saja," ujarnya melihat wajah tegang istrinya.


"Aaaaaakh, sakit kak," jerit Zanna histeris.


"Belum juga masuk, sayang!" Jawab Presdir Chao dengan ekspresi polosnya.


"Oh, belum ya kak. Kirain udah," jawab Zanna masih dengan menutup wajahnya.


"Jangan tutupi wajahmu. Aku ingin melihat ekspresi mu dan mengabadikannya dihatiku," tutur Presdir Chao, menyingkirkan tangan istrinya.


Dan setelah itu, ia kembali fokus pada kerjaannya dibawah sana, dengan perlahan.


"Tahanlah sebentar lagi, sayang," balas presdir Chao dengan suara beratnya.


Tok...tok...tok...


"Zanna, Chao! Apa kalian masih tidur? Chao, dibawah ada Daddy Aldrich juga Mommy Meilyn yang sudah pulang dari China. Mereka Ingin menemui kalian berdua. Bangunlah ya, ini sudah mau siang loh!" Teriak suara Seseorang diluar sana.


"Iya," jawab Presdir Chao singkat dan tak peduli. Ia terus saja berusaha menerobos gawang istrinya yang sangatlah sempit.


"Kak, cukup kak. Sakiiit kak. Kak Anna manggil kita kak," pinta Zanna tapi dengan suara yang meringis menahan sakit.


"Nanti saja, sayang. Mereka bisa menunggu." Jawab Presdir Chao yang kini berhasil memasukkan senjatanya walau baru separuhnya.


"Sakiiiit!" Lirih Zanna dengan buliran bening lolos dari kedua sudut matanya.


Saat senjata sang suami berhasil menerobos gawangnya yang selama ini ia jaga.


Setelah itu, hanya suara-suara erotis yang terdengar pagi itu. Satu jam mereka bergelut didalam kamar itu. Satu jam pula Daddy juga sang Mommy menunggu diruang tamu lantai bawah.


2 jam kemudian:


"Apa yang mereka lakukan? Kenapa lama sekali," keluh tuan Aldrich yang sudah lama jomlo. Jadi, sedikit lupa tentang apa yang dilakukan suami istri berlama-lama didalam kamar.


"Biar aku yang memeriksa mereka. Sepertinya mereka masih ketiduran," jawab Meilyn yang juga lama menjomlo.


Meilyn langsung menuju lift, menuju lantai 4. Guna memeriksa keadaan Anak dan mematunya.


"Astaga!"


Bersambung.....


kepada emak emak yang menerorku untuk dibuatkan adegan itu, lunas ya. 😭 Othor yang masih suci telah ternodai😭😭😭


Kopi mana kopi! nih sampe pegel jempol Othor ngetik, masak nggak dikasih kopi atau nawarnya😒😭


Like, komen, hadiah, dan vote πŸ™


Maafkan typonya πŸ™


Selamat membaca dan semoga suka πŸ’–


Lope readersss 😘😘😘


πŸ’–πŸŒΈ