
Hari pun sudah sore, matahari mulai terbenam, Yuna Yang sedang berjalan sendiri tanpa arah tujuan, ia tidak menyangka hal yang tidak di inginkan terjadi lagi, air mata Yuna mengalir membasahi kedua pipinya, betapa kecewanya Yuna
Yuna memberhentikan langkah kakinya ia pun mengadahkan wajahnya ke langit, air mata terus mengalir di pipinya, di saat seperti itu Yuna pun berkata...
"kenapa hal ini terjadi lagi padaku!!!, kenapa!!?, apa salah ku sehingga aku tidak bisa hidup bahagia!!, jawab aku kenapa!!!, dari kecil aku tidak bisa bahagia, orang tuaku, orang di sekitar ku, sama saja!!, mereka memperlakukan diriku seperti layaknya seorang yang tidak berarti, kenapa!!, apakah aku seburuk itu?, jawab aku!!, kenapa!!"
Tiba-tiba seseorang menjawab dari belakang Yuna
"Siapa bilang kamu tidak bisa hidup bahagia, Yuna"
Karena mendengar seseorang menjawab pertanyaan, dengan segera Yuna memutar balikkan tubuhnya dan menghadap ke arah seseorang tersebut
Yuna:
"............."
Setelah Yuna membalikkan tubuhnya, untuk melihat seseorang yang menjawab ia tadi, Yuna tidak bisa melihat dengan jelas, karena di pandangan Yuna tidak jelas (samar-samar), Yuna berusaha untuk melihat seseorang tersebut, namun sayang Yuna tidak bisa melihat dengan jelas.
Hari sudah mulai gelap
...****************...
(malam🌃)
Seseorang misterius itu pun maju dan berjalan kearah Yuna, melihat seseorang yang ia tidak kenal, berjalan menuju dirinya, Yuna pun takut, Yuna mengangkat langkah kakinya sedikit demi sedikit berjalan mundur, tetapi seseorang itu berjalan kearah Yuna sangat cepat, karena pikiran Yuna di penuhi dengan hal-hal negatif tentang penculikan atau yang lainnya, Yuna pun memutuskan untuk lari, Yuna memutarkan badannya sedikit demi sedikit ke depan, setelah selesai, Yuna mengangkat langkah kakinya untuk lari, namun saat Yuna mengangkat kakinya, tiba-tiba pandangan Yuna menjadi kabur dan sedikit demi sedikit gelap, mata Yuna pun tertutup, akhirnya Yuna pun terjatuh ke tanah tidak sadarkan diri.
Seseorang misterius itu dengan segera menangkap Yuna yang sedang terjatuh itu ke tangannya, dan akhirnya Yuna di sambut oleh seseorang misterius tersebut, setelah Yuna berada di tangannya, seseorang misterius itu pun mengambil handphonenya dan menelepon seseorang.
"Hallo, tolong bawakan mobil ke sini dengan segera, ada hal mendadak yang terjadi"
Seseorang misterius itu pun mengakhiri telponan nya dan mematikan handphonenya
Tidak butuh waktu lama mobilnya pun datang, setelah berhenti pas di depan Yuna dan seseorang misterius tersebut, dengan segera Yuna pun di angkat dan di masukkan ke dalam mobil, setelah selesai mobilnya pun berangkat.
Setelah berjalan selama 1 jam akhirnya mobilnya pun sampai, sekarang mereka sedang berada di sebuah rumah mewah, tidak butuh waktu lama setelah mobilnya berhenti, seseorang misterius tersebut dengan segera mengangkat Yuna kembali dan memasukkannya ke dalam rumah mewah tersebut, sekarang Yuna sudah berada di dalam rumah mewah tersebut.
Seseorang tersebut membawa Yuna ke dalam sebuah ruangan yang bisa kita sebut sebuah kamar, Yuna pun di tidurkan di sebuah tempat tidur, setelah semuanya selesai seseorang misterius tersebut pun keluar dan menutup pintunya kembali.
………………..........
...****************...
(pagi 🌤️)
Matahari mulai terbit dan cahayanya yang sangat cerah, angin pagi bersepoi lembut sangat dingin, membuat Semuanya seperti sebuah keadaan yang sangat damai.
Yuna yang sedang tertidur di tempat tidur, tiba-tiba matanya sedikit demi sedikit mulai terbuka, dan akhirnya mata Yuna terbuka, pandangan mata Yuna yang masih samar-samar, Yuna pun berusaha membuat pandangan matanya normal kembali, dan setelah pandangan mata sudah mulai normal, akhirnya pandangan mata Yuna normal kembali, Yuna pun sudah melihat dengan jelas keadaan di sekitarnya.
Sedikit demi sedikit Yuna bangun dari tidurnya, dan duduk di atas tempat tidur sambil melihat keadaan di sekitarnya, betapa terkejutnya Yuna saat melihat sebuah ruangan yang sangat mewah di hiasi dengan pernak-pernik yang menyilaukan, meja dengan ukiran mewah, membuat Yuna terpana melihat Semuanya, Setelah melihat keadaan sekitarnya, Yuna pun berpikir...
"wah!!!, ruangan yang sangat mewah, dan sebenarnya aku sedang berada di mana sekarang?, dimana ini?"
Tiba-tiba seorang mengetuk kamar Yuna, saat mengetahui seseorang mengetuk pintu kamarnya, dengan segera Yuna merebahkan tubuhnya kembali ke tempat tidur, dan memejamkan matanya pura-pura tidak sadarkan diri.
Yuna membuka matanya sedikit untuk melihat siapa yang masuk, dan setelah mengetahui siapa yang masuk, Yuna pun terkejut bahwa seseorang yang menyelamatkan dirinya adalah...
"kenvin!!!!!!" teriak Yuna sambil bangun dari tempat tidur..
Semua orang yang ada di sekitar seketika terkejut saat melihat Yuna bangun sambil berteriak.
Suasana seketika berubah, Yuna pun terkejut dan malu saat melihat tatapan mata semua orang yang ada di sekitarnya tertuju padanya
Dokter:
"sepertinya nona Yuna sudah sadar kembali, jadi tidak ada yang harus kita periksa, karena Yuna sudah kembali normal"
Kevin:
"iya, tidak ada lagi yang harus di periksa, kalau begitu dokter boleh pergi"
Dokter:
Kevin:
"oh iya baik dokter, terima kasih"
Akhirnya Dokter tersebut pun pergi meninggalkan kamar Yuna.
Dan sekarang tinggallah Yuna dan Kevin, Kevin pun menaruh sebuah makanan sarapan pagi untuk Yuna, Yuna pun melihat makanan tersebut, Kevin pun menarik kursi dan menaruhnya di samping tempat tidur Yuna berada, Yuna hanya memperhatikan tingkah laku Kevin, setelah kursinya berada dengan pas, Kevin pun duduk di samping Yuna dan mengambil sarapan tersebut dan menyuapi Yuna, Yuna pun terkejut...
Yuna:
"apa...."
Kevin:
"bukalah mulutmu"
Yuna pun membuka mulutnya, dan Kevin pun menyuapi Yuna dengan sarapan tersebut, setelah selesai, tiba-tiba Yuna menyadari akan sesuatu, ada yang aneh pada tubuhnya, dan benar saja pakaian yang ia kenakan adalah pakaian tidur..
Yuna:
"apa!!!!!!"
Kevin hanya memperhatikan Yuna, dan ia pun tertawa..
Yuna:
"d-a-n.. siapa yang mengganti bajuku?, apa kamu Kevin!!" teriak Yuna terkejut
Yuna:
"dasar mesum kesana!!!"
Kevin pun tersenyum saat melihat tingkah Yuna yang menurut dirinya imut, Kevin pun menaruh tempat sarapannya di sebuah meja, dan setelah selesai Kevin pun mendekati Yuna dan menarik Yuna ke hadapannya, wajah Kevin berhadapan dengan Yuna, Yuna hanya terdiam, Kevin pun berkata..
Kevin:
"aku tidak seperti yang ada di pikiranmu, dan aku tidak akan melakukan hal yang akan menghilangkan keperjakaanku, apa kamu ngerti sayang"
Mendengar kata-kata yang di ucapkan oleh Kevin, membuat Yuna malu sekaligus terkejut, dengan segera Yuna membalikkan wajahnya dan berkata...
Yuna:
"baiklah, karena kamu sudah mengatakannya sekarang, dan tolong tatapanmu di kondisikan sedikit"
Kevin pun melepaskan Yuna dan berdiri jauh dari Yuna, Kevin pun berkata sambil memperbaiki dasi yang ia kenakan....
Kevin:
"karena kamu sudah sadar sebaiknya kamu sarapan sendiri, kamu belum sarapan pagi ini"
Yuna:
"……………………"
Kevin:
"oh iya kamu istirahat saja dulu aku akan pergi kerja, jaga kesehatanmu dulu, aku pergi kerja dulu, nyonya rumah ini jaga rumah yah!!"
Yuna:
"…………………"
...(continued ❤️)...