
๐ธ๐ธ๐ธ
"Sayang, besok kan kita pulang. Aku jengukkin baby ya, malam ini," presir Shilin berkata karena ada maunya.
Aeri tampak berpikir, tak bisa dipungkiri, selama mengandung ia juga begitu menyukai sentuhan-sentuhan lembut sang suami.
"Ayolah, sayang. Tidak akan lama, hanya sebentar saja. Aku janji," kembali presdir Shilin membujuk istri tercintanya.
"Iya, tapi hanya sebentar saja," jawab Aeri tak yakin.
"Yes," teriak presdir Shilin senang. 3 hari ia libur, karena tak tega melihat Aeri yang selalu muntah-muntah. Dan sekaranng istrinya memberi izin, tak terbayang betapa senangnya ia dan junior yang selalu meronta saat bersama sang istri
Tanpa aba, presdir Shilin langsung menyerang Aeri. Membuat Aeri kualahan.
10 menit berlalu, tapi presdir Shilin masih betah bermain dengan jarinya. Membuat Aeri tak tahan.
"Aah...su-sudah, ak-aku su- ahh....sudah ti-tidak ta-han, Auhhh...," des*h Aeri tak tahan karena ulah presdir Shilin yang mengerjainya.
Mendengar suara erotis istrinya, membuat presdir Shilin semakin mempercepat gerakan dua jarinya di dalam sana.
"Bagaimana rasanya, sayang. Kamu suka kan? Ini malam terakhir kita, sayang. Jadi, aku sebagai suami yang baik akan melakukan yang terbaik untukmu," kata presdir Shilin terus memainkan jarinya. Sambil mel*mat dua kelapa muda milik Aeri.
"Aaaaaaku mencintaimu Shilin," teriak Aeri ketika mendapatkan pelepasan. Aeri lemas sekatika.
"Aku juga mencintaimu, sayang. Aku sangat-sangat mencintaimu." presdir Shilin berkata sambil mengecup lembut kening Aeri.
Setelah itu, ia bangkit dan mulai memasukkan senjatanya secara perlahan.
"Pe-pelan-pelan Emhm.." de*ah Aeri.
"Pasti, sayang," jawab presdir Shilin saat ia berhasil memasukkan senjatanya pada inti istrinya.
Presdir Shilin sengaja membiarkan senjatanya tetap tertanam, tanpa bergerak sedikit pun. Ia benar-benar niat untuk mengerjai istrinya kali ini.
Setelah memdengar ucapan Aeri yang menginginkannya, barulah predir Shilin melancarkan aksinya. Apa yang ingin ia dengar dari istrinya, telah ia dengar. Sekrang adalah saatnya dimana ia dan istrinya menikmati malam terakhir mereka dipantai hawai yang begitu indah.
Ditemani desiran angin yang membuat dedaunan bergoyang, juga suara deburan ombak yang terdengar merdu. Menjadi saksi akan pernyataan cinta dua insan, yang kini semakin hanyut ke dalam surga dunia yang mereka ciptakan.
๐ธ๐ธ๐ธ
"Aeri, Shilin. Kalian sudah pulang, nak? Astaga! Aeri, Mom samgat merindukanmu sayang," ujar nyonya besar Mou menyambut kedatangan menantunya yang datang tiba-tiba.
" Kamu pulang kenapa tidak bilang-bilang, sayang. Kalau taukan, Mom bisa jemput kalian di bandara," tambahnya lagi.
"Maaf, Mom. Kita pulangnya juga buru-buru, jadi tidak sempat beri Mom kabar," jawab Aeri.
"Tidak apa-apa sayang. Tapi bagaimana hasilnya, Apa sudah ada tanda-tanda?" tanya nyonya besar Mou, memainkan matanya.
"Mom, meragukan kejantannan ku. Apa mom lupa, saat Aeri hamil pertama. Hanya sekali Shilin melakukannya, Aeri langsung hamil. Apalagi yang sehari dua kali selama sebulan. Jangankan kembar 2 seperti Yong. Shilin bisa kasih Mom cucu, kembar 12," jawab Shilin menggebu-gebu kala mengingat Aeri yang selalu dikucilkan dulunya.
"Mom. Aurel, baby garren dan juga baby Girren dimana, Mom?" Tanya Aeri. Menghentikan pertengkaran dua darah itu.
"Aurel, Yong, dan Twin G. Pergi kerumah sakit untuk menjenguk keadaan Zhang." jawab nyonya besar Mou bersedih. Kala mengingat kejadian sebulan yang lalu. Diamana ia dikabarkan jika Suami, putra dan cucunya telah berada di rumah sakit, dalam keadaan yang sangat mengenaskan. Beruntung suaminya hanya terkena luka tembak di kaki, jadi hanya dirawat selama 3 hari langsung diperbolehkan pulang. Begitu juga dengan tuan Yong, walaupun mendapat luka tembak dikedua bahunya, dan anehnya hanya dirawat selama 2 hari. Dia sudah mempu menggendong kedua babynya.
Sedangkan Ryan, meninggal ditempat. Dan ternyata, Ryan masuk kedalam gangster CreulBlood demi mendapatkan uang, guna menyelamatkan nyawa adik perempuannya yang kini memderita gagal hati. Dan ternyata Ryan juga sudah membuat surat yang berisi bahwa ia akan mendonorkan hatinya untuk sang adik. Dan tuan Yong berjanji akan menjaga adik Ryan yang kini berusia 15 tahun itu. (rencananya adik Ryan ini, akan othor gandengkan dengan sekretaris Chao)๐
Dan yang masih bertahan dirumah sakit hingga saat ini, adalah Zhang. Luka tembak dibagian perutnya, membuat ia kritis hingga saat ini.
"Zhang, masih belum sadar, Mom?" Tanya presdir Shilin sedih.
"Iya. Luka tembak diperutnya sangat parah dan menyebabkan ia kritis. Tapi dokter masih menanganinya saat ini, dan Mom yakin ia akan segera sadar."
"Tapi kamu belum jawab pertanyaan Mom loh, gimana hasilnya, sayang? Kamu sudah hamil atau belum?" tanya nyonya besar Mou.
"Iya, Mom. Aeri Hamil," jawab Aeri tersenyum.
"Akhirnya, Mom akan punya cucu yang pintar nantinya. Selamat ya, sayang," ucap nyonya besar Mou bahagia.
"Twin G, apa tidak pintar, Mom?" tanya Shilin heran.
"Tidak, Garren sama dengan Yong, sewaktu kecil. Garren juga membeci buku. Setiap mom beri buku, pasti dia lempar kalau tidak, dirobek. Garren lebih suka bermain alat tembak-tembakkan, persis seperti Yong dulu. Mom lebih suka Girren, dia cantik dan juga lembut, persis seperti Aurel dan juga kamu sayang. Mom senang akhirnya kamu hamil juga," ujar nyonya besar Mou kembali memeluk Aeri.
"Ayo, sayang. Kamu pasti lapar kan. Ayo kita makan siang," ajak nyonya besar Mou tak melepaskan Aeri dariinya.
Bersambung.....(masih bersambung, belum tamat ya. othor nggak tahan aja mau pencet TAMAT)๐๐๐
DITUNGGU YA KELANJUTANNYA๐๐๐
Yuhu๐
Othor comeback nih, masih rame nggak yah๐
Tenang ya readers tercinta, kalau ada waktu berlebih, pasti othor up๐
Othor minta Like, komennya aja ya. Vote sama hadiahnya nggak usah, karena cerita ini sudah tamat. Jangan lewatkan kisah Lona, Devan, Ansel, di novel terbatu Author yang berjudul BUDAKKU CANDUKU, akan ada lebih banyak adegan Action disana. Dan pastinya MISTERI dong. Kasih Hadiah dan Vote kalian disana ya.
Selamat membaca dan semoga suka๐๐๐
Maafkan typonya๐
Lope readers๐๐๐๐
Jangan ketinggalan ya, BUDAKKU CANDUKU. Novel terbaru othor. meskipun sedih tapi happy ending๐๐๐